BYD Atto 1 Versi Baru Muncul Dengan LiDAR, Tambahan Fitur Ini Bikin Kompetitor Waspada

Author: Qoo Media

BYD Atto 1 versi baru mulai mencuri perhatian karena bukan sekadar penyegaran kosmetik. Model ini membawa tambahan sensor LiDAR lewat sistem keselamatan God’s Eye B dan DiPilot 300, sehingga posisinya naik ke arah mobil listrik kompak yang lebih canggih.

Penyegaran ini juga menegaskan arah BYD untuk menyesuaikan Atto 1 dengan kebutuhan pasar yang berbeda. Di Indonesia, mobil ini dikabarkan segera hadir dalam versi baru, dan sejumlah tenaga penjual sudah mulai membuka pemesanan meski belum ada pengumuman resmi dari pabrikan.

Tambahan LiDAR jadi pembeda utama

Sisi paling menarik dari Atto 1 terbaru ada pada paket keselamatannya. BYD menyematkan God’s Eye B dan DiPilot 300 yang mencakup sensor LiDAR, tetapi fitur itu tidak menjadi perlengkapan standar.

Paket tersebut bersifat opsional dan bisa dipasang dengan biaya tambahan. Pendekatan ini membuat konsumen punya ruang memilih fitur yang sesuai kebutuhan, tanpa harus mengambil semua teknologi tambahan sekaligus.

Di luar sensor LiDAR, mobil ini juga dibekali teknologi keselamatan lain yang lebih lengkap. Daftarnya mencakup Driver Monitoring System, Automatic Emergency Braking, serta 5-way driving recorder.

Desain luar tetap familiar

Secara tampilan, perubahan Atto 1 baru tidak terlihat drastis. Bentuk eksteriornya tetap dipertahankan seperti Atto 1 yang sudah dijual di Indonesia.

Meski begitu, BYD memberi penyegaran lewat kelir baru agar tampilannya terasa lebih segar. Dua warna anyar yang disiapkan adalah Mango Orange dan Mint Orange.

Bagian belakang juga ikut mendapat sentuhan baru. LED belakang didesain ulang dan BYD menambahkan logo illuminated baru untuk memperkuat kesan modern.

Interior dapat opsi lebih praktis

Masuk ke kabin, BYD menyediakan pilihan warna interior Oatmeal Rice. Nuansa ini melengkapi karakter Atto 1 baru yang tetap mengedepankan gaya simpel namun dibuat lebih menarik.

Sektor hiburan dan navigasi ditopang layar headunit berukuran 12,8 inci. Konsumen juga bisa menambah fitur 50W Wireless Phone Charging dan pemanas jok sebagai opsi.

Menurut keterangan wiraniaga BYD, Atto 1 baru juga mendapatkan sejumlah penyesuaian fitur lain. Di antaranya ada spion elektrik dan pengaturan jok pengemudi elektrik enam arah.

Baterai masih dua pilihan

Di sisi teknis, BYD tetap mempertahankan dua kapasitas baterai seperti varian sebelumnya. Pilihannya adalah 30,08 kWh dan 38,88 kWh.

Jarak tempuhnya juga sudah diumumkan, yakni 305 kilometer dan 405 kilometer dalam sekali pengisian daya. Kombinasi ini membuat Atto 1 tetap relevan sebagai mobil listrik kompak untuk kebutuhan harian.

Di pasar Cina, model terbaru itu sudah diperkenalkan ke konsumen pada ajang Beijing Auto Show 2026. Kehadiran versi anyar ini memperlihatkan bahwa BYD terus mengembangkan Atto 1 tanpa mengubah karakter dasarnya.

Bersiap untuk Indonesia

Kabar masuknya Atto 1 versi baru ke Indonesia semakin menguat karena penyesuaian fitur memang disebut dilakukan agar lebih cocok dengan kebutuhan konsumen Tanah Air. Menariknya lagi, versi anyar ini disebut sudah berstatus Completely Knocked Down atau CKD, yang berarti telah dirakit lokal.

Untuk saat ini, detail resmi dari BYD masih dinanti. Namun minat pasar tampaknya sudah terbentuk lebih dulu, terutama karena kombinasi fitur keselamatan tambahan, opsi personalisasi, dan status rakitan lokal yang biasanya menjadi perhatian pembeli mobil listrik.

Sebagai acuan harga yang beredar per Mei 2026 untuk pasar Jakarta, BYD Atto 1 dijual dalam dua varian. Dynamic (Standard Range) dibanderol Rp 205 juta, sedangkan Premium (Long Range) berada di Rp 245 juta.

Source: otomotif.katadata.co.id
Terbaru