Omoda C9 Facelift Makin Serius, Tenaga 355 HP dan Fast Charging 17 Menit

Chery Omoda C9 facelift langsung menarik perhatian karena fokus pembaruannya tidak hanya pada tampilan, tetapi juga pada performa hybrid dan efisiensi pengisian daya. SUV medium ini hadir dengan tenaga hingga 355 hp, fast charging yang diklaim hanya butuh sekitar 17 menit, serta peningkatan pada struktur sasis dan keselamatan.

Model ini resmi meluncur di China untuk model tahun 2027 dan memakai nama Exeed Yaoguang di pasar domestik. Perubahan eksterior memang tidak dibuat ekstrem, tetapi Chery menyebut mobil ini kini punya aerodinamika lebih baik dengan koefisien drag 0,307 Cd.

Pilihan mesin tetap jadi daya tarik utama

Omoda C9 facelift masih ditawarkan dalam dua opsi, yakni mesin bensin turbo dan plug-in hybrid atau PHEV. Varian bensin memakai mesin 2.0L turbo 4-silinder dengan tenaga 257 hp dan transmisi otomatis 7-percepatan dual-clutch.

Di atas kertas, varian PHEV menjadi versi paling menarik karena menggabungkan mesin 1.5L turbo dengan motor listrik depan. Kombinasi itu menghasilkan tenaga total 355 hp, angka yang tergolong besar untuk kelas SUV medium.

Chery juga membekali varian hybrid ini dengan baterai LFP 19,5 kWh terbaru. Pabrikan mengklaim jarak tempuh listrik murninya bisa mencapai 120 km berdasarkan standar CLTC.

Fast charging dan efisiensi jadi sorotan

Selain tenaga, waktu pengisian daya menjadi salah satu poin penting pada model ini. Pengisian cepat DC fast charging dari 30 persen ke 80 persen disebut hanya memerlukan sekitar 17 menit.

Klaim tersebut membuat Omoda C9 facelift tampil lebih relevan untuk pengguna yang menginginkan SUV hybrid dengan kombinasi performa dan kepraktisan. Peningkatan jarak EV dari sekitar 100 km CLTC pada model lama ke 120 km CLTC juga memperlihatkan arah pengembangan yang lebih efisien.

Night Edition hadir untuk model bensin

Chery juga menyiapkan varian Night Edition khusus untuk model bensin. Varian ini mendapat velg hitam, kaliper rem merah, dan beberapa aksen sporty pada bagian eksterior.

Sentuhan tersebut mempertegas bahwa penyegaran Omoda C9 tidak hanya berfokus pada teknologi penggerak. Pabrikan juga tetap memberi ruang bagi konsumen yang menginginkan tampilan lebih agresif dan berbeda dari versi standar.

Kabin dan sasis ikut mendapat revisi

Masuk ke dalam kabin, Chery mengklaim kualitas udara kini lebih baik dan minim bau kimia yang biasanya muncul pada mobil baru. Kabin SUV ini disebut dibuat dengan standar rendah formaldehida, benzena, dan alergen.

Perubahan lain yang tidak kalah penting ada pada struktur bodi. Lebih dari 85 persen sasis mobil diklaim menggunakan baja berkekuatan tinggi, sementara bagian atapnya disebut mampu menahan beban hingga 10 ton.

Klaim itu ditujukan untuk meningkatkan perlindungan saat rollover maupun benturan berat. Dengan begitu, facelift ini tidak hanya mengejar efisiensi dan tenaga, tetapi juga membawa penguatan di aspek keselamatan struktural.

Harga di China dan peluang masuk Indonesia

Di pasar China, Omoda C9 facelift dipasarkan mulai 124.900 yuan hingga 139.900 yuan. Jika dikonversi sesuai data yang disebut, banderol awalnya berada di kisaran Rp300 jutaan.

Sampai saat ini belum ada informasi resmi mengenai peluang SUV hybrid ini masuk ke pasar Indonesia. Namun dengan kombinasi tenaga besar, fast charging cepat, dan pembaruan pada sasis serta kabin, Omoda C9 facelift jelas menjadi salah satu model yang paling menonjol di jajaran SUV medium Chery.

Source: moladin.com
Exit mobile version