Porsche 911 Targa 4 GTS ini hadir bukan sekadar mobil sport berwarna mencolok. Model pesanan khusus garapan Afzal Kahn itu tampil menonjol lewat balutan Paint to Sample Rubystone, warna ikonik Porsche dari era 1990-an yang membuat tampilannya terasa sangat “kalcer”.
Daya tariknya tidak berhenti di warna bodi. Mobil ini juga dibuat untuk merayakan 77 tahun warisan mobil sport Porsche, sehingga setiap detail visual dan materialnya dirancang untuk menghubungkan sejarah merek dengan interpretasi yang lebih modern.
Proyek tersebut dimulai pada musim panas 2025. Momen itu dipilih untuk memperingati hari jadi ke-77 mobil sport pertama Porsche, sebuah tonggak yang ditarik sejak 8 Juni 1948 saat Porsche 356 diperkenalkan.
Angka 77 kemudian menjadi elemen penting dalam identitas mobil ini. Simbol itu dipakai sebagai penanda perjalanan panjang Porsche, dari filosofi awal yang dibangun oleh 356 hingga garis evolusi yang melahirkan 911 dan berlanjut pada Targa GTS generasi 992 tahun 2025 yang dipesan khusus ini.
Rubystone dan identitas Targa
Pilihan basis 911 Targa 4 GTS memberi fondasi visual yang kuat sejak awal. Varian Targa dikenal lewat siluet khasnya, terutama roll hoop perak yang disikat, detail ikonik yang pertama kali diperkenalkan pada dekade 1960-an.
Karakter klasik itu lalu dipadukan dengan pendekatan visual yang jauh lebih berani. Warna Rubystone pada eksterior menjadi pusat perhatian, karena rona ini termasuk salah satu warna Porsche yang paling mudah dikenali dan punya jejak kuat dalam sejarah desain merek tersebut.
Permukaan bodi juga diberi grafis hitam satin yang memanjang di sisi kendaraan. Detail itu mencakup garis kap mesin Porsche di bagian tengah serta roundel outline di samping yang membawa angka 77.
Kombinasi antara warna Rubystone dan grafis hitam satin memberi mobil ini identitas yang tegas. Hasilnya, 911 Targa 4 GTS ini tampil sebagai perayaan sejarah yang tetap relevan dengan bahasa visual masa kini.
Pelek tempa dengan sentuhan modern
Pada bagian kaki-kaki, mobil ini memakai satu set pelek Kahn Design forged Cup1. Ukurannya 8,5 x 20 inci di depan dan 11,5 x 21 inci di belakang.
Finishing Hyper Silver Gloss menegaskan pendekatan desain yang memadukan referensi klasik dan kesan kontemporer. Desain pelek ini menafsirkan ulang bahasa visual Cup asli, tetapi tetap mempertahankan penampilan yang modern.
Pemilihan pelek tersebut ikut memperkuat proporsi Targa 4 GTS. Dengan konfigurasi ukuran depan dan belakang yang berbeda, tampilannya menjadi lebih padat sekaligus menegaskan karakter performa khas 911.
Interior dirancang khusus
Masuk ke dalam kabin, pendekatan personalisasi tetap menjadi fokus utama. Interior kulit berwarna abu-abu batu tulis atau slate grey dipadukan dengan sisipan kain lembut bermotif houndstooth.
Motif kain itu tidak dibuat sembarangan. Coraknya dirangkai dari interpretasi ulang warna Rubystone, sehingga hubungan antara eksterior dan interior terasa konsisten dan disengaja.
Elemen merah dan biru di dalam kain kemudian digabungkan secara visual untuk mencerminkan warna eksterior. Pendekatan ini menciptakan lapisan interpretasi baru dari rona Rubystone, bukan sekadar mengulang warna yang sama di dalam kabin.
Sentuhan buatan tangan juga terlihat dari beberapa detail tambahan. Ada aksen cat Rubystone di area interior serta setir Kahn berbahan serat karbon dengan jahitan tangan yang mempertegas karakter eksklusif mobil ini.
Mesin tetap setia pada ciri khas Porsche
Di balik tampilannya yang sangat kuat secara visual, 911 Targa 4 GTS ini tetap mempertahankan identitas teknis khas Porsche. Sumber tenaganya menggunakan mesin boxer flat-six, konfigurasi yang sudah lama menjadi ciri utama mobil sport Porsche.
Kehadiran mesin itu menjaga hubungan langsung antara warisan dan performa. Jadi, proyek ini bukan hanya soal kosmetik atau permainan warna, tetapi juga tentang menjaga karakter mekanis yang telah membentuk nama besar Porsche selama puluhan tahun.
Afzal Kahn memposisikan mobil ini sebagai perayaan yang sangat personal terhadap sejarah Porsche. Dari warna Rubystone, angka 77, roll hoop khas Targa, hingga komposisi material di kabin, seluruh elemen disusun untuk menonjolkan garis keturunan Porsche dalam wujud yang lebih ekspresif.
