TVS memberi penyegaran pada Callisto 125 lewat pilihan warna baru Emerald Green. Kehadiran warna ini langsung menjadi sorotan karena dibarengi banderol Rp 22,5 juta untuk harga OTR Jakarta, sehingga model ini tetap masuk radar konsumen skutik bergaya retro modern yang mencari tampilan berbeda.
Warna baru itu hadir sebagai bagian dari varian basic color dan melengkapi pilihan yang sudah tersedia sebelumnya. TVS menempatkan Emerald Green sebagai opsi untuk pengguna yang ingin tampil matang, percaya diri, dan tetap berkarakter elegan.
Scooter Brand Marketing PT TVS Motor Company Indonesia, Dira Hernesriani, menyebut Emerald Green merepresentasikan ketenangan, kepercayaan diri, dan elegansi. Ia menjelaskan warna ini dipilih untuk line up TVS Callisto 125 New Color yang cocok bagi pengguna mature yang tetap ingin tampil bold dengan cara elegan.
Peluncuran resmi warna baru ini digelar pada Minggu, 03 Mei 2026 di Twin House Cipete, Jakarta Selatan. Acara bertema good vibes ride tersebut dihadiri sekitar 80 pengendara dari komunitas TVS Callisto, Kalcer Skuter, dan berbagai komunitas riders lainnya.
Dihadiri figur inspiratif dan komunitas
Peluncuran itu juga menghadirkan sosok inspiratif seperti Oza Rangkuti, Adega Angga, dan Reza Komikazer. Kehadiran mereka ikut memperkuat posisi Emerald Green sebagai warna yang dikaitkan dengan kedewasaan, keberanian, dan karakter personal yang autentik.
Di luar warna baru, TVS tidak mengubah sektor lain pada Callisto 125. Artinya, pembaruan kali ini fokus pada penyegaran tampilan tanpa menyentuh paket teknis yang sudah lebih dulu dikenal di model tersebut.
Mesin 124,8 cc dan teknologi efisiensi
TVS Callisto 125 tetap mengandalkan mesin 124,8 cc satu silinder berpendingin udara. Tenaga yang dihasilkan mencapai 6 kW atau sekitar 8 HP pada 6.500 rpm, sementara torsinya 10,5 Nm pada 4.500 rpm.
Mesin tersebut dipadukan dengan teknologi EcoThrust Fuel Injection atau ETFi untuk efisiensi optimal. Ada pula TVS IntelliGo, sistem start-stop otomatis yang mematikan mesin saat berhenti sejenak untuk menghemat bahan bakar dan mengurangi emisi.
Transmisi CVT membuat karakter berkendara terasa halus dan responsif. Kombinasi ini ditujukan untuk penggunaan harian yang membutuhkan kenyamanan sekaligus kepraktisan.
Desain retro modern dengan detail premium
Callisto 125 tetap mempertahankan desain retro klasik yang dipadukan elemen modern. Penerangannya sudah menggunakan lampu depan LED, DRL berada di bagian atas lampu sein, lalu ada aksen krom elegan di panel interior dan emblem 3D yang memberi kesan premium.
Bodi skutik ini juga memakai pelat besi yang lebih kokoh. Dari sisi dimensi, motor ini memiliki panjang 1.852 mm, lebar 681 mm, tinggi 1.168 mm, tinggi jok 790 mm, dan bobot 109 kg.
Ruang simpan besar dan fitur praktis
Salah satu nilai jual utama Callisto 125 ada pada bagasi 33 liter yang disebut sebagai salah satu yang terbesar di kelasnya. Ruang simpan itu mampu menampung dua helm, sehingga cocok untuk kebutuhan harian yang menuntut fleksibilitas.
Motor ini juga memakai External Fuel Fill, yaitu pengisian bahan bakar dari depan. Tangki 5,1 liter ditempatkan di bagian depan, sehingga pengisian bensin bisa dilakukan tanpa membuka jok.
Ada pula All-in-One Lock System untuk menunjang kepraktisan. Paket fitur ini membuat Callisto 125 tetap relevan bagi pengguna yang mencari skutik fungsional di penggunaan perkotaan.
Suspensi, pengereman, dan layanan purnajual
Untuk kenyamanan, TVS Callisto 125 memakai suspensi depan teleskopik dan suspensi belakang Monotube Inverted Gas atau MIG dengan tiga tingkat pengaturan. Pengereman mengandalkan cakram depan 220 mm dan tromol belakang 130 mm, sementara bannya berukuran 90/90 R12 tubeless.
TVS menyebut suspensi MIG memberi daya redam yang baik saat melintasi jalan bergelombang maupun jalan perkotaan. Di sisi lain, layanan purnajualnya mencakup garansi fuel injection 5 tahun atau 50.000 km, garansi mesin 3 tahun atau 36.000 km, serta 1 tahun servis gratis.
Untuk pasar Jakarta, TVS Callisto 125 Emerald Green dibanderol Rp 22,5 juta OTR Jakarta. Harga resmi akan diumumkan dan disesuaikan menurut wilayah masing-masing, sehingga konsumen di luar Jakarta perlu menunggu penyesuaian harga lokal.







