Toyota Resmi Luncurkan Land Cruiser FJ, Mobil Retro Ini Lebih Murah Dari Fortuner

Toyota resmi meluncurkan Land Cruiser FJ sebagai anggota baru keluarga Land Cruiser yang diposisikan lebih ringkas. Yang paling mencuri perhatian, harga jualnya dibuat jauh lebih terjangkau dan bahkan lebih murah dari Fortuner di Jepang.

Strategi itu memperlihatkan arah baru Toyota untuk memperluas jangkauan off-roader legendaris ini ke segmen yang lebih luas. Pasar negara berkembang juga disasar sebagai magnet pemasaran, dengan basis produksi ditempatkan di pabrik Ban Pho, Thailand.

Land Cruiser FJ bukan penerus FJ Cruiser. Model ini hadir sebagai pelengkap jajaran Land Cruiser Series 70, 300, dan 250 yang sudah lebih dulu eksis.

Toyota membekali FJ dengan pendekatan desain yang berbeda dari saudara-saudaranya. Siluet kotak atau square cabin tetap dipertahankan, sementara sentuhan retro ala FJ40 dipakai untuk memberi nuansa klasik yang kuat.

Desain itu tidak hanya soal tampilan. Bentuk bodi juga ditujukan untuk memberi visibilitas optimal saat bermanuver dan memaksimalkan ruang bagasi.

Di beberapa bagian bodi, Toyota menambahkan motif “dice” atau dadu untuk memberi kesan lebih santai dan playful. Bumper modular di sudut depan dan belakang juga dipasang agar kerusakan saat off-road bisa ditangani dengan mengganti bagian yang terdampak saja.

Secara ukuran, Land Cruiser FJ dibuat jauh lebih kompak dibandingkan model Land Cruiser lain. Panjang bodinya 4.575 mm dan lebarnya 1.855 mm, sehingga lebih mudah dikendalikan di area perkotaan yang padat.

Meski dimensinya ringkas, kabinnya tetap menampung lima penumpang dengan lantai datar. Semua ini dimungkinkan oleh penggunaan platform modular IMV.

Interiornya memakai satu opsi warna, yaitu hitam dengan balutan kulit sintetis. Kelengkapan standar mencakup panel instrumen digital 7 inci dan layar hiburan 12,3 inci di tengah.

Toyota juga memasang pemanas jok dan setir. Paket keselamatan Toyota Safety Sense ikut hadir sebagai perlengkapan wajib.

Di balik kap, Land Cruiser FJ menggunakan mesin bensin 4 silinder segaris 2.7-liter berkode 2TR-FE. Outputnya mencapai 160 hp atau 163 PS dengan torsi puncak 246 Nm.

Mesin itu dipadukan dengan transmisi 6 Super ECT yang dikalibrasi ulang. Toyota menyiapkannya untuk memberi akselerasi halus saat dipakai dalam kondisi stop-and-go di kota.

Land Cruiser FJ berdiri di atas sasis ladder frame yang satu basis dengan Fortuner, Hilux, dan Hilux Rangga. Platform seri IMV ini juga disesuaikan kembali dimensinya agar cocok dengan ukuran bodi FJ.

Jarak sumbu rodanya lebih pendek 270 mm dibandingkan seri 250. Hasilnya, radius putar mobil ini hanya 5,5 meter dan membuatnya lebih gesit.

Kemampuan lintasan juga didukung suspensi double wishbone di depan dan 4-link rigid dengan lateral rod di belakang. Toyota mengklaim wheel articulation-nya setara dengan Seri 70.

Untuk medan off-road, Land Cruiser FJ mendapat sudut datang dan sudut berangkat yang 15 derajat lebih baik dibandingkan Seri 250. Ada juga electric rear differential lock untuk memperkuat karakter off-roader.

Fitur bantuan berkendara seperti Downhill Assist Control dan Hill Start Assist Control turut disertakan. Keduanya membantu mobil tetap stabil saat turun maupun menanjak di medan berat.

Soal harga, Land Cruiser FJ di Jepang dibuka mulai 4.500.000 yen atau sekitar Rp500 jutaan. Angka itu lebih murah dari Toyota Fortuner termurah di Indonesia yang sudah tembus Rp620,5 juta untuk varian SRZ bermesin 2TR-FE tanpa penggerak 4×4.

Selain perbedaan harga, FJ juga dibedakan lewat format yang lebih ringkas dan fokus pada fleksibilitas. Toyota bahkan menyiapkan aksesori orisinal dari ARB seperti roof rack, skid plate, dan rock rail untuk mendukung kebutuhan personalisasi pengguna.

Source: carvaganza.com
Terkait