BYD Yuan Plus Generasi Ketiga Meluncur, Senjata Baru Untuk Menahan Serbuan Rival EV Kompak

BYD resmi meluncurkan Yuan Plus generasi ketiga untuk mempertahankan pangsa pasar di segmen SUV listrik kompak yang kian padat di China. Model ini hadir sebagai pembaruan dari salah satu kendaraan terlaris BYD, sekaligus membawa platform pengisian cepat terbaru.

Harga awalnya dipatok 119.900 yuan atau sekitar $17.630, sedikit lebih tinggi dari pendahulunya. Kenaikan ini tergolong jarang di pasar mobil listrik China yang persaingannya sangat ketat dan sensitif terhadap harga.

Empat varian, dimensi membesar

BYD menawarkan empat varian Yuan Plus generasi ketiga dengan harga 119.900 yuan, 129.900 yuan, 142.900 yuan, dan 149.900 yuan. Di pasar luar negeri, model ini lebih dikenal sebagai Atto 3 dan menjadi bagian penting dari strategi ekspansi global BYD.

Dimensinya juga membesar cukup signifikan dibanding model sebelumnya. SUV listrik ini memiliki panjang 4.665 mm, lebar 1.895 mm, tinggi 1.675 mm, dan jarak sumbu roda 2.770 mm.

Platform baru dan pengisian super cepat

Model terbaru ini dibangun di atas e-Platform 3.0 Evo dan memakai penggerak roda belakang. BYD juga menyematkan baterai Blade generasi kedua sebagai perlengkapan standar.

Salah satu sorotan utamanya adalah teknologi flash charging terbaru dari BYD. Dengan sistem ini, daya baterai dapat dinaikkan dari 10% ke 70% dalam waktu sekitar lima menit.

Pembeli bisa memilih baterai 57,5 kWh atau 68,5 kWh. Opsi itu masing-masing diklaim memberi jarak tempuh listrik murni 540 kilometer dan 630 kilometer.

Opsi tenaga dan fitur bantuan berkendara

BYD menyediakan dua pilihan motor listrik belakang tunggal untuk SUV ini. Tenaganya masing-masing mencapai 200 kilowatt atau 268 hp, serta 240 kW.

Untuk fitur bantuan berkendara, BYD menawarkan sistem God’s Eye B dengan LiDAR pada semua varian kecuali model termurah. Paket tambahan itu dibanderol 12.000 yuan dan mencakup 30 unit persepsi, high-speed navigation assist, serta automated parking.

Menjawab persaingan yang makin ketat

Pasar SUV listrik kompak di China kini disebut sudah menjadi “red ocean”. Yuan Plus harus berhadapan langsung dengan rival seperti Geely Galaxy E5, sehingga BYD menambah nilai produk lewat jarak sumbu roda yang lebih panjang dan sistem DiSus-C intelligent damping body control.

Langkah ini menunjukkan strategi BYD untuk menjaga daya saing di segmen yang sangat kompetitif. Dengan kombinasi harga, teknologi pengisian cepat, dan pembaruan ukuran serta fitur, Yuan Plus generasi ketiga diposisikan sebagai senjata penting BYD untuk mempertahankan posisi di pasar domestik sekaligus mendukung ambisi globalnya.

Source: cnevpost.com
Exit mobile version