Xiaomi Mulai Kirim YU7 Standard Edition, Langsung Bidik Tesla Model Y

Xiaomi mulai mengirimkan YU7 standard edition, varian dasar yang diposisikan untuk menekan Tesla Model Y di pasar China. Model ini dibanderol mulai 233.500 yuan, atau sekitar $34.410, dan menjadi senjata baru Xiaomi EV di segmen SUV listrik kelas atas yang makin ketat.

Langkah ini penting karena Xiaomi tidak hanya menambah pilihan yang lebih murah, tetapi juga memperjelas strategi harga dan jarak tempuh yang langsung menyasar salah satu rival terkuatnya. Di pasar China, Tesla Model Y saat ini dibuka dari 263.500 yuan, sehingga YU7 standard edition hadir dengan selisih harga yang cukup jelas.

Varian dasar yang sempat dibatalkan

Xiaomi mengumumkan dimulainya pengiriman YU7 standard edition pada hari Selasa. Varian ini sebenarnya sudah direncanakan tiga tahun lalu, tetapi dibatalkan menjelang peluncuran SUV tersebut.

Lei Jun, founder, chairman, dan CEO Xiaomi, mengakui pada acara peluncuran pekan lalu bahwa pembatalan varian ini tahun lalu adalah kesalahan. Ia juga mengatakan versi yang dihidupkan kembali itu memang sudah direncanakan sejak tiga tahun lalu, tetapi sempat dicoret pada menit terakhir sebelum masuk pasar.

Xiaomi EV menyebut YU7 standard edition tetap membawa bahasa desain keluarga seri SUV Xiaomi. Model ini juga diklaim memiliki konfigurasi yang kuat, jarak tempuh panjang, dan kemampuan pengisian cepat.

Spesifikasi yang langsung menekan Model Y

YU7 standard edition memakai baterai lithium iron phosphate 73,0 kWh. Jarak tempuh listrik murninya mencapai 643 kilometer berdasarkan siklus uji CLTC, dan pengisian dari 10 persen ke 80 persen hanya butuh 20 menit.

Mobil ini menggunakan motor Xiaomi V6s Plus dengan layout single-motor di belakang. Akselerasi 0-100 km/jam diklaim selesai dalam 5,9 detik.

Sebagai perbandingan, Tesla Model Y varian penggerak roda belakang di China memakai baterai 62,5 kWh. Jarak tempuh CLTC-nya 593 kilometer, sehingga YU7 standard edition unggul baik di harga maupun daya jelajah.

Perlengkapan standar yang cukup tinggi

Xiaomi juga menempatkan perangkat kelas atas sebagai standar di seluruh lini varian ini. Daftarnya mencakup LiDAR, radar 4D milimeter-wave, dan chip Nvidia Thor dengan daya komputasi 700 TOPS.

Kombinasi itu menegaskan bahwa varian dasar YU7 bukan sekadar versi hemat. Xiaomi tetap membawa paket teknologi yang besar untuk menjaga daya saing di segmen SUV listrik premium.

Dorongan penjualan dan insentif awal

Xiaomi menyebut laju pengiriman YU7 saat ini sangat cepat. Pembeli unit yang sudah tersedia di stok bahkan bisa menerima mobil mereka dalam waktu sesingkat dua jam, menurut Xiaomi EV.

Untuk pemesan YU7 standard edition sebelum 30 Juni 2026, Xiaomi menawarkan pinjaman berbunga rendah selama lima tahun. Ada juga akses seumur hidup gratis ke sistem HAD, singkatan dari Hyper Autonomous Driving.

Jejak awal YU7 di pasar

YU7 pertama kali meluncur pada Juni tahun lalu dan cepat mendapat pengakuan pasar. Hingga 30 April 2026, total pengirimannya sudah mencapai 232.000 unit dalam 10 bulan sejak peluncuran.

Pada April tahun ini, Xiaomi mengirimkan 36.702 kendaraan. Dari jumlah itu, YU7 menyumbang 9.876 unit, dan penurunannya terutama karena pengiriman sedan listrik SU7 generasi berikutnya baru dimulai.

Kehadiran YU7 standard edition kini memberi Xiaomi cara baru untuk menjaga momentum itu. Dengan harga lebih rendah, jarak tempuh lebih panjang, dan paket teknologi yang tetap tinggi, model ini tampak diarahkan untuk memperlebar tekanan Xiaomi terhadap Model Y di pasar China.

Source: cnevpost.com
Terkait