IMS 2026 Dikepung Mobil China, iCar V23 dan SUV Hybrid Wuling Mengusik Peta Lama

Indonesia International Motor Show 2026 memperlihatkan satu pola yang sulit diabaikan: pabrikan China tampil sangat agresif dan memenuhi perhatian pengunjung dengan model baru di berbagai segmen. Dari SUV listrik bergaya offroad hingga hybrid dan crossover modern, dominasi itu terasa kuat di banyak area pameran.

Sorotan terbesar datang dari iCar V23 dan langkah Wuling yang membawa model baru berbasis elektrifikasi. Kehadiran keduanya mempertegas bahwa persaingan pasar otomotif Indonesia kini bergerak cepat ke kendaraan listrik, plug-in hybrid, dan model futuristis yang menyasar konsumen massal.

Area Hall B3 hingga Hall A dipenuhi merek baru dengan desain berani dan teknologi modern. Situasi ini membuat IMS 2026 tidak lagi sekadar menjadi panggung peluncuran produk, tetapi juga arena adu strategi antarbrand yang ingin merebut perhatian pasar Indonesia.

Di tengah keramaian itu, booth iCar menjadi salah satu titik paling ramai. Model yang paling menyita perhatian adalah iCar V23, SUV listrik bergaya boxy yang mengusung nuansa offroad klasik dengan sentuhan futuristis.

Mobil ini merupakan subbrand dari Chery yang kini mulai berdiri sendiri di pasar global. Di Indonesia, iCar V23 hadir sebagai model pertama yang diperkenalkan secara resmi, sehingga kemunculannya langsung memancing rasa penasaran pengunjung.

Secara visual, iCar V23 mengingatkan pada perpaduan gaya Mercedes-Benz G-Class dan Suzuki Jimny. Namun pendekatannya lebih modern karena mengusung elektrifikasi penuh, ground clearance tinggi, footstep besar, dan desain modular yang membuat tampilannya berbeda dari kebanyakan SUV listrik.

Bagian kabin juga ikut menjadi bahan pembicaraan. Head unit dan instrument cluster dibuat menyatu di tengah dashboard dengan nuansa minimalis, sementara pengaturan AC tetap memakai tombol manual yang dinilai lebih praktis.

Ruang belakang disebut cukup lega untuk penumpang dengan tinggi sekitar 175 cm. Meski hanya memiliki empat seat utama, ruang kaki dan tata ruang interiornya dinilai tetap nyaman untuk perjalanan jauh.

Wuling Perkuat Serangan Hybrid dan EV

Wuling datang dengan kejutan lewat peluncuran Wuling Action. Model ini tersedia dalam dua pilihan teknologi, yaitu EV dan PHEV, sehingga langsung masuk ke dua ceruk pasar elektrifikasi sekaligus.

SUV tujuh penumpang tersebut diklaim mampu menempuh jarak hingga 500 kilometer untuk versi listrik murni. Sementara varian plug-in hybrid disebut bisa mencapai 1.000 kilometer, menjadikannya salah satu model yang paling banyak diperbincangkan di pameran.

Desain two tone dengan kombinasi warna biru dan atap putih ikut menarik perhatian pengunjung. Hingga hari pertama pameran, harga resmi mobil ini masih belum diumumkan, yang justru membuat rasa penasaran pasar semakin besar.

Selain Action, Wuling juga tetap memamerkan lini kendaraan listrik yang sudah lebih dulu dikenal di Indonesia. Langkah itu menunjukkan Wuling tidak hanya menambah model baru, tetapi juga menjaga keberlanjutan portofolio EV yang sudah dibangun.

Chery, MG, dan Kia Ikut Tebar Daya Tarik

Chery juga tampil agresif dengan booth yang dipadati pengunjung. Salah satu pemicu utamanya adalah kehadiran model baru yang masih tertutup cover misterius dan banyak diduga sebagai Chery C5 Super Hybrid terbaru.

Di luar model misterius itu, Chery menampilkan J6 Phantom Edition, Chery E5 EV, dan Tiggo 9. Kombinasi ini memperlihatkan fokus Chery yang tetap kuat di SUV, baik untuk segmen elektrifikasi maupun premium.

MG ikut mempertegas dominasi merek China lewat kehadiran MG5 EV. Model terbaru ini tampil sebagai crossover modern dan membawa fitur V2L, yang mendukung kebutuhan outdoor maupun camping.

Kia memang bukan brand China, tetapi kehadirannya ikut menambah intensitas persaingan di IMS 2026. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Kia PV5 Concept, mobil konsep bergaya van futuristis dengan desain kotak yang mengingatkan pada Volkswagen Kombi modern.

Di Korea Selatan, model tersebut bahkan sudah mulai diuji di jalan raya. Kia juga membawa Carnival Hybrid dan EV9, yang memperkuat lini kendaraan elektrifikasi mereka di Indonesia.

Peta Persaingan Makin Panas

Brand lain juga tidak tinggal diam. Suzuki membawa eVitara yang sebelumnya hanya tampil dalam bentuk konsep dan kini mulai diperkenalkan lebih serius ke publik Indonesia.

Suzuki juga memamerkan kei car Suzuki XD. Mobil ini menarik perhatian karena dimensinya ringkas, tetapi kabinnya tetap terasa lega dengan nuansa khas Jepang.

Mitsubishi Motors masih mengandalkan Xpander dan Destinator sebagai magnet utama booth mereka. Namun perhatian pengunjung juga tertuju pada satu mobil misterius yang masih tertutup kain di area display Mitsubishi.

Meski banyak merek ikut tampil kuat, dominasi brand China tetap terasa paling menonjol di IMS 2026. Mulai dari kendaraan listrik murah, SUV hybrid, hingga model futuristis, kehadiran mereka mendominasi hampir seluruh area pameran dan memperlihatkan betapa panasnya persaingan otomotif Indonesia di era elektrifikasi.

Terkait