
Jeep menarik kembali 61.711 unit Cherokee SUV karena ada potensi kegagalan katastrofik pada two-speed power transfer unit di sistem transmisinya. Masalah ini membuat kendaraan berisiko kehilangan tenaga gerak secara tiba-tiba, bahkan saat mobil sedang melaju.
Penarikan ini mencakup Cherokee model years 2019–2023. Dokumen terkait memperkirakan hanya sekitar 0,5 persen dari populasi yang terdampak benar-benar memiliki дефect tersebut.
Risiko yang paling dikhawatirkan
Jika power transfer unit atau PTU gagal, Cherokee bisa mengalami hilangnya tenaga penggerak yang tidak terduga dan tidak bisa dipulihkan. Kondisi itu disebut dapat terjadi tanpa memandang kecepatan kendaraan saat kerusakan muncul.
Dokumen NHTSA juga menyebut kendaraan bisa tetap melaju atau bergulir meski tuas sudah berada di posisi parkir. Selain itu, pengemudi dapat melihat pesan “Service 4WD” di dasbor sebagai tanda awal masalah.
Gejala lain yang mungkin muncul adalah bunyi tidak biasa, getaran, atau perubahan pada kualitas berkendara. Tanda-tanda ini dapat muncul sebelum kerusakan berkembang lebih jauh.
Siapa yang terdampak
Penarikan ini hanya berlaku untuk sebagian Cherokee dari rentang model 2019 hingga 2023. Unit yang tidak termasuk dalam penarikan disebut tidak memiliki PTU, memakai desain PTU yang berbeda, atau diproduksi di luar periode tersebut.
Artinya, tidak semua Cherokee pada rentang tahun itu otomatis masuk daftar recall. Namun, pemilik tetap perlu memeriksa status kendaraan mereka karena cakupan masalah bergantung pada konfigurasi dan periode produksi.
Langkah Jeep sejauh ini
Jeep sudah memberi tahu dealer mengenai masalah ini. Pabrikan juga berencana mengirim surat pemberitahuan sementara kepada pemilik pada bulan Juni.
Sampai sekarang, Jeep masih menyiapkan solusi permanen untuk memperbaiki masalah tersebut. Perusahaan belum memberikan jadwal kapan perbaikan final akan tersedia.
Kondisi ini membuat recall berjalan dalam dua tahap, yakni pemberitahuan awal dan perbaikan lanjutan setelah solusi siap. Bagi pemilik yang khawatir kendaraannya termasuk dalam daftar, pengecekan status recall dapat dilakukan melalui situs recall NHTSA.









