BYD melalui sub-brand Fang Cheng Bao resmi memperluas lini pengisian cepatnya dengan meluncurkan Bao 8 dan Bao 5 versi flash charging. Kehadiran dua SUV off-road ini membuat seluruh jajaran Fang Cheng Bao kini masuk ke era flash charging, setelah sebelumnya dua model keluarga Tai lebih dulu mendapat pembaruan serupa.
Langkah ini menegaskan strategi BYD untuk mendorong adopsi teknologi pengisian ultra-cepat di segmen kendaraan berkarakter keras. Bagi pengguna off-road, kombinasi baterai Blade generasi kedua dan flash charging menjadi poin penting karena dapat mengurangi kekhawatiran soal jarak tempuh dan waktu isi daya.
Harga dan posisi dua model baru
Bao 5 flash charging edition dibanderol mulai 305.800 yuan, atau sekitar $45.020. Sementara itu, Bao 8 flash charging edition dipasarkan mulai 419.800 yuan.
Kedua model tersebut resmi dipasarkan pada hari Rabu, dan konsumen yang memesan dalam periode terbatas juga dapat menikmati diskon harga. Fang Cheng Bao sendiri kini memiliki total empat model yang dijual, dengan dua model keluarga Tai sudah lebih dulu mendapat versi flash charging dalam dua bulan terakhir.
Teknologi inti untuk off-road berat
Bao 8 dan Bao 5 sama-sama memakai baterai Blade generasi kedua serta platform flash charging ultra-cepat. Kombinasi ini ditujukan untuk meningkatkan pengalaman pengisian energi tanpa mengorbankan karakter SUV tangguh yang menjadi identitas Fang Cheng Bao.
Dari sisi daya jelajah, Bao 8 flash charging edition disebut mampu mencapai jarak gabungan maksimal 1.380 kilometer. Bao 5 flash charging edition menyusul dengan jarak gabungan hingga 1.310 kilometer.
Kedua SUV hybrid ini juga menjadi model pertama yang memakai sistem suspensi kelas atas terbaru BYD, DiSus-P Ultra. Teknologi tersebut dirancang untuk mendukung kemampuan off-road yang lebih jauh, sekaligus menambah lapisan keamanan dalam kondisi ekstrem.
Fitur yang menonjol di lapangan
DiSus-P Ultra memungkinkan penggantian ban dengan kondisi kendaraan menggantung selama tiga menit. Sistem ini juga membuat mobil tetap bisa melaju stabil dengan tiga roda jika terjadi pecah ban mendadak, berkat sistem berhenti yang stabil.
Suspensi ini memiliki stroke penyesuaian tinggi bodi hingga 200 milimeter. Sistem tersebut juga menawarkan kapasitas pengangkatan 9 ton dan fungsi ekstrikasi pengangkatan empat roda.
BYD menyebut sistem ini tahan pada lingkungan ekstrem, dari minus 40 derajat Celsius hingga 85 derajat Celsius. Ketahanan itu mendukung penggunaan off-road intensif, termasuk di kondisi panas tinggi yang sering menjadi tantangan besar bagi kendaraan petualangan.
Perbedaan paket bantuan berkendara
Bao 8 flash charging edition mendapat peningkatan ke sistem Huawei ADS V4.1.5 dengan LiDAR ganda depan dan belakang. Model ini juga membawa fungsi penglihatan malam inframerah jarak sangat jauh.
Bao 5 flash charging edition memakai versi LiDAR assisted driving God’s Eye-B milik BYD. Paket ini ditujukan untuk memperkuat kemampuan persepsi kendaraan saat malam hari dan di medan off-road yang kompleks.
Untuk sisi personalisasi, Bao 8 flash charging edition menambah empat desain warna dual-tone floating roof. Fang Cheng Bao juga merilis radio mobil cerdas seharga 3.899 yuan yang mendukung panggilan suara cepat melalui sistem infotainment dan navigasi satu sentuhan.
Dorongan penjualan di tengah persaingan
Peluncuran ini datang ketika Fang Cheng Bao mencatat penjualan kuat pada bulan lalu, mencapai 29.138 kendaraan. Angka itu naik 190,25 persen secara tahunan dan tumbuh 12,39 persen dibandingkan Maret, menurut data yang dirilis BYD awal bulan ini.
Di level grup, volume grosir kendaraan energi baru BYD pada April mencapai 321.123 unit, naik 6,96 persen dari Maret. Namun, penjualan tahunan grup masih turun 15,51 persen, menandai penurunan year-on-year selama delapan bulan berturut-turut.
Dalam situasi itu, BYD bertaruh pada pembaruan baterai Blade generasi kedua dan teknologi flash charging untuk menjaga momentum. Dengan seluruh model Fang Cheng Bao kini telah masuk ke era pengisian cepat, merek ini mempertegas ambisinya di pasar SUV premium berkarakter off-road.
Source: cnevpost.com






