Nio Tetap Laba Dua Kuartal Beruntun, Pendapatan Melonjak 112% Berkat ES8 Premium

Author: Qoo Media

Nio kembali menunjukkan tren profitabilitas pada kuartal pertama 2026, ditopang lonjakan pendapatan dan bauran produk yang jauh lebih menguntungkan. Perusahaan mencatat adjusted operating profit sebesar 66,8 juta yuan atau sekitar $9,7 juta, menandai kuartal non-GAAP profit kedua secara beruntun.

Pencapaian itu kontras dengan periode yang sama setahun sebelumnya, ketika Nio membukukan adjusted operating loss sebesar 5,95 miliar yuan. Di saat yang sama, total pendapatan kuartal pertama melonjak 112,2% year-on-year menjadi 25,53 miliar yuan.

ES8 menjadi penggerak utama

Dorongan terbesar datang dari permintaan kuat terhadap ES8 generasi ketiga. SUV listrik berukuran besar dan bermargin tinggi itu menyumbang 45.185 pengiriman pada kuartal pertama, atau 54,14% dari total pengiriman Nio.

Harga awal ES8 berada di 406.800 yuan, menjadikannya salah satu model termahal di antara pabrikan lokal. Kombinasi volume yang kuat dan harga yang tinggi membuat komposisi penjualan Nio menjadi lebih menguntungkan.

Perubahan bauran produk itu mendorong margin kendaraan kuartal pertama naik menjadi 18,8%. Angka tersebut naik tajam dari 10,2% pada periode yang sama tahun lalu.

Pengiriman naik, biaya juga ditekan

Nio mengirimkan 83.465 kendaraan pada kuartal pertama, tumbuh sekitar 98,3% dari tahun sebelumnya. Hasil itu juga melampaui batas atas panduan sebelumnya yang berada di kisaran 80.000 hingga 83.000 unit.

Selain penjualan, efisiensi biaya ikut membantu profitabilitas. Beban riset dan pengembangan yang disesuaikan, tidak termasuk kompensasi berbasis saham, turun 41,4% menjadi 1,7082 miliar yuan.

Meski masih mencatat rugi bersih GAAP sebesar 332 juta yuan, hasil itu jauh membaik dari rugi 6,75 miliar yuan pada kuartal pertama 2025. Nio juga sempat membukukan laba bersih 283 juta yuan pada kuartal keempat 2025.

Panduan kuartal kedua lebih agresif

Untuk kuartal kedua, Nio memandu pengiriman kendaraan di kisaran 110.000 hingga 115.000 unit. Proyeksi itu mencerminkan pertumbuhan sekitar 52,7% hingga 59,6% secara tahunan.

Perusahaan juga memperkirakan pendapatan kuartal kedua berada di rentang 32,78 miliar yuan hingga 34,44 miliar yuan. Dari panduan itu, Nio mengindikasikan pengiriman gabungan pada Mei dan Juni berada di kisaran 80.644 hingga 85.644 unit.

Pada April, Nio mengirimkan 29.356 kendaraan dan menghadapi tekanan penjualan secara berurutan. Namun manajemen menilai peluncuran model baru akan membantu pemulihan yang lebih stabil.

Model baru jadi fokus lanjutan

Nio sedang memusatkan sumber daya untuk memastikan peluncuran kendaraan strategis berjalan mulus. Produk baru itu mencakup SUV lima penumpang Onvo L80 yang baru diluncurkan pekan lalu dan SUV flagship baru Nio ES9 yang dijadwalkan meluncur pada 27 Mei.

Di sisi neraca, posisi aset lancar bersih Nio juga sudah berbalik positif. Per 31 Maret, kas dan setara kas bersama saldo dana lainnya mencapai 48,2 miliar yuan.

Pasar merespons laporan itu secara positif. Saham Nio naik 5,55% dalam perdagangan pra-pasar setelah rilis kinerja keuangan, sementara investor menunggu penegasan ulang target profitabilitas penuh tahun ini dan arah permintaan pada bulan-bulan berikutnya.

Source: cnevpost.com
Terbaru