Honda Jual Mobil Listrik Mungil yang Dibuat Serasa Hot Hatch, Harga Rp 380 Jutaan

Honda resmi memulai penjualan Super-ONE di Jepang, sebuah mobil listrik mungil yang langsung menarik perhatian karena memadukan efisiensi dan karakter berkendara yang dibuat lebih seru. Model kompak ini masuk ke segmen entry-level, tetapi Honda tidak hanya menonjolkan kepraktisan, melainkan juga sensasi berkendara yang jadi nilai jual utamanya.

Langkah Honda ini penting karena Super-ONE tidak hadir sebagai mobil listrik kecil biasa. Honda membawanya dengan pendekatan yang lebih emosional, lengkap dengan desain agresif dan paket fitur yang diarahkan untuk pengemudi yang masih ingin merasakan nuansa sporty di mobil listrik.

Basis kompak, sasis dibuat lebih stabil

Honda mengembangkan Super-ONE dengan basis platform N-Series khas Jepang, lalu memberi ubahan besar pada sektor sasis. Mobil ini memakai konstruksi khusus dengan dimensi yang lebih lebar dan posisi bodi yang lebih rendah untuk membantu stabilitas saat melaju.

Dari sisi tampilan, Super-ONE tampil seperti hot hatch modern. Fender besar, bodi lebar, dan desain aerodinamis menjadi ciri yang langsung membedakannya dari mobil listrik mungil lain di kelasnya.

Tenaga bisa berubah lewat mode Boost

Honda menyematkan lima mode berkendara pada Super-ONE, yaitu Econ, City, Normal, Sport, dan Boost. Dalam kondisi normal, motor listriknya menghasilkan 63 dk atau setara 47 kW dari baterai 29,6 kWh.

Saat mode Boost diaktifkan, tenaga mobil ini naik menjadi 93 dk atau 70 kW. Kombinasi mode berkendara itu membuat Super-ONE tidak hanya ditujukan untuk mobilitas harian, tetapi juga untuk pengalaman berkendara yang lebih dinamis.

Simulasi transmisi tujuh percepatan

Honda juga mencoba menghadirkan rasa mobil bensin ke dalam mobil listrik ini. Super-ONE dibekali simulasi transmisi tujuh percepatan dan Active Sound Control yang menghasilkan suara virtual menyerupai mesin konvensional.

Pengemudi bahkan bisa mengoperasikan perpindahan gigi virtual lewat paddle shift di balik setir. Pendekatan ini menjadi salah satu pembeda paling menonjol karena Honda tampak sengaja menjaga unsur kesenangan berkendara tetap hidup di era elektrifikasi.

Kabin sporty dengan fitur modern

Masuk ke interior, karakter sporty tetap dipertahankan lewat jok model bucket dengan desain khusus. Di dashboard, Honda memasang layar infotainment 9 inci dengan sistem Google built-in.

Untuk hiburan, Honda menambahkan audio premium Bose yang terdiri dari delapan speaker dan subwoofer 13,1 liter di bagasi. Paket ini membuat Super-ONE terasa lebih serius diposisikan sebagai mobil kecil dengan fokus pada pengalaman berkendara dan kenyamanan kabin.

Jarak tempuh dan pengisian daya

Soal jarak tempuh, Honda mengklaim Super-ONE mampu menempuh hingga 274 km berdasarkan standar WLTP dalam satu kali pengisian daya. Angka ini menempatkannya cukup kompetitif untuk kebutuhan harian dan penggunaan dalam kota.

Honda juga membekali mobil ini dengan fast charging yang memungkinkan baterai diisi dari 10 persen ke 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit. Selain itu, mode City mendukung fitur one-pedal driving, sehingga mobil bisa berhenti total hanya dengan melepas pedal akselerator.

Harga mulai Rp 380 jutaan

Di Jepang, Honda Super-ONE dijual mulai 3.390.200 yen atau sekitar Rp 382 jutaan. Harga tersebut menegaskan bahwa Honda menempatkan model ini sebagai mobil listrik kecil dengan nilai tambah pada karakter berkendara, fitur kabin, dan teknologi yang dibawanya.

Source: www.liputan6.com

Berita Terkait

Back to top button