
Chery bersiap membawa mobil listrik mungil yang sedang ramai diperbincangkan ke Indonesia. Model itu diduga akan memakai nama Chery Q dan sebelumnya sudah tampil di China dengan nama QQ3 EV, lalu debut regional di Bangkok International Motor Show 2026.
Kehadirannya menarik perhatian karena tampilannya berbeda dari kebanyakan mobil listrik China. Chery mengklaim pencarian digital untuk “Chery Q” melonjak hingga 80 persen dalam sepekan terakhir, terutama karena publik ingin mengetahui desain, spesifikasi, dan potensi harga jualnya di Indonesia.
Mobil listrik kota dengan pendekatan gaya hidup
Chery Q tidak dibangun seperti city car biasa. Mobil ini mengusung konsep desain fun dan joyful, dengan target utama konsumen perkotaan yang membutuhkan kendaraan praktis tetapi tetap ingin tampil berbeda.
Pendekatan itu sejalan dengan tren mobil listrik urban yang mulai tumbuh di sejumlah negara Asia, termasuk Indonesia. Konsumen perkotaan kini dinilai mencari mobil yang mudah dipakai harian, lincah di jalan sempit, efisien, dan tetap punya nilai gaya hidup.
Dimensi ringkas, kabin tetap lapang
Dari spesifikasi global QQ3 EV, mobil ini punya panjang 4.195 mm, lebar 1.811 mm, tinggi 1.574 mm, dan wheelbase 2.700 mm. Ukurannya tergolong ringkas untuk menghadapi jalan perkotaan yang padat, tetapi jarak sumbu rodanya cukup panjang untuk memberi ruang kabin lebih lega.
Chery mengklaim ruang kaki penumpang belakang mencapai 977 mm. Mobil ini juga menawarkan bagasi belakang berkapasitas 1.450 liter dan bagasi depan 70 liter, sehingga sisi praktisnya ikut menonjol.
Spesifikasi teknis dari pasar China
Masih mengacu pada pasar China, QQ3 EV menggunakan motor listrik yang dipasang di belakang dengan penggerak roda belakang. Model ini tersedia dalam dua pilihan tenaga, yaitu 58 kW dan 90 kW.
Pilihan baterainya terdiri dari 29,48 kWh dan 41,28 kWh. Jarak tempuhnya diklaim mencapai 420 km berdasarkan standar CLTC, sedangkan pengisian cepat dari 30 persen ke 80 persen membutuhkan sekitar 16,5 menit.
Potensi masuk Indonesia masih ditunggu
Belum ada kepastian mengenai spesifikasi final dan harga Chery Q untuk pasar Indonesia. Namun, model ini disebut berpeluang masuk dengan nama Q di Tanah Air.
Head of Brand and Marketing Chery Business Unit Arthur Panggabean mengatakan antusiasme terhadap mobil ini mulai terasa setelah tampil di Beijing dan Thailand. Ia menilai kehadiran model itu menunjukkan masyarakat semakin terbuka terhadap kendaraan listrik perkotaan.
Arthur juga menyebut Chery sudah memasuki tahap akhir riset dan persiapan sebelum memperkenalkannya secara perdana kepada publik Indonesia di ajang Indonesian Idol pada 18 Mei. Menurut dia, Chery Q berpotensi membawa warna baru bagi konsumen dan lini produk Chery di Indonesia.
Respons pasar dan daya tarik awal
QQ3 EV sempat mencatat 56.879 pemesanan hanya dalam dua jam setelah registrasi resmi dibuka di China. Angka itu ikut memperkuat perhatian terhadap model ini sebelum akhirnya tampil di Bangkok dengan nama Chery Q.
Di Indonesia, daya tarik utamanya bukan hanya pada desain yang unik, tetapi juga pada kombinasi ukuran kompak, kabin lega, dan spesifikasi yang terlihat relevan untuk kebutuhan harian maupun perjalanan akhir pekan. Jika model ini benar masuk pasar nasional, Chery tampaknya akan menempatkan Q sebagai mobil listrik perkotaan yang tidak sekadar efisien, tetapi juga punya karakter visual yang kuat.
Source: www.cnnindonesia.com








