Toyota Veloz HEV tampil sebagai bintang utama pasar hybrid pada bulan April 2026. Model ini berhasil merebut posisi puncak penjualan HEV dan menyingkirkan Kijang Innova Zenix HEV yang biasanya dominan di segmen tersebut.
Pencapaian itu tidak datang tiba-tiba. Veloz HEV memang sedang mencatat performa penjualan yang sangat kuat, dengan volume lebih dari 3 ribu unit dalam sebulan, cukup untuk mengungguli rival sesama Toyota itu.
Veloz HEV tak lagi bisa diremehkan
Di pasar MPV hybrid, Veloz HEV kini berada di posisi yang sangat menarik. Mobil ini bukan hanya menang di angka penjualan, tetapi juga menunjukkan bahwa konsumen mulai melirik LMPV elektrifikasi sebagai pilihan serius.
Kijang Innova Zenix HEV tetap menjadi pemain besar, tetapi kali ini harus puas di bawah Veloz HEV. Persaingan keduanya menarik karena sama-sama berasal dari Toyota, namun bermain di segmen berbeda dan memiliki selisih harga yang jauh.
Dari data penjualan bulan tersebut, Veloz HEV mencatat 3.262 unit. Sementara itu, Kijang Innova Zenix HEV membukukan 1.798 unit.
Posisi berikutnya di pasar hybrid
Di bawah dua Toyota itu, Suzuki XL7 Hybrid berada di posisi ketiga dengan 953 unit. Setelahnya menyusul Toyota Crown dengan 436 unit dan Toyota Camry HEV dengan 255 unit.
Daftar 20 besar model HEV juga memperlihatkan sebaran yang cukup lebar. Suzuki Fronx mencatat 246 unit, Honda HR-V 221 unit, Chery Tiggo Cross CSH 196 unit, dan Toyota Yaris Cross HEV 192 unit.
Hyundai Palisade Hybrid berada di angka 155 unit. Lalu ada Daihatsu Rocky Hybrid dengan 95 unit, Chery C5 84 unit, Honda Prelude 77 unit, dan Wuling Almaz Hybrid 76 unit.
Di bagian bawah daftar, Lexus RX 350h mencatat 65 unit, Suzuki Grand Vitara 64 unit, BAIC BJ30 HEV 39 unit, Hyundai Santa Fe Hybrid 36 unit, Toyota Corolla Cross HEV 25 unit, dan Lexus LX 700h 18 unit.
Tekanan makin terasa untuk Suzuki
Kondisi pasar hybrid juga memberi dampak pada Suzuki. Merek asal Jepang itu biasanya mampu menjual sekitar 1.000 unit per bulan untuk lini hibridanya, tetapi pada periode ini angkanya turun di bawah level tersebut.
Situasi itu membuat persaingan semakin berat, apalagi Ertiga Hybrid juga terlempar dari peringkat 20 besar. Kehadiran Veloz HEV tampak ikut mengubah peta persaingan di kelas mobil hybrid yang selama ini tidak terlalu ramai di sisi LMPV.
Pendatang baru juga mulai bergerak
Di tengah dominasi model lama, Prelude menjadi model HEV terbaru yang sudah masuk pasar Indonesia. Meski pengirimannya baru dimulai akhir bulan ini dan unitnya masih dibatasi, mobil tersebut sudah sempat mencatat puluhan unit terjual.
Fakta itu menunjukkan bahwa pasar hybrid di Indonesia terus bergerak. Namun untuk saat ini, sorotan utama tetap mengarah ke Toyota Veloz HEV yang berhasil mengambil alih tahta penjualan dan membuat Kijang Innova Zenix HEV harus turun peringkat.
Source: ridertua.com