Parrotfish Ternyata “Mencetak” Pasir Pantai, Begini Proses Aneh Di Dalam Tubuhnya

Di balik pantai berpasir putih, ada proses biologis yang jarang disadari banyak orang. Ikan parrotfish ikut menyumbang pasir melalui aktivitas makan hariannya di terumbu karang.

Mekanismenya terdengar tidak biasa, tetapi berlangsung terus-menerus di perairan tropis. Saat parrotfish mencari alga, ia sekaligus memecah bagian keras karang menjadi butiran halus yang kemudian keluar sebagai pasir.

Paruh kuat yang mengikis karang

Parrotfish memiliki gigi yang menyatu membentuk struktur seperti paruh burung. Struktur ini memungkinkannya mengikis permukaan terumbu karang saat mencari makanan.

Di permukaan karang, alga mikroskopis tumbuh dan menjadi makanan utama parrotfish. Saat alga dimakan, bagian keras karang ikut terkikis dan tertelan bersama material kalsium karbonat yang menjadi bahan utama penyusun karang.

Proses makan itu tidak terjadi sekali dua kali. Aktivitas tersebut berlangsung berulang sepanjang hari, sehingga banyak material karang masuk ke tubuh ikan.

Bagaimana karang berubah jadi pasir

Setelah tertelan, serpihan karang masuk ke saluran pencernaan yang dirancang untuk menggiling material keras. Di dalam tubuh parrotfish, struktur khusus membantu memecah serpihan itu menjadi partikel yang jauh lebih kecil.

Alga yang menempel pada karang dicerna sebagai nutrisi. Sementara itu, sebagian besar kalsium karbonat tidak dimanfaatkan tubuh ikan dan terus dihancurkan selama melewati sistem pencernaan.

Hasil akhirnya adalah partikel halus yang bentuknya menyerupai pasir pantai. Dari luar, proses ini tampak sederhana, tetapi di dalam tubuh ikan terjadi penggilingan material yang sangat efektif.

Limbah yang keluar sebagai pasir terang

Material yang tidak tercerna akhirnya dikeluarkan sebagai limbah. Yang mengejutkan, limbah itu sering berbentuk butiran pasir berwarna terang, bukan sisa makanan kasar.

Karena ukurannya kecil, butiran ini mudah menyebar di sekitar terumbu karang dan dasar laut. Dalam skala luas, pasir yang keluar dari banyak ikan dapat menumpuk dalam jumlah besar.

Seekor parrotfish dewasa dapat menghasilkan ratusan kilogram pasir dalam setahun, tergantung ukuran dan spesiesnya. Itulah sebabnya ikan ini sering disebut sebagai salah satu pabrik pasir alami di laut.

Dari dasar laut ke pantai tropis

Pasir hasil parrotfish tidak selalu menetap di sekitar terumbu karang. Arus laut dan gelombang dapat mengangkutnya ke lokasi lain dalam jarak yang cukup jauh.

Sebagian material akhirnya menumpuk di pesisir dan menjadi bagian dari pantai berpasir putih. Proses ini memang berlangsung lambat, tetapi terus berjalan selama ekosistem karang tetap sehat.

Semakin banyak parrotfish yang aktif mencari makan, semakin banyak pasir baru yang dihasilkan. Banyak pulau kecil bahkan memperoleh sebagian pasirnya dari aktivitas parrotfish selama bertahun-tahun.

Peran penting bagi terumbu karang

Parrotfish tidak hanya membuat pasir, tetapi juga membantu menjaga keseimbangan ekosistem laut. Saat memakan alga, ikan ini mencegah pertumbuhan alga berlebihan yang bisa menutupi permukaan karang.

Karang yang tidak tertutup alga memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh dan berkembang. Hubungan ini menciptakan siklus yang saling menguntungkan di laut.

Karang menyediakan tempat hidup bagi alga yang menjadi makanan parrotfish, sementara parrotfish menjaga ruang tumbuh karang tetap terbuka. Pada saat yang sama, aktivitas makannya juga terus menghasilkan pasir baru bagi lingkungan sekitar.

Source: www.idntimes.com

Terkait