CBR Series Bersinar Di Buriram, AHRT Bawa Pulang Podium Dan Poin Penting

Astra Honda Racing Team kembali pulang dengan hasil yang kompetitif dari Chang International Circuit, Buriram, Thailand. Di putaran kedua Asia Road Racing Championship 2026 itu, performa Honda CBR Series membantu para pebalap AHRT bersaing ketat di tiga kelas dan membawa pulang podium.

Sorotan terbesar datang dari kelas Asia Production 250 lewat Rheza Danica Ahrens. Pebalap asal Yogyakarta itu finis kedua pada race pertama setelah tampil agresif bersama Honda CBR250RR dan menjaga posisi depan sepanjang lomba 10 lap.

Rheza tampil konsisten di AP250

Rheza memulai race pertama dari posisi kelima pada Sabtu (9/5). Start agresif membuatnya langsung memimpin sejak lap awal, lalu bertahan dalam persaingan rapat hingga garis finis.

Pada race kedua, Rheza kembali berada di barisan depan setelah memulai dari posisi kelima. Ia sempat melakukan manuver overtake pada lap terakhir, tetapi harus puas finis keempat dan nyaris kembali naik podium.

“Pekan ini menjadi pengalaman berharga buat saya. Meskipun tidak meraih podium di race kedua, tapi saya mendapatkan poin yang penting untuk klasemen. Pada putaran berikutnya di Motegi, saya akan berusaha lebih kuat dan mengincar kemenangan bersama tim yang terus memberikan usaha terbaiknya,” ujar Rheza.

Rekan setimnya, Irfan Ardiansyah, juga memperlihatkan kecepatan menjanjikan. Pebalap yang turun menggantikan Muhammad Badly Ayatullah itu finis ke-14 pada race pertama karena kendala teknis, lalu bangkit dan menutup race kedua di posisi ketujuh setelah sempat tercecer ke grup tengah.

SS600 ikut menyumbang hasil positif

Performa AHRT tidak hanya datang dari AP250. Di kelas Supersports 600, Herjun Atna Firdaus tampil agresif menggunakan Honda CBR600RR dan mampu finis keempat pada race pertama setelah start dari posisi ketujuh.

Rekan setimnya, Fadillah Arbi Aditama, juga menunjukkan daya saing meski belum dalam kondisi fisik terbaik usai insiden pada sesi kualifikasi. Pebalap muda itu tetap menyelesaikan race pertama di posisi ketujuh.

Pada race kedua, nasib berbeda dialami Herjun. Ia terjatuh pada lap keempat dan gagal melanjutkan lomba, sementara Arbi terus berjuang hingga finis kedelapan.

Adenanta terus belajar di kelas 1000cc

Di kelas Asia Superbike 1000, M. Adenanta Putra melanjutkan musim debutnya bersama Honda CBR1000RR-R dengan perkembangan yang positif. Pebalap asal Magetan, Jawa Timur, itu finis kesembilan pada race pertama setelah start dari posisi kedelapan.

Pada race kedua, Adenanta mencoba tampil lebih dekat dengan barisan depan. Meski menghadapi tantangan besar saat mengendalikan motor di beberapa tikungan, ia tetap mengamankan posisi ketujuh di garis finis.

“Putaran 2 ini sangat menantang bagi saya. Di Race 2, saya masih berjuang membangun kepercayaan diri pada area depan motor. Ada beberapa momen saat menikung di mana saya hampir kehilangan kendali ban depan (lowside), yang cukup mengganggu fokus mental saat balapan. Tapi saya percaya ini adalah bagian dari proses belajar. Saya ingin terus mengambil pengalaman selangkah demi selangkah dan kembali lebih kuat di Motegi,” ujar Adenanta.

Apresiasi dari Astra Honda Motor

General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor, Andy Wijaya, memberi apresiasi atas perjuangan seluruh pebalap AHRT di Buriram. Ia menilai para binaan Astra Honda tetap kompetitif dengan dukungan motor Honda yang disiapkan tim.

“Kami sangat mengapresiasi hasil yang diraih anak-anak AHRT. Paling tidak, kita bisa tunjukan bahwa binaan kami bisa terus tampil kompetitif dengan dukungan motor Honda yang kami siapkan. Semoga prestasi terus meningkat di putaran selanjutnya untuk harumkan Indonesia di arena balap internasional,” kata Andy.

Hasil di Buriram menjadi modal penting bagi AHRT dalam persaingan klasemen sementara ARRC 2026. Tim kini menatap putaran berikutnya di Mobility Resort Motegi, Jepang, pada 12–14 Juni 2026, dengan fokus menjaga konsistensi performa dan ritme balap agar bisa kembali meraih hasil terbaik di level Asia.

Source: www.oto.com

Berita Terkait

Back to top button