Master Radiator Coolant Gold 50/50, Kunci Sunyi Menjaga Baterai, Inverter, Dan Motor Mobil Listrik Tetap Stabil

Master Radiator Coolant Gold 50/50 kini menjadi sorotan karena menawarkan solusi pendinginan yang ditujukan untuk mobil listrik dan mobil hybrid. Di tengah meningkatnya minat pada HEV dan BEV, stabilitas suhu komponen elektrifikasi menjadi faktor penting agar performa kendaraan tetap terjaga.

Pada kendaraan jenis ini, efisiensi energi sangat bergantung pada kemampuan sistem pendingin bekerja dalam berbagai kondisi jalan. Baterai, inverter, dan motor listrik membutuhkan suhu kerja yang stabil, terutama saat pendinginan udara sudah tidak lagi memadai.

Menjaga suhu baterai dan komponen sensitif

Master Radiator Coolant Gold 50/50 diformulasikan untuk mendukung mesin pembakaran internal modern sekaligus kendaraan elektrifikasi. Pada mobil listrik, cairan ini berperan menjaga suhu baterai tetap berada di rentang ideal 20 hingga 40 derajat Celcius.

Komposisi glycol sebesar 50 persen menjadi salah satu kunci formulanya. Kandungan ini membantu meningkatkan titik didih sekaligus mencegah penguapan cepat, sehingga transfer panas bisa berlangsung lebih optimal.

Suhu baterai yang terlalu panas dapat menurunkan performa secara signifikan. Karena itu, cairan pendingin yang tepat ikut menjaga efisiensi baterai sekaligus membantu motor listrik dan inverter bekerja maksimal.

Penting untuk kondisi jalan padat dan cuaca tropis

President Director PT Autochem Industry (AI), Henry Sada, menjelaskan bahwa pendinginan berbasis air dengan radiator yang mumpuni sangat diperlukan ketika pendinginan udara sudah mencapai batas maksimal. Ia menegaskan bahwa radiator coolant yang dipakai harus memiliki spesifikasi khusus agar kendaraan elektrifikasi bisa beroperasi normal.

Henry juga menyebut produk ini memiliki kemampuan yang dibutuhkan untuk menghadapi berbagai kondisi berkendara. Ia menyoroti skenario stop and go di perkotaan serta iklim tropis yang panas dan lembap sebagai situasi yang menuntut sistem pendingin bekerja lebih stabil.

Dalam konteks itu, radiator coolant yang tepat membantu mencegah panas berlebih. Perlindungan ini penting karena panas berlebihan bisa merusak komponen elektronik sensitif pada kendaraan elektrifikasi.

Mengusung teknologi OAT yang lebih ramah lingkungan

Produk ini memakai teknologi Organic Acid Technology atau OAT dengan bahan dasar organik. Teknologi tersebut dipakai untuk memproteksi area logam tanpa melibatkan bahan kimia berbahaya yang dapat merusak lingkungan.

Aditif organik dalam formula OAT diklaim tidak cepat habis dan tidak meninggalkan kerak yang berisiko menyumbat saluran radiator. Cairan ini juga bebas dari silikat, nitrit, amina, dan fosfat yang kerap dikaitkan dengan korosi pada sistem pendingin.

Henry menyebut kandungan aditif Master Radiator Coolant Gold telah disesuaikan agar transfer panas berlangsung cepat dan maksimal. Ia juga menekankan perlindungan anti korosi organik agar karat tidak menyerang radiator.

Kompatibel untuk mesin modern dan elektrifikasi

Selain untuk mobil listrik, coolant ini juga kompatibel dengan mesin modern berteknologi turbo, direct injection, dan katup variabel. Titik didihnya mencapai 129 derajat Celcius pada tekanan tutup radiator 1,1 bar, sehingga memberi perlindungan ekstra terhadap korosi dan seal water pump.

Kombinasi kemampuan transfer panas, titik didih tinggi, dan perlindungan anti korosi membuat produk ini diarahkan untuk kebutuhan berkendara yang lebih beragam. Bagi kendaraan hybrid maupun listrik, kemampuan menjaga suhu kerja komponen elektrifikasi menjadi aspek yang semakin menentukan.

Terkait