Tol Jakarta-Tangerang Ditutup Bertahap Tengah Malam, Ini Jam-Jam yang Perlu Diwaspadai

Pengguna Tol Jakarta-Tangerang perlu mencermati jadwal pengaturan lalu lintas yang akan diberlakukan saat pekerjaan pemasangan rambu portal atau gantry. Pengaturan ini berlangsung di ruas arah Merak dengan skema penutupan lajur secara bertahap, termasuk penutupan sementara seluruh lajur pada waktu tertentu.

Jasamarga Metropolitan Tollroad menyatakan pekerjaan akan dilakukan pada 31 Mei pukul 23.00 WIB hingga 1 Juni pukul 02.00 WIB. Lokasinya berada di Km 23+950 sampai Km 24+450 pada ruas Tol Jakarta-Tangerang.

Poin yang paling perlu diperhatikan pengendara adalah adanya dua kali penutupan sementara seluruh lajur lalu lintas. Penutupan total itu dilakukan dengan durasi terbatas saat proses pengangkatan dan pemasangan bentang rambu portal berlangsung.

Penutupan sementara seluruh lajur pertama dijadwalkan pada pukul 00.40 WIB sampai 00.50 WIB. Tahap ini dilakukan untuk pemasangan tiang sisi median gantry.

Penutupan sementara seluruh lajur kedua dijadwalkan pada pukul 01.20 WIB sampai 01.30 WIB. Pada tahap ini, pekerjaan difokuskan untuk pemasangan bentang gantry.

Jadwal pengaturan lalu lintas

Sebelum penutupan total dilakukan, pengaturan lalu lintas dimulai dengan penutupan bahu luar. Tahap ini berlangsung pada pukul 23.00 WIB sampai 23.30 WIB untuk mobilisasi material dan crane ke lokasi pekerjaan.

Setelah itu, penutupan diperluas ke bahu luar dan lajur 1. Skema ini berlaku pada pukul 23.30 WIB sampai 00.40 WIB untuk pemasangan rambu kerja, persiapan alat, dan pemasangan tiang portal.

Usai penutupan total pertama, bahu luar dan lajur 1 kembali ditutup pada pukul 00.50 WIB sampai 01.20 WIB. Tahap ini digunakan untuk proses perakitan bentang portal dan pemasangan panel rambu.

Pada bagian akhir pekerjaan, bahu luar dan lajur 1 kembali ditutup mulai pukul 01.30 WIB sampai 02.00 WIB. Waktu tersebut dipakai untuk pembersihan area kerja dan penarikan perlengkapan lalu lintas sementara.

Lokasi dan arah terdampak

Meski lokasi pekerjaan berada di Km 23+950 sampai Km 24+450 arah Jakarta, pengaturan lalu lintas ini ditujukan untuk pengguna jalan di ruas arah Merak. Karena itu, pengendara yang melintas pada koridor tersebut perlu mengantisipasi perlambatan saat mendekati titik pekerjaan.

Jasa Marga menegaskan pekerjaan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas dan cuaca di lapangan. Artinya, pelaksanaan teknis di lapangan akan disesuaikan agar pekerjaan tetap berjalan dengan memperhatikan aspek keselamatan.

Bagi pengguna jalan yang menuju arah Merak, jalur alternatif dapat menjadi pilihan untuk menghindari kepadatan. Jasa Marga menyarankan pengguna mempertimbangkan akses keluar tol terdekat sesuai kondisi lalu lintas di lapangan.

Imbauan ini penting terutama bagi pengendara yang melintas pada rentang tengah malam hingga dini hari. Pada jam tersebut, aktivitas pekerjaan masuk ke tahap yang paling berisiko menimbulkan antrean karena adanya penutupan lajur dan penutupan total singkat.

Imbauan bagi pengendara

Jasa Marga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat pelaksanaan pekerjaan tersebut. Perusahaan juga mengimbau pengguna jalan mengatur waktu perjalanan sebelum memasuki ruas terdampak.

Selain itu, pengendara diminta mengantisipasi potensi kepadatan selama pekerjaan berlangsung. Kepatuhan terhadap rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan juga ditekankan agar arus kendaraan tetap terkendali.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah saldo kartu elektronik. Pengguna jalan diminta memastikan saldo cukup sebelum masuk jalan tol agar tidak menambah hambatan di gerbang tol saat arus lalu lintas sedang diatur.

Dengan jadwal pekerjaan yang sudah ditetapkan, pengguna jalan dapat menyesuaikan waktu keberangkatan atau memilih rute lain bila diperlukan. Langkah itu menjadi penting agar perjalanan ke arah Merak tetap lebih lancar di tengah adanya pekerjaan pemasangan gantry di Tol Jakarta-Tangerang.

Source: otomotif.kompas.com
Exit mobile version