Bagi banyak pria, motor touring bukan sekadar alat transportasi untuk perjalanan jauh. Pilihan motor yang tepat menentukan kenyamanan, rasa aman, dan daya tahan tubuh saat melintasi rute panjang dari dalam kota hingga jalur pegunungan.
Karena itu, daftar motor terbaik untuk touring selalu menarik perhatian. Fokus utamanya bukan hanya tenaga, tetapi juga posisi duduk, efisiensi bahan bakar, kapasitas angkut, dan kemampuan menghadapi kondisi jalan yang beragam.
Di kelas yang lebih praktis, skuter justru punya tempat kuat di kalangan rider jarak jauh. Yamaha NMAX dan Honda ADV160 menjadi contoh motor yang menawarkan kenyamanan harian sekaligus kemampuan touring tanpa banyak kompromi.
Yamaha NMAX dikenal karena jok empuk dan posisi kaki yang nyaman untuk perjalanan lama. Bagasi luas juga memudahkan membawa perlengkapan, sementara ABS dan traction control pada varian tertentu menambah rasa aman saat perjalanan jauh.
Honda ADV160 menggabungkan tampilan adventure dengan kenyamanan skuter. Ground clearance yang tinggi membuat motor ini lebih percaya diri saat melintasi jalan rusak ringan atau polisi tidur tinggi, ditambah bagasi luas dan karakter hemat bahan bakar.
Bagi pengendara yang ingin motor serbaguna, Honda CB150X masuk dalam daftar yang layak diperhitungkan. Motor ini cocok untuk touring ringan hingga menengah berkat posisi berkendara tegak dan desain adventure yang mendukung kenyamanan.
CB150X juga dinilai cukup irit untuk perjalanan antar kota. Suspensi depan upside down membantu menjaga stabilitas saat motor melewati jalan bergelombang dan rute pegunungan.
Untuk penggemar touring bernuansa petualangan, pilihan mengerucut pada motor adventure dan dual purpose. Kawasaki Versys-X 250, Suzuki V-Strom 250 SX, dan Honda CRF250 Rally menonjol karena karakter tangguh di luar aspal mulus.
Kawasaki Versys-X 250 sering dipilih komunitas touring karena ergonominya nyaman dipakai berjam-jam. Motor ini juga punya mesin yang cukup kuat, tangki besar, stabil di kecepatan tinggi, dan tetap relevan untuk aspal maupun semi off-road.
Suzuki V-Strom 250 SX menawarkan desain gagah dengan karakter adventure yang jelas. Suspensinya dinilai nyaman untuk jalan rusak ringan, sementara posisi duduk mendukung perjalanan panjang dan cocok bagi rider yang senang mengeksplorasi jalur baru.
Honda CRF250 Rally menjadi opsi bagi rider yang tidak berhenti di jalan raya. Suspensi panjang dan karakter tangguh membuat motor ini ideal untuk adventure touring, jalur pegunungan, dan perjalanan menuju area alam terbuka.
Di sisi lain, ada pengendara yang lebih menyukai touring cepat dengan rasa sporty. Untuk kebutuhan itu, Yamaha MT-25 hadir dengan tenaga besar dan karakter mesin responsif untuk jalur luar kota.
Keunggulan utama MT-25 terletak pada akselerasi kuat, desain maskulin, dan kestabilan saat perjalanan jauh. Namun, penggunaan windshield tambahan tetap disarankan agar hempasan angin tidak terlalu terasa ketika menempuh rute panjang.
Bagi pencinta touring santai yang lebih menekankan pengalaman berkendara, Royal Enfield Himalayan menawarkan karakter berbeda. Motor ini dikenal punya torsi besar, posisi duduk rileks, dan kenyamanan untuk perjalanan sangat jauh.
Nuansa klasik adventure pada Himalayan memberi pengalaman yang lebih emosional di jalan. Motor ini cocok bagi rider yang menikmati lanskap dan ritme perjalanan, bukan semata mengejar kecepatan.
Pilihan lain yang menarik datang dari Benelli TRK 251 dan BMW G 310 GS. Keduanya menyasar pengendara yang ingin kenyamanan touring dengan tampilan dan kualitas yang menonjol.
Benelli TRK 251 menawarkan tampilan moge touring dengan harga yang disebut relatif terjangkau. Windshield besar, posisi riding ergonomis, dan desain premium membuatnya cocok untuk touring komunitas maupun perjalanan antar provinsi.
BMW G 310 GS menonjol lewat ergonomi nyaman, handling ringan, dan teknologi modern. Suspensi yang nyaman serta build quality premium membuat motor ini menarik untuk pengendara yang membidik pengalaman touring dengan rasa lebih mewah.
Perbedaan karakter di antara 10 motor ini menunjukkan bahwa kebutuhan touring tidak selalu sama. Ada yang lebih cocok dengan skuter nyaman untuk perjalanan santai, ada pula yang membutuhkan motor adventure untuk rute campuran dan medan berat.
Sejumlah faktor tetap penting sebelum menentukan pilihan. Posisi riding yang nyaman membantu mengurangi pegal, terutama ketika perjalanan berlangsung berjam-jam tanpa banyak jeda.
Kapasitas tangki juga layak diperhatikan karena memengaruhi frekuensi berhenti saat perjalanan. Untuk rute panjang antarkota atau daerah dengan SPBU yang tidak terlalu rapat, tangki besar memberi keuntungan nyata.
Karakter jalan harus menjadi pertimbangan utama berikutnya. Jika rute lebih sering melewati jalan rusak, pegunungan, atau jalur semi off-road, motor adventure dan dual purpose akan lebih sesuai dibanding model yang berorientasi aspal halus.
Aspek lain yang tidak kalah penting adalah ketersediaan bengkel dan jaringan servis. Untuk touring lintas kota, motor dengan dukungan perawatan yang luas biasanya memberi rasa tenang lebih besar selama perjalanan.
Pada akhirnya, motor touring terbaik adalah motor yang paling sesuai dengan gaya perjalanan pengendaranya. Ada yang mencari kepraktisan, ada yang mengejar tenaga, dan ada pula yang mengutamakan ketangguhan untuk menjelajah rute yang belum banyak dilalui.







