Pabrik Saab Menutup Bab Terakhirnya, Delapan Prototipe Langka Ini Masuk Lelang

Sisa-sisa paling langka dari dunia Saab kini benar-benar meninggalkan pabrik lamanya di Trollhättan. Delapan kendaraan pengembangan, termasuk prototipe listrik dan mobil otonom, akan dilelang di Swedia setelah bertahun-tahun tersimpan di dalam fasilitas bekas pabrikan itu.

Lelang ini terasa penting karena menutup bab terakhir dari koleksi mobil yang lahir dari upaya menyelamatkan warisan Saab. Banyak unit di dalamnya bukan mobil produksi biasa, melainkan purwarupa kerja yang masih menyimpan jejak ambisi teknologi yang tidak sempat selesai.

Warisan Saab yang belum benar-benar padam

Sebagian besar mobil yang dilepas dari pabrik lama itu berbasis Saab 9-3. Kendaraan-kendaraan ini dikembangkan setelah kebangkrutan Saab oleh NEVS, perusahaan yang dibentuk pada 2012 dari sisa aset Saab.

NEVS adalah singkatan dari National Electric Vehicle Sweden. Perusahaan ini mencoba membangun ulang identitas teknik Saab lewat mobil listrik dan sistem otonom, tetapi tidak diizinkan memakai nama Saab.

Pada satu titik, proyek itu terlihat menjanjikan. Namun arah bisnisnya berbalik saat Evergrande, konglomerat properti asal China yang menjadi pendukung NEVS, mengalami kehancuran finansial.

Dari ambisi elektrifikasi ke gudang yang kosong

NEVS menghabiskan bertahun-tahun untuk mengembangkan kendaraan listrik, sistem otonom, dan drivetrain eksperimental. Setelah tekanan finansial dari Evergrande membesar, perusahaan itu mulai goyah dan akhirnya banyak tenaga kerja harus dilepas pada 2023.

Sejak saat itu, fasilitas Trollhättan perlahan dikosongkan. Kini, mobil-mobil terakhir yang masih tersisa akhirnya dijual keluar dari tempat yang selama ini menjadi rumah mereka.

Di antara lot yang paling menarik ada kendaraan pengembangan otonom dan satu prototipe dengan motor listrik di dalam roda. Teknologi itu pernah menjadi bagian dari eksplorasi Saab untuk program EV masa depan.

Ada juga mobil uji hybrid range-extender serta beberapa sedan 9-3 pra-produksi yang dibuat pada masa NEVS mengelola proyek lanjutan Saab. Satu kendaraan lain dalam penjualan adalah SUV listrik Hengchi 5 yang terkait dengan ambisi otomotif Evergrande.

Bukan koleksi museum, melainkan mobil kerja

Sebagian besar unit yang dilelang bukan mobil showroom yang rapi. Mobil-mobil ini adalah prototipe dan development mule yang dipakai insinyur untuk mendorong ide-ide Saab tetap hidup setelah perusahaan aslinya hilang.

Kondisinya mencerminkan fungsi mereka sebagai alat kerja, bukan objek pajangan. Justru itu yang membuatnya menarik bagi kolektor dan penggemar sejarah otomotif, karena tiap unit menyimpan jejak eksperimen teknik yang jarang muncul di pasar lelang.

Klaravik akan menggelar lelang tersebut pada 21-30 Mei di Swedia. Tidak ada harga cadangan untuk satu pun lot, dan penggemar juga mendapat kesempatan untuk melihat langsung pabrik Trollhättan sebelum penawaran ditutup.

Pabrik yang menyimpan sejarah panjang

Lokasi ini punya bobot sejarah yang besar bagi Saab. Pabrik Trollhättan dibuka pada 1947 dan selama beberapa dekade menghasilkan mobil-mobil yang dikenal cerdas dan unik, termasuk Saab 900 Turbo.

Kini, 15 tahun setelah GM melepas Saab dan rangkaian kemundurannya terus berjalan, sisa-sisa terakhir itu keluar dari gerbang pabrik. Bagi banyak penggemar, lelang ini bukan sekadar penjualan mobil lama, tetapi penanda bahwa satu era besar Saab benar-benar mendekati akhir.

Source: www.carscoops.com
Exit mobile version