
BYD melalui merek premiumnya, Denza, resmi meluncurkan N9 flash charging edition dan langsung menempatkan model ini sebagai sorotan baru di segmen SUV besar mewah. Daya tarik utamanya ada pada pengisian super cepat yang membuat baterai bisa terisi hingga 97 persen hanya dalam 9 menit.
Peluncuran ini juga menarik karena harga awalnya dibuat jauh lebih rendah dari banderol pra-penjualan yang diumumkan sebelumnya. Denza N9 flash charging edition dibuka dari 409.800 yuan atau sekitar $60.260, sementara harga pra-penjualan bulan lalu mulai dari 450.000 yuan.
Pengisian cepat jadi senjata utama
Model ini dibekali baterai Blade Battery generasi kedua dari BYD dan teknologi flash charging terbaru di semua varian. Kombinasi itu menjadi inti pembaruan pada N9, bukan sekadar penyegaran kosmetik.
Data resmi menunjukkan mobil ini dapat mengisi daya dari 10 persen ke 70 persen hanya dalam 5 menit. Dari 10 persen ke 97 persen, waktunya 9 menit, dan dalam kondisi ekstrem minus 30 derajat Celsius, waktu pengisian hanya bertambah 3 menit.
Denza menempatkan N9 flash charging edition sebagai bagian dari upaya memindahkan lini modelnya ke platform flash charging terbaru. Strategi itu menunjukkan bahwa kecepatan pengisian kini menjadi salah satu pembeda utama di pasar kendaraan listrik premium.
Tiga varian, jarak tempuh listrik lebih jauh
N9 flash charging edition hadir dalam tiga trim. Dua varian di atasnya dibanderol 439.800 yuan dan 469.800 yuan.
Sebagai PHEV, model ini memakai baterai berkapasitas 75,3 kilowatt-jam. Dalam standar CLTC, jarak tempuh listrik murninya mencapai 420 kilometer, naik signifikan dari sebelumnya.
Dengan tangki penuh dan baterai penuh, jarak gabungannya diklaim mencapai 1.520 kilometer. Angka ini menempatkan N9 sebagai SUV besar yang tidak hanya cepat mengisi daya, tetapi juga dirancang untuk perjalanan jauh.
Performa tinggi, fitur gerak unik
Di balik kap mesin, N9 flash charging edition mengandalkan mesin 2.0T dengan tenaga maksimal 152 kilowatt. Mobil ini juga memakai tiga motor penggerak yang menghasilkan daya gabungan 680 kilowatt atau 912 hp, dengan torsi puncak hingga 1.035 Nm.
Bekal itu memungkinkan akselerasi 0-100 km/jam dalam 3,7 detik. Untuk ukuran SUV besar mewah, angka tersebut menunjukkan fokus Denza pada performa, bukan hanya efisiensi energi.
Mobil ini juga hadir standar dengan teknologi e3 dan sistem kontrol bodi DiSus-A. Keduanya mendukung fitur manuver khusus seperti extreme steering, intelligent crab walking, dan compass U-turns.
Kabin dan bantuan berkendara ikut diperkuat
Denza membekali model flagship ini dengan sistem bantuan mengemudi pintar God’s Eye 5.0. Sistem tersebut menambahkan kemampuan reinforcement learning di atas model besar end-to-end yang sudah digunakan.
Bagian kabin juga dibuat kaya fitur. Di dalamnya ada layar tengah 17,3 inci, dua layar 13,2 inci untuk panel instrumen dan penumpang depan, head-up display AR 50 inci, serta audio Devialet.
Peluncuran N9 flash charging edition juga datang tak lama setelah Denza merayakan produksi unit ke-500.000, dan mobil spesial itu justru adalah model yang sama. Momen ini memperlihatkan bahwa N9 bukan hanya model baru, tetapi juga menjadi penanda penting dalam perjalanan merek premium BYD tersebut.
Di sisi infrastruktur, BYD menargetkan cakupan stasiun flash charging dalam radius 3 kilometer di kota tingkat satu dan dua di China pada akhir 2026. Target itu memberi konteks yang lebih luas bagi N9 flash charging edition, karena keunggulan pengisian cepat akan bergantung pada kesiapan jaringan pendukungnya.
Source: cnevpost.com







