Pasar mobil listrik Indonesia diperkirakan makin panas pada 2026 dengan kedatangan Leapmotor B10. Model ini akan dibawa ke Indonesia lewat Indomobil Group dan diposisikan sebagai senjata utama merek asal China itu untuk bersaing di segmen SUV listrik kompak.
Yang membuat langkah ini menarik bukan hanya debut produknya, tetapi juga rencana perakitan lokal di Purwakarta, Jawa Barat. Strategi itu berpotensi membuat Leapmotor B10 tampil lebih kompetitif di tengah pasar yang sudah dipenuhi pemain besar seperti BYD, Chery, Wuling Motors, Hyundai, dan MG.
Model perdana yang disiapkan untuk Indonesia
Leapmotor B10 akan menjadi model pertama yang diperkenalkan Leapmotor di pasar Indonesia. Kehadirannya dijadwalkan berlangsung di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026 atau GIIAS 2026 pada akhir Juli mendatang.
Pemilihan B10 juga menunjukkan arah strategi yang cukup jelas. Segmen SUV listrik kompak sedang tumbuh cepat, dan model ini langsung diarahkan untuk masuk ke area persaingan yang sudah ramai.
Perakitan lokal jadi nilai jual utama
Distribusi Leapmotor di Indonesia akan dijalankan oleh PT Indomobil National Distributor. Unitnya dikabarkan bakal dirakit di fasilitas produksi milik Indomobil di Purwakarta, sehingga model ini tidak hanya datang sebagai produk impor utuh.
Skema Completely Knocked Down atau CKD itu penting karena dapat mendukung harga jual yang lebih kompetitif dibanding model CBU. Langkah tersebut juga sejalan dengan dorongan pemerintah untuk meningkatkan produksi kendaraan listrik di dalam negeri.
Siap hadapi lawan yang sudah lebih dulu hadir
Di pasar Indonesia, Leapmotor B10 akan berhadapan langsung dengan sejumlah SUV listrik yang sudah lebih dulu dikenal konsumen. Nama-nama seperti BYD Atto 3, Chery Omoda E5, Hyundai Kona Electric, dan MG ZS EV sudah mengisi segmen ini lebih awal.
Karena itu, persaingan tidak hanya soal desain dan teknologi. Harga, layanan purna jual, serta jaringan dealer akan menjadi penentu penting bagi penerimaan Leapmotor di Indonesia.
Spesifikasi global yang cukup menjanjikan
Secara global, Leapmotor B10 dibekali motor listrik dengan tenaga sekitar 215 hp. Mobil ini juga disebut memiliki jarak tempuh lebih dari 500 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Selain itu, B10 membawa fitur ADAS lengkap, sistem infotainment modern, desain kabin minimalis futuristis, dan teknologi pengisian daya cepat. Kombinasi ini membuatnya punya modal kuat untuk menarik perhatian konsumen yang mencari SUV listrik praktis namun tetap kaya fitur.
Harga belum diumumkan, pasar mulai menebak
Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai harga Leapmotor B10 di Indonesia. Meski begitu, banyak pihak memperkirakan banderolnya akan berada di kisaran Rp450 juta hingga Rp600 juta.
Jika benar berada di rentang itu, B10 bisa menjadi opsi menarik bagi pembeli yang mengincar SUV listrik modern dengan fitur lengkap. Posisi harga tersebut juga berpotensi membuatnya cukup agresif di hadapan para rival di kelas yang sama.
Momentum penting untuk Leapmotor di Indonesia
GIIAS 2026 akan menjadi panggung penting bagi Leapmotor untuk memperkenalkan mereknya ke konsumen Tanah Air. Jika respons pasar positif, peluang untuk membawa model lain ke Indonesia juga terbuka lebih lebar.
Masuknya Leapmotor menambah daftar panjang merek China yang meramaikan pasar mobil listrik Indonesia. Dengan perakitan lokal, spesifikasi yang menjanjikan, dan potensi harga kompetitif, Leapmotor B10 menjadi salah satu model yang patut dicermati pada 2026.
