Honda Andalkan Loyalis, Prelude Hybrid Langsung Diserbu Pembeli Terlama

Honda memilih mengandalkan konsumen loyal untuk menjaga laju penjualan di tengah pasar yang belum sepenuhnya pulih. Strategi itu mengemuka setelah Honda Prelude generasi keenam mendapat sambutan positif, terutama dari pembeli yang sudah lama setia dengan merek tersebut.

Respons terhadap sport coupe berteknologi hybrid itu terbilang kuat. Sebanyak 287 unit sudah dipesan, sementara alokasi awal untuk Indonesia hanya 40 unit.

Permintaan yang lebih tinggi dari perkiraan membuat kuota Prelude ikut dinaikkan. Honda menambah alokasi menjadi 150 unit pada 2026 untuk mengakomodasi pembeli yang masih terus berdatangan.

Loyalis jadi penopang penting

Yusak Billy menyebut sekitar 70 persen pembeli Honda Prelude berasal dari kelompok loyalis. Ia juga menyoroti fakta bahwa 29 persen pembeli berada di atas usia 50 tahun, angka yang disebut mengejutkan karena menunjukkan basis konsumen yang luas.

Honda tidak menutup mata bahwa loyalis berperan besar dalam mendukung penjualan di dalam negeri. Karena itu, perusahaan menempatkan perlakuan terhadap pelanggan setia sebagai bagian dari strategi untuk menjaga posisi di pasar otomotif.

Strategi itu tidak hanya ditujukan untuk konsumen kelas menengah ke atas. Honda juga menerapkannya pada pengguna model yang lebih terjangkau, termasuk Brio, yang selama ini menjadi salah satu andalan merek tersebut.

Pasar masih menantang

Di saat yang sama, Honda masih menghadapi kondisi pasar yang belum sepenuhnya membaik. Situasi ekonomi dan geopolitik ikut menekan daya beli, sementara data Gaikindo menunjukkan penjualan retail Honda pada April 2026 turun menjadi 3.515 unit dari 4.080 unit pada Maret.

Tekanan tersebut membuat Honda tidak hanya bertumpu pada loyalitas merek. Perusahaan juga menyiapkan strategi tambahan agar pembelian mobil tetap terasa lebih mudah bagi konsumen.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah bekerja sama dengan perusahaan pembiayaan. Skema ini disebut membantu secara signifikan, terutama bagi first car buyer atau pembeli mobil pertama yang biasanya lebih sensitif terhadap skema cicilan dan kemudahan akses pembiayaan.

Portofolio model tetap lebar

Untuk menopang pasar, Honda tetap menawarkan lini produk di berbagai segmen. Pada kelas low cost green car, Brio Satya masih menjadi tulang punggung penjualan.

Di atasnya, Honda memiliki Brio RS, WR-V, serta sejumlah model hybrid seperti Step Wgn, Accord, dan HR-V. Honda juga menambah pilihan lewat Civic varian hybrid dan Prelude generasi keenam sebagai model terbarunya.

Prelude hybrid generasi keenam dipasarkan dengan harga Rp 974,9 jutaan on the road Jakarta. Dengan banderol tersebut, model ini diposisikan sebagai produk berteknologi hybrid yang tetap menyasar konsumen yang mencari nilai lebih dari sebuah Honda.

Kombinasi antara basis pelanggan setia, perluasan pilihan model, dan kemudahan pembiayaan menjadi kunci Honda menjaga penjualan di tengah pasar yang masih menantang. Di sisi lain, sambutan terhadap Prelude memperlihatkan bahwa loyalitas merek masih menjadi modal besar bagi Honda untuk tetap kompetitif.

Source: otomotif.katadata.co.id
Exit mobile version