Veda Dari Grid 20 Ke P8 Di Catalunya, Peluang Jadi Rookie Terbaik Makin Terbuka

Posisi Veda Ega Pratama di klasemen Moto3 2026 tetap aman di lima besar setelah balapan Catalunya berakhir dengan hasil yang lebih baik dari start-nya. Rider asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu finis kedelapan meski harus memulai race dari grid ke-20.

Hasil tersebut penting karena Veda sempat kesulitan sejak sesi kualifikasi. Namun, performanya di balapan menunjukkan kemajuan besar dan membuatnya tetap menjaga kans sebagai rookie terbaik di Moto3 2026.

Bangkit dari start sulit

Veda langsung memperbaiki situasi sejak lampu start padam. Ia melesat ke posisi 12 pada lap pertama dan terus menjaga ritme agar tidak tertinggal terlalu jauh dari rombongan depan.

Pergerakannya bahkan sempat membawanya naik ke posisi 11 pada lap ketiga. Tidak berhenti di situ, Veda juga sempat menembus urutan kesembilan pada lap keenam sebelum kembali turun ke posisi 11 pada lap ke-11.

Di fase awal lomba itu, Veda menunjukkan konsistensi lap time yang cukup stabil. Modal itu membuatnya tetap berada dalam persaingan poin meski memulai balapan dari posisi yang kurang ideal.

Keuntungan di lap akhir

Menjelang lap-lap penutup, situasi balapan berubah setelah rider Rivacold Snipers Team, Jesus Rios, terjatuh. Momen itu dimanfaatkan Veda untuk mengamankan posisi kedelapan hingga finis.

Tambahan delapan poin dari Catalunya membuat koleksi poin Veda naik menjadi 58. Raihan itu menempatkannya tetap di posisi kelima klasemen sementara Moto3 2026.

Posisi tersebut juga membuat Veda masih tercatat sebagai rookie dengan poin terbanyak sejauh ini. Status itu menjadi salah satu sorotan penting karena ia mampu bersaing di kelompok tengah klasemen dalam musim debutnya.

Klasemen sementara usai seri Catalunya

Di puncak klasemen, Maximo Quiles memimpin dengan 140 poin. Di bawahnya ada Adrian Fernandez dengan 76 poin dan Alvaro Cape dengan 73 poin.

Marco Morelli juga mengumpulkan 58 poin, sama seperti Veda, tetapi keduanya berada di depan Valentin Perrone yang mengoleksi 56 poin. Setelah itu, David Alamansa menempati posisi ketujuh dengan 52 poin.

Urutan berikutnya ditempati Guido Pini dengan 46 poin, Brian Uriarte dengan 42 poin, dan David Munoz dengan 38 poin. Di belakang mereka ada Hakim Danish dengan 27 poin, Adrian Curces 26 poin, Matteo Bertelle 25 poin, Joel Esteban 24 poin, Casey O’Gorman 22 poin, serta Rico Salmela 21 poin.

Bagian bawah daftar dihuni Eddie O’Shea dengan 19 poin, Scott Ogden 10 poin, Jesus Rios 8 poin, dan Joel Kelso 8 poin. Ryusei Yamanaka berada di posisi ke-21 dengan 7 poin, disusul Leo Rammerstorfer dan Marcos Uriarte yang sama-sama mengoleksi 2 poin.

Exit mobile version