IIMS 2026 Dipadati Pengunjung, Kontras Kia EV9 Rp2 Miliar dengan EV yang Lebih Masuk Akal

Indonesia International Motor Show 2026 diserbu pengunjung sejak hari pertama penyelenggaraan di JIExpo Kemayoran. Sorotan terbesar jatuh pada mobil listrik yang tampil dominan, dengan Kia EV9 berharga mendekati Rp2 miliar menjadi salah satu pusat perhatian utama.

Ramainya pengunjung menunjukkan bahwa pameran ini bukan lagi sekadar ajang melihat mobil baru. Banyak orang datang untuk membandingkan teknologi, desain, dan harga kendaraan dari berbagai merek dalam satu lokasi, terutama di segmen electric vehicle atau EV.

Tren itu terlihat jelas dari padatnya area kendaraan listrik sepanjang pameran. Mobil listrik dan hybrid menjadi magnet karena dinilai lebih sesuai dengan arah kendaraan masa depan yang hemat energi dan ramah lingkungan.

Di antara model yang menyita perhatian, Kia EV9 tampil sebagai SUV listrik premium yang paling banyak dibicarakan. Mobil ini dipamerkan di area utama dan disebut sebagai salah satu kendaraan termahal di IIMS 2026.

Harga Kia EV9 diperkirakan mendekati Rp2 miliar. Angka itu langsung memicu rasa penasaran pengunjung yang ingin melihat sejauh mana teknologi dan kemewahan yang ditawarkan mobil listrik premium tersebut.

Minat terhadap EV9 tidak surut meski banderolnya tinggi. Banyak pengunjung tetap mendekat untuk melihat fitur-fitur yang dibawa, mulai dari sistem hiburan digital, fitur keamanan pintar, hingga kabin luas dengan nuansa futuristik.

Kehadiran mobil mahal seperti EV9 juga memberi gambaran bahwa pasar kendaraan listrik di Indonesia mulai bergerak ke berbagai kelas. Bukan hanya model terjangkau yang dicari, kendaraan premium pun mampu menarik perhatian besar di arena pameran.

Namun, antusiasme pengunjung tidak hanya tertuju pada model premium. Di tengah hiruk-pikuk kendaraan kelas atas, banyak orang justru menaruh minat besar pada mobil listrik yang lebih terjangkau untuk penggunaan sehari-hari.

Faktor efisiensi dan kemudahan penggunaan menjadi alasan utama. Sejumlah pengunjung menilai EV lebih praktis dibanding hybrid maupun mobil konvensional, terutama untuk mobilitas perkotaan dan kebutuhan keluarga muda.

Salah satu pengunjung, Via, mengaku lebih tertarik memilih mobil EV. Menurut dia, kendaraan listrik lebih simpel dan mudah dipakai, bahkan lebih memudahkan saat parkir.

“Lebih tertarik EV karena lebih simpel dan gampang dipakai. Parkirnya juga lebih mudah,” ujarnya di area pameran. Pandangan seperti ini memperlihatkan bahwa daya tarik EV kini semakin dekat dengan kebutuhan pengguna harian, bukan hanya penggemar teknologi.

Fenomena itu juga terlihat dari meningkatnya ketertarikan pengunjung perempuan terhadap kendaraan listrik. Banyak yang mulai mempertimbangkan EV karena desainnya modern dan dinilai praktis untuk digunakan di lingkungan perkotaan.

Pasar kendaraan listrik pun tampak semakin melebar. Berbagai merek mulai menawarkan mobil listrik berukuran compact dengan fitur yang ramah keluarga, sehingga target konsumennya tidak lagi terbatas pada kalangan tertentu.

Selain desain dan kemudahan penggunaan, biaya operasional menjadi pertimbangan penting. Kendaraan listrik dianggap lebih hemat dibanding kendaraan berbahan bakar konvensional, sehingga semakin banyak pengunjung yang ingin mencoba dan memahami teknologinya lebih jauh.

Antusiasme ini tercermin dari area test drive kendaraan listrik yang selalu dipadati pengunjung. Minat itu memperlihatkan bahwa banyak orang kini ingin merasakan langsung pengalaman berkendara EV sebelum mengambil keputusan pembelian.

Di luar Kia EV9, salah satu model yang ikut mencuri perhatian adalah konsep mobil karavan dari Chery. Prototype ini menawarkan desain compact dengan konsep camping modern yang dinilai cocok untuk traveling keluarga.

Petugas booth menjelaskan bahwa kendaraan tersebut masih berstatus prototype. Model itu direncanakan meluncur pada akhir 2026, meski harga resminya belum diumumkan.

Desain futuristik dan fitur multifungsi membuat banyak pengunjung berhenti untuk melihat lebih dekat. Konsep caravan compact seperti ini dinilai mulai mendapat tempat karena menggabungkan kenyamanan mobil keluarga dengan fungsi kendaraan rekreasi.

Ketertarikan terhadap model tersebut menunjukkan bahwa pengunjung IIMS 2026 tidak hanya mencari kendaraan untuk mobilitas rutin. Sebagian juga ingin melihat bagaimana industri otomotif merespons kebutuhan gaya hidup, termasuk hobi camping dan perjalanan jarak jauh.

IIMS 2026 pada akhirnya menjadi ruang pertemuan berbagai kebutuhan konsumen dalam satu arena. Pengunjung bisa melihat langsung desain kendaraan, berkonsultasi soal spesifikasi, hingga membahas simulasi cicilan tanpa harus mendatangi dealer satu per satu.

Kondisi itu membuat pameran ini menjadi tempat ideal untuk membandingkan banyak merek sekaligus. Di tengah persaingan yang makin ketat, kehadiran berbagai pilihan EV dari beragam segmen harga mempertegas bahwa elektrifikasi kini bergerak semakin cepat di pasar otomotif nasional.

Mobil listrik di pameran ini tidak lagi tampil sebagai simbol masa depan yang terasa jauh. Dari model compact, mobil keluarga, konsep caravan, hingga SUV premium seperti Kia EV9, semuanya menunjukkan bahwa kendaraan listrik mulai menjadi pilihan nyata bagi masyarakat urban Indonesia.

Exit mobile version