Dek Lantai Tengah Veloz Hybrid EV Dirombak Total, Baterai Lithium-Ion Dibentengi dari Benturan dan Panas

Author: Qoo Media

Toyota melakukan rekayasa besar pada dek lantai tengah Veloz Hybrid EV untuk melindungi baterai lithium-ion tanpa mengorbankan ruang kabin. Langkah ini menjadi sorotan karena integrasi sistem elektrifikasi pada bodi monokok berbasis MPV dikenal rumit, terutama saat harus menjaga kelapangan interior.

Fokus utamanya ada di area lantai tengah, tepat di bawah kursi pengemudi dan penumpang depan. Bagian ini didesain ulang total menjadi kompartemen khusus yang berfungsi sebagai ruang pelindung baterai, bukan lagi sekadar lantai datar seperti pada mobil konvensional.

Dek lantai tengah jadi benteng utama

Pada Veloz Hybrid EV, arsitektur bodi dalam di area tersebut dibuat jauh lebih kompleks. Dek lantai tengah dirancang melandai dan membentuk ceruk khusus untuk menempatkan paket baterai secara aman di dalam struktur kendaraan.

Toyota tidak memakai plat besi tipis biasa untuk bagian ini. Pabrikan meningkatkan spesifikasinya dengan menggunakan pressed steel berkekuatan tinggi yang memiliki tingkat kekakuan lebih baik.

Material itu kemudian dipadukan dengan penguatan tambahan pada struktur lantai. Hasilnya, kompartemen baterai tidak hanya tersedia secara ruang, tetapi juga memiliki perlindungan mekanis yang dirancang menyatu dengan bodi kendaraan.

Penguatan pertama hadir dalam bentuk floor reinforcements atau tulang rusuk pengaku. Lajur-lajur baja melintang ini bertugas mencegah plat lantai melengkung atau melesak ketika menerima beban maupun tekanan dari luar.

Penguatan kedua berupa crossmember lantai tambahan. Komponen ini mengunci kompartemen baterai langsung ke struktur sasis utama DNGA agar posisi dan integritas ruang baterai tetap terjaga.

Melindungi baterai 0,74 kWh dari benturan

Perombakan lantai tengah ini ditujukan untuk melindungi baterai lithium-ion berkapasitas 0,74 kWh. Komponen tersebut menjadi bagian penting dalam sistem hybrid, tetapi juga sensitif terhadap benturan fisik ekstrem.

Struktur cekungan lantai berfungsi sebagai rumah pelindung utama. Desain ini memakai high-tensile pressed steel untuk mengisolasi baterai dari ruang luar sekaligus menjaga area penyimpanan tetap kokoh.

Di dalamnya terdapat kisi pelindung internal berbentuk kerangka baja lateral. Fungsinya adalah menahan energi benturan samping agar baterai tidak terhimpit atau mengalami kebocoran.

Saat bodi samping mobil menerima hantaman keras, kisi-kisi baja internal itu dirancang mengalihkan arah gaya benturan. Energi benturan diarahkan ke sekeliling tangki bensin 43 liter dan ke sasis bawah sehingga ruang baterai tetap utuh sebagai zero deformation zone.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa perlindungan baterai pada Veloz Hybrid EV tidak hanya mengandalkan penempatan lokasi. Toyota juga membangun sistem pertahanan berlapis pada lantai agar risiko kerusakan akibat benturan dapat ditekan.

Tantangan panas dari kolong mobil

Selain benturan, panas berlebih juga menjadi musuh utama baterai lithium-ion. Daya tahan baterai sangat dipengaruhi suhu kerja, sehingga pengendalian panas di area bawah kabin menjadi faktor penting.

Pada mobil ini, sumber panas datang dari sistem knalpot yang mengalirkan sisa pembakaran mesin bensin 1.5L. Radiasi panas dari komponen tersebut berpotensi merambat ke arah lantai kendaraan.

Untuk mengatasi masalah itu, Toyota memasang lapisan isolator panas khusus atau thermal shield. Komponen ini ditempatkan di antara plat lantai luar dan karpet dasar bodi dalam.

Lapisan tersebut berfungsi meredam rambatan panas dari kolong mobil agar tidak naik ke area baterai. Dengan begitu, suhu di ruang lantai tengah bisa tetap lebih terkendali saat kendaraan digunakan.

Manajemen termal ini berperan langsung pada keawetan masa pakai baterai. Suhu kerja yang lebih stabil juga mendukung efisiensi sistem hybrid agar tetap konsisten.

Toyota menyebut pengaturan temperatur tersebut membantu baterai Veloz Hybrid bekerja pada suhu operasional optimal. Dampaknya ikut berkaitan dengan efisiensi bensin yang diklaim berada di kisaran 28-29 km/liter.

Menjawab tantangan khas MPV hybrid

Mengintegrasikan sistem elektrifikasi ke dalam MPV berbodi monokok memang menuntut kompromi desain yang cermat. Konsumen segmen ini menempatkan kelapangan kabin sebagai kebutuhan utama, sehingga ruang baterai tidak bisa hadir dengan mengorbankan fungsi interior.

Karena itu, rekayasa floor pan pada Veloz Hybrid EV menjadi bagian krusial dari keseluruhan paket kendaraan. Solusi yang dipilih bukan memindahkan masalah ke area lain, melainkan membentuk ruang baru yang lebih kuat di lantai tengah.

Hasilnya adalah kompartemen baterai yang menyatu dengan struktur bodi, dilindungi material berkekuatan tinggi, pengaku tambahan, kisi internal, dan lapisan peredam panas. Paket ini menunjukkan bahwa perlindungan baterai pada Veloz Hybrid EV dibangun lewat kombinasi desain struktural dan manajemen termal yang saling melengkapi.

Terbaru