PCX 160 2026 vs Yamaha Nmax, Ternyata Beda Nyaman Harian Ada di Sini

Author: Qoo Media

Honda PCX 160 2024 dan Yamaha Nmax 155 kembali jadi dua skutik yang paling sering dibandingkan saat pembeli mencari motor harian yang nyaman. Keduanya sama-sama bermain di kelas 150–160 cc, tetapi karakter rasa berkendaranya berbeda cukup jelas.

Bagi banyak pengguna, pertanyaan utamanya bukan lagi soal siapa yang lebih besar atau lebih modern. Yang lebih penting adalah mana yang paling enak dipakai setiap hari saat macet, melewati jalan rusak, atau sesekali dipakai touring singkat.

Karakter dasar yang langsung terasa

PCX 160 2024 tampil lebih elegan dan mengalir, dengan desain yang cenderung halus dan minim sudut tajam. Nmax 155 justru mempertahankan gaya sporty dan berotot dengan tampilan depan yang lebih agresif.

Perbedaan karakter itu ikut terbawa ke posisi berkendara. PCX memberi kesan lebih santai, sedangkan Nmax terasa sedikit lebih sporty dengan setang yang terkesan lebih rendah.

Mesin: halus atau lebih galak

PCX 160 memakai mesin 156,9 cc eSP+ 4-katup dengan tenaga 16 hp dan torsi 14,7 Nm. Karakternya linear dari putaran bawah dan terasa minim hentakan, jadi lebih cocok untuk stop and go di kemacetan.

Nmax 155 mengandalkan mesin Blue Core 155 cc dengan VVA, tenaga 15,4 PS, dan torsi 13,9–14,2 Nm tergantung varian. Saat putaran naik, VVA membuat tenaganya terasa lebih berisi di putaran menengah ke atas.

Untuk pemakaian harian di kota, PCX cenderung lebih santai. Nmax terasa lebih menyenangkan bagi pengendara yang suka akselerasi spontan dan sering menjaga putaran mesin tetap hidup.

Suspensi dan rasa empuk di jalan harian

Kenyamanan suspensi jadi pembeda besar di jalan Indonesia yang sering dipenuhi polisi tidur dan tambalan aspal. PCX 160 varian RoadSync dibekali suspensi belakang subtank yang diklaim stabil namun tetap empuk.

Kombinasi itu membuat PCX sering dipuji sebagai skutik yang nyaman untuk perjalanan jauh dan berboncengan. Nmax memakai suspensi belakang tabung yang bisa diatur tingkat keempukannya pada beberapa varian.

Sejumlah pengguna menyebut Nmax nyaman untuk perjalanan 100 km pada kecepatan 60–80 km/jam. Namun sebagian lain merasa suspensi bawaan agak keras dan memilih shock aftermarket agar lebih empuk.

Posisi duduk dan ergonomi

PCX dikenal punya dek luas dan posisi kaki yang bisa selonjoran penuh. Joknya juga lebar dan tebal, sehingga lutut tidak cepat pegal saat terjebak macet panjang.

Nmax juga menyediakan dek yang lega dan jok lebar, tetapi ruang selonjor totalnya tidak seleluasa PCX karena desain bodinya lebih sporty. Bagi sebagian pengguna tinggi, posisi duduk Nmax terasa sedikit lebih tegak dan lebih “ngangkang” dibanding PCX.

Untuk pengendara bertinggi sedang, PCX sering terasa lebih mudah diatur. Nmax lebih cocok bagi pengguna yang menyukai posisi berkendara agak besar dan sporty.

Fitur dan teknologi

Di sisi fitur, keduanya sudah masuk kelas skutik premium. PCX 160 varian RoadSync membawa panel TFT 5 inci, Honda RoadSync untuk navigasi, telepon, musik, pesan, dan voice command, serta Smart Key System dengan alarm dan answer back.

Nmax 155 varian Connected/ABS dan Turbo mengandalkan panel digital multifungsi, Y-Connect, TCS, Smart Key System, Stop & Start System, dan ABS di varian atas. Ekosistem Y-Connect memberi detail seperti notifikasi, konsumsi BBM, dan riwayat perjalanan di aplikasi.

PCX unggul pada integrasi navigasi dan voice command langsung di panel TFT. Nmax lebih kuat untuk pemantauan harian lewat aplikasi dan fitur bantuan traksi di varian tertentu.

Konsumsi BBM dan biaya harian

Keduanya juga sama-sama ditujukan untuk efisiensi pemakaian harian. Honda mengklaim eSP+ di PCX 160 irit BBM berkat pembakaran efisien dan Idling Stop, sementara Nmax memakai kombinasi Blue Core, VVA, dan Stop & Start System.

Secara praktik, konsumsi BBM keduanya berada di kisaran 35–45 km/liter, tergantung gaya berkendara, bobot, dan kondisi jalan. Itu membuat keduanya sama-sama realistis untuk dipakai rutin.

Dari sisi harga, PCX 160 CBS dibanderol Rp33.750.000, ABS Rp37.350.000, dan RoadSync Rp40.350.000. Nmax Neo Version berada di sekitar Rp32,7 jutaan, Neo S Version sekitar Rp33,7 jutaan, sementara Nmax Turbo/Connected/ABS ada di kisaran Rp36–45 jutaan.

Kalau fokus utama ada pada kenyamanan empuk, posisi rileks, dan rasa berkendara yang lebih tenang, PCX 160 2024 terlihat lebih cocok untuk harian. Jika yang dicari adalah karakter sporty, mesin yang lebih responsif di putaran menengah ke atas, serta suspensi yang bisa diatur, Nmax 155 tetap jadi pilihan kuat.

Terbaru