Mercedes-Benz membuka kuartal pertama dengan capaian yang tetap kuat meski pasar global masih menantang. Selama Januari-Maret 2026, pabrikan asal Jerman itu membukukan penjualan 419.400 unit mobil berpenumpang dan mencatat pertumbuhan 5 persen di pasar global.
Kinerja itu ditopang oleh Eropa dan Amerika Serikat yang sama-sama tumbuh lebih cepat. Penjualan di Eropa naik 7 persen, sedangkan AS melonjak 20 persen, meski Tiongkok bergerak ke arah berbeda dan mengalami penurunan.
Dorongan besar dari lini premium
Salah satu penopang utama datang dari segmen Top-End yang mencakup model seperti Mercedes-Maybach hingga G-Class. Di segmen ini, Mercedes-Benz mencatat kenaikan 14,7 persen dan berada di kisaran target tahun 2026 yang dipatok 14 persen sampai 15 persen.
Pencapaian tersebut memperlihatkan permintaan yang masih kuat pada model-model bernilai tinggi. Di tengah kondisi pasar yang tidak sepenuhnya mudah, segmen premium justru menjadi salah satu area yang paling konsisten memberi hasil.
EV terbaru ikut mengangkat penjualan
Di sisi elektrifikasi, penjualan Battery Electric Vehicle atau BEV untuk mobil berpenumpang Mercedes-Benz ikut bergerak positif. Secara global, segmen ini tumbuh 8,7 persen dengan total 44.258 unit.
Laju pertumbuhan BEV bahkan lebih cepat di sejumlah pasar utama. Eropa mencatat lonjakan 34 persen, sementara Jerman naik 36 persen.
Kinerja itu tidak lepas dari hadirnya model-model terbaru Mercedes-Benz seperti CLA, GLC Electric, dan GLB Electric. Kehadiran produk baru ini memberi dorongan nyata pada penjualan dan memperkuat posisi lini listrik Mercedes-Benz di pasar.
Model baru masih jadi kartu utama
Tren penjualan EV Mercedes-Benz juga diperkirakan mendapat tambahan tenaga dari model berikutnya. Perusahaan menyiapkan C-Class Electric dan EQS terbaru yang sudah dibekali teknologi steer-by-wire.
Langkah itu menunjukkan bahwa Mercedes-Benz terus mengandalkan pembaruan produk untuk menjaga momentum. Fokus pada model listrik baru menjadi penting saat pasar premium makin kompetitif dan konsumen semakin selektif.
Segmen van ikut bergerak, meski belum seragam
Di luar mobil penumpang, segmen Vans juga menunjukkan permintaan yang cukup baik. Namun, secara keseluruhan, penjualannya turun 3,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Meski begitu, lini listrik di segmen ini tetap mencatat arah positif. Model eSprinter membukukan pertumbuhan hampir 30 persen secara global dan menjadi salah satu penopang utama di kategori tersebut.
Gabungan performa mobil penumpang, segmen premium, dan EV memberi gambaran bahwa Mercedes-Benz masih punya ruang pertumbuhan yang kuat. Momentum itu juga sejalan dengan rencana perusahaan meluncurkan lebih dari 40 model pada periode 2025-2027.
