Denza B8 Siap Mengusik Rival, SUV 578 PS Ini Diprediksi Dibuka Mulai Rp 1,1 Miliar

Author: Qoo Media

Denza B8 mulai mencuri perhatian sebelum resmi masuk Indonesia. SUV plug-in hybrid ini membawa kombinasi yang jarang muncul sekaligus, yakni tenaga 578 PS, jarak tempuh total 905 km, dan suspensi hidraulis untuk kebutuhan jalan berat.

Daya tariknya bukan cuma spesifikasi. Di tengah pasar SUV premium yang didominasi model konvensional berharga tinggi, Denza B8 diperkirakan masuk dengan banderol sekitar Rp 1,1 miliar sampai Rp 1,5 miliar, tergantung varian.

Sampai saat ini, BYD Indonesia belum mengumumkan harga resmi maupun tanggal peluncuran Denza B8. Namun, pergerakan produk ini di kawasan dinilai menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia tinggal menunggu giliran.

Setelah lebih dulu hadir di Tiongkok sejak 2025, Denza B8 melanjutkan ekspansi ke Australia. Harga resminya diumumkan pada Desember 2025, lalu pengiriman unit dimulai pada Februari 2026.

Di Asia Tenggara, model ini sudah dipamerkan di Thailand pada Bangkok International Motor Show April 2026. Malaysia juga telah membuka registrasi minat resmi, dengan peluncuran dijadwalkan pada 21–22 Mei 2026.

Dengan pola ekspansi seperti itu, Indonesia dinilai menjadi pasar logis berikutnya. Momentum yang paling sering disebut adalah GIIAS 2026 pada Agustus, meski belum ada konfirmasi resmi dari BYD Indonesia.

Estimasi harga di Indonesia

Patokan harga sementara datang dari pasar yang sudah lebih dahulu menerima Denza B8. Di Australia, varian 7-seater dibanderol mulai AU$91.000, sedangkan varian 6-seater dipasarkan di AU$97.990.

Untuk Malaysia, harga diperkirakan menembus RM 300.000 ke atas. Angka itu menjadi perhatian karena struktur pajak kendaraan di Malaysia disebut lebih rendah dibanding Indonesia.

Mengacu pada pola harga Denza D9 di Indonesia yang punya selisih sekitar 15–25 persen dari harga Australia akibat bea masuk CBU dan PPnBM, estimasi harga OTR Denza B8 di Indonesia berada di rentang berikut.

Varian Estimasi harga OTR Indonesia
Denza B8 7-seater Rp 1,1 – 1,2 miliar
Denza B8 6-seater Rp 1,3 – 1,5 miliar

Perkiraan itu masih bersifat indikatif dan menunggu pengumuman resmi. Sebagai pembanding, BYD Indonesia sebelumnya juga sempat membocorkan estimasi harga Denza B5 di kisaran Rp 1,2 miliar, sehingga B8 yang berposisi lebih besar dan lebih bertenaga diperkirakan berada di atasnya.

Spesifikasi yang jadi sorotan

Denza B8 menggunakan mesin 2.0L turbo yang dipadukan dengan dua motor listrik dalam sistem PHEV. Kombinasi itu menghasilkan tenaga 578 PS dan torsi 760 Nm.

Akselerasi 0-100 km/jam diklaim tembus 4,8 detik. Untuk ukuran SUV besar dengan orientasi off-road, angka itu menempatkan Denza B8 di level performa yang tidak biasa.

Kemampuan jelajahnya juga menjadi nilai jual utama. Mobil ini disebut mampu menempuh 100 km dalam mode listrik murni berdasarkan siklus WLTP, sementara jarak tempuh totalnya mencapai 905 km saat baterai dan tangki terisi penuh.

Sumber energi listriknya berasal dari baterai Blade LFP berkapasitas 36,8 kWh. Denza B8 juga mendukung fast charging DC hingga 120 kW.

Di sektor kaki-kaki, SUV ini dibekali suspensi hidraulis DiSus-P. Sistem ini memungkinkan ground clearance variabel hingga 310 mm, sebuah angka yang relevan untuk jalan rusak maupun kontur berat.

Kemampuan water wading juga tergolong tinggi, yaitu 890 mm. Ditambah fitur V2L 6,6 kW, Denza B8 bahkan bisa dipakai sebagai sumber daya listrik darurat untuk perangkat eksternal.

Posisinya di antara SUV premium

Jika melihat peta pasar Indonesia, Denza B8 masuk ke area yang cukup menarik. Harganya diperkirakan jauh di bawah Toyota Land Cruiser 300 dan Land Rover Defender 110, tetapi menawarkan tenaga lebih besar serta teknologi elektrifikasi yang lebih maju.

Land Cruiser 300 berada di kisaran Rp 2 miliar sampai Rp 2,5 miliar dengan tenaga 415 hp. Sementara Defender 110 dijual sekitar Rp 1,8 miliar sampai Rp 2,5 miliar dengan tenaga 296 hp sampai 400 hp.

Di sisi lain, Toyota Fortuner GR Sport dan Mitsubishi Pajero Sport Dakar memang lebih murah, tetapi keduanya bermain di level performa dan teknologi yang berbeda. Fortuner GR Sport tercatat punya tenaga 204 hp, sedangkan Pajero Sport Dakar 190 hp.

Karena itu, Denza B8 dinilai menawarkan proposisi nilai yang agresif. Harga estimasinya memang sudah menembus Rp 1 miliar, tetapi spesifikasinya juga menempatkan mobil ini di kelas yang lebih dekat ke SUV premium mapan.

Perwakilan BYD Indonesia, Luther, sebelumnya menyebut pihaknya bersama diler memberikan indication price atau estimasi harga untuk model Denza terbaru. Menurut dia, perhatian pasar terhadap model tersebut cukup besar.

Apa yang perlu diperhatikan calon pembeli

Untuk pasar Indonesia, salah satu kelebihan Denza B8 ada pada mode listrik murni 100 km. Jarak itu dinilai cukup untuk kebutuhan komuter harian di kota besar tanpa banyak mengandalkan BBM.

Karakter SUV besar dengan ground clearance 310 mm dan kemampuan menerjang air hingga 890 mm juga dinilai cocok dengan kondisi jalan di sejumlah wilayah. Ditambah sistem PHEV, mobil ini menawarkan perpaduan efisiensi dan fleksibilitas untuk perjalanan jauh.

Namun ada beberapa catatan yang tetap perlu diperhatikan. Statusnya masih CBU berpotensi membuat harga tinggi, sementara jaringan dealer dan bengkel Denza juga belum seluas merek Jepang yang lebih lama hadir di Indonesia.

Ketersediaan SPKLU untuk pengisian cepat DC di luar kota besar juga masih menjadi faktor pembatas. Meski begitu, karena Denza B8 adalah PHEV, pengguna tetap bisa mengandalkan mesin bensin saat akses pengisian belum ideal.

Hingga kini pre-order resmi Denza B8 di Indonesia belum dibuka. Sejumlah diler BYD di Jakarta dan Surabaya disebut sudah menerima pendaftaran minat informal dengan deposit yang dapat dikembalikan.

Terbaru