Geely EX2 Facelift Meluncur 28 Mei, Jarak Tempuh 460 Km Bikin Rival Waspada

Geely EX2 facelift langsung mencuri perhatian karena membawa peningkatan yang paling dicari pembeli mobil listrik harian: jarak tempuh yang kini tembus 460 km. Model ini juga dijadwalkan meluncur pada 28 Mei di pasar China, menandai penyegaran penting bagi salah satu hatchback listrik terlaris di Negeri Tirai Bambu.

Pembaruan pada EX2 tidak besar, tetapi cukup untuk membuatnya terasa lebih relevan di tengah persaingan mobil listrik kompak yang makin ketat. Geely tetap mempertahankan karakter hatchback mungil yang menjadi daya tarik utama sejak model ini pertama kali meluncur pada 2024.

Penyegaran Eksterior dan Identitas Baru

Secara visual, Geely EX2 facelift mendapat beberapa sentuhan baru yang membuat tampilannya lebih segar. Perubahan itu mencakup logo Galaxy terbaru, pilihan desain Aero Hubcap baru, serta pembaruan pada paket baterai.

Langkah lain yang tak kalah penting adalah perpindahan model ini dari sub-brand Geome ke keluarga Galaxy. Pergeseran identitas tersebut memberi posisi baru bagi EX2 di lini produk Geely, tanpa mengubah karakter dasarnya sebagai mobil listrik kompak untuk kebutuhan perkotaan.

Baterai Lebih Besar, Jarak Tempuh Naik

Peningkatan terbesar ada di sektor baterai. Geely EX2 facelift kini menggunakan baterai LFP dengan dua opsi kapasitas, yaitu 35 kWh dan 47 kWh.

Berikut rincian jarak tempuhnya:

Kapasitas BateraiJarak Tempuh CLTC
35 kWh360 km
47 kWh460 km

Bagi pengguna yang mengandalkan mobil listrik untuk aktivitas harian, angka 460 km tentu memberi ruang lebih lega. Dengan daya jelajah seperti itu, EX2 facelift punya nilai jual yang kuat di segmen hatchback listrik kompak.

Fast Charging Tetap Jadi Andalan

Geely juga mempertahankan fitur pengisian daya cepat sebagai salah satu keunggulan EX2. Pada model sebelumnya, baterai diklaim bisa terisi dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 21 menit.

Spesifikasi resmi untuk versi facelift belum diumumkan secara rinci, tetapi ada potensi peningkatan pada performa pengisian daya cepat. Hal ini penting karena pasar kendaraan listrik China bergerak sangat cepat dan konsumen makin menaruh perhatian pada efisiensi waktu isi ulang.

Performa dan Penggerak Roda Belakang

Untuk tenaga, varian baterai lebih kecil diperkirakan memakai motor listrik 58 kW atau sekitar 78 hp. Sementara itu, versi baterai terbesar mengandalkan 85 kW atau sekitar 114 hp.

Seluruh varian tetap memakai sistem Rear Wheel Drive atau penggerak roda belakang. Konfigurasi ini masih terbilang jarang pada mobil listrik kompak dengan harga terjangkau, sehingga menjadi pembeda yang menarik di kelasnya.

Dimensi Kompak untuk Mobil Perkotaan

Geely EX2 memang dirancang sebagai hatchback listrik yang cocok untuk lalu lintas kota. Mobil ini memiliki panjang 4.135 mm, lebar 1.805 mm, tinggi 1.570 mm, dan wheelbase 2.650 mm.

Ukuran tersebut membuat kabinnya tetap terasa lapang tanpa mengorbankan kelincahan saat bermanuver di jalan padat. Karakter seperti ini biasanya menjadi alasan utama konsumen memilih hatchback listrik untuk penggunaan sehari-hari.

Penjualan yang Sudah Terbukti Kuat

Popularitas EX2 di China juga sudah terbukti di angka penjualan. Sepanjang 2025, mobil ini menjadi kendaraan terlaris di China dengan distribusi mencapai 465.775 unit.

Capaian itu menunjukkan pasar domestik makin menerima mobil listrik kompak yang terjangkau namun tetap modern. Di China, Geely EX2 saat ini dipasarkan dengan harga 68.800 hingga 87.800 yuan, atau sekitar Rp255 juta sampai Rp285 jutaan di Indonesia.

Dengan basis penjualan yang kuat, pembaruan desain, dan jarak tempuh yang semakin jauh, Geely EX2 facelift punya bekal penting untuk mempertahankan posisinya di segmen mobil listrik kompak. Jika suatu saat masuk ke pasar Indonesia, model ini berpeluang menjadi lawan serius bagi mobil listrik kecil yang sudah lebih dulu hadir.

Source: moladin.com
Terkait