Xiaomi resmi meluncurkan YU7 GT sebagai SUV performa tinggi terbaru yang langsung mencuri perhatian lewat tenaga besar dan harga premium. Model ini dipasarkan mulai 389.900 yuan atau sekitar Rp1 miliar, menempatkannya di kelas yang jelas menyasar konsumen yang mencari performa tinggi dalam format SUV.
Selain harga dasar, Xiaomi juga menawarkan paket tambahan “GT Sports Kit” seharga 34.000 yuan. Namun selama periode promosi, paket tersebut dibuka dengan harga 14.000 yuan, sedangkan versi paling lengkap “Big Full Pack” dipatok 429.900 yuan.
Performa jadi fokus utama
Nama GT pada mobil ini merujuk pada Gran Turismo, istilah Italia yang identik dengan perjalanan jauh. Penamaan itu mempertegas karakter YU7 GT sebagai SUV berperforma tinggi yang tetap dirancang untuk kebutuhan jarak jauh.
Di balik kapnya, Xiaomi menanamkan motor listrik V8s EVO racikan sendiri yang mampu berputar hingga 28.000 rpm. Motor ini memakai modul daya silikon karbida atau SiC hasil pengembangan internal yang diklaim menaikkan output tenaga 5,9 persen.
Efisiensi motor tersebut disebut mencapai 98,38 persen berkat penggunaan lembaran baja silikon ultra-tipis 0,15 mm pada bagian stator dan rotor. Hasil akhirnya, YU7 GT sanggup menghasilkan tenaga puncak 738 kW atau setara 990 hp.
Dengan tenaga sebesar itu, SUV listrik ini diklaim mampu melaju dari 0-100 km/jam dalam 2,92 detik. Kecepatan maksimumnya mencapai 300 km/jam.
Baterai besar dan jarak tempuh jauh
YU7 GT membawa baterai lithium ternary berkapasitas 101,7 kWh. Paket ini dipadukan dengan platform tegangan tinggi SiC 897V yang menjadi basis sistem kelistrikan mobil.
Xiaomi mengklaim pengisian daya selama 15 menit cukup untuk menambah jarak tempuh hingga 570 km. Dalam pengujian standar CLTC, total jarak tempuh mobil ini tercatat mencapai 705 km.
Sasis dan pengereman dibuat serius
Untuk mendukung karakter performa tinggi, Xiaomi membekali YU7 GT dengan Jiaolong Chassis Master Edition. Sistem ini sudah diuji dan disempurnakan di Nürburgring.
Paket tersebut mencakup peredam CDC katup ganda dengan pengaturan redaman dua arah, suspensi udara ruang ganda tertutup, serta eLSD atau electronic limited-slip differential. Sistem eLSD mampu mendistribusikan tenaga ke roda belakang dalam hitungan milidetik.
Di sektor pengereman, mobil ini menggunakan cakram karbon-keramik berukuran besar dan kaliper performa tinggi dari Akebono. Konfigurasinya memakai enam piston di depan dan empat piston di belakang.
Xiaomi menyebut mobil ini mampu berhenti dari 100 km/jam ke posisi diam dalam jarak 32,9 meter. Performa pengereman itu juga diklaim tetap stabil saat dilakukan berulang dari 180 km/jam hingga berhenti sebanyak sepuluh kali berturut-turut.
Sentuhan eksterior dan interior premium
YU7 GT hadir dalam lima pilihan warna yang dibagi ke dalam empat tema. Pilihannya meliputi “Crimson Red” untuk seri Sports, “Volcanic Grey” untuk seri Luxury, “Obsidian Black” dan “Pearl White” untuk seri Classic, serta “Titanium” untuk seri Fashion.
Xiaomi juga memakai material serat karbon secara luas pada eksterior dan interior. Salah satu detail yang paling menonjol adalah emblem serat karbon berlapis emas 24 karat.
Di dalam kabin, YU7 GT dibalut material Alcantara seluas 2,3 meter persegi. Fitur standarnya mencakup fungsi pijat untuk empat kursi, kanopi pintar dengan perlindungan cahaya hingga 99,85 persen, dan kabin ultra-senyap.
Ketenangan kabin ditopang kaca akustik PVB multi-lapisan pada kaca depan, pintu, dan kanopi. Xiaomi juga menyebut ada lebih dari 30 peningkatan pada sistem peredam suara untuk mendukung kenyamanan di dalam mobil.
Source: voi.id