Seres Group dikabarkan akan meluncurkan merek baru pada Juni untuk menyasar pasar anak muda dan penggemar mobil sport. Langkah ini menandai upaya perusahaan untuk membangun jalur pertumbuhan yang lebih mandiri di luar Aito, merek hasil kolaborasi dengan Huawei yang selama ini menjadi penopang utama bisnisnya.
Proyek baru itu juga menarik perhatian karena melibatkan ByteDance melalui platform cloud Volcengine. Menurut laporan LatePost, kedalaman keterlibatan Volcengine disebut melampaui model pengembangan bersama yang biasa, dan kerja sama internal ini disebut sebagai “Project A” di ByteDance.
Fokus ke NEV pintar dan pasar global
Entitas hukum untuk merek baru ini adalah Chongqing Saidou Technology Co Ltd, yang sebelumnya bernama Landian Technology Co Ltd di bawah Seres Group. Perusahaan itu disebut akan berfokus pada kendaraan energi baru penumpang pintar atau smart passenger NEV.
Saidou Technology juga menargetkan integrasi mendalam antara teknologi AI dan industri otomotif. Tujuannya adalah membentuk portofolio produk yang berbeda, dengan kombinasi kecerdasan tinggi dan biaya yang lebih kompetitif.
Selain pasar domestik, produk merek baru ini juga direncanakan masuk ke pasar luar negeri. Seres disebut sudah membentuk tim pemasaran dan kanal distribusi khusus untuk mendukung rencana tersebut.
Pendanaan besar dari modal negara Chongqing
Proyek ini mendapat dukungan finansial dari modal milik pemerintah daerah Chongqing. Dalam putaran peningkatan modal dan ekspansi saham yang rampung awal pekan ini, perusahaan mengamankan pendanaan sekitar 6,67 miliar yuan, atau setara sekitar $984 juta.
Setelah perubahan registrasi selesai, Shaci Zhiyuan yang dikendalikan oleh Komisi Pengawasan dan Administrasi Aset Negara Distrik Shapingba, Chongqing, menjadi pemegang saham terbesar dengan porsi 34,5%. Porsi kepemilikan Seres kemudian turun menjadi 32,5%.
Perubahan struktur kepemilikan itu penting karena membuat bisnis tersebut dipisahkan dari laporan keuangan perusahaan tercatat. Dengan kata lain, merek baru ini diposisikan sebagai entitas yang berdiri lebih independen dari Seres Group yang terdaftar di bursa.
CATL dan pemasok otomotif ikut masuk
Putaran investasi ini juga melibatkan CATL melalui anak usaha Wending Investment. Pihak ini mengambil sekitar 9,89% saham, sementara pemegang saham lain mencakup platform kepemilikan saham karyawan serta perusahaan rantai pasok otomotif seperti Jiangsu Bojun Industrial Technology dan Changzhou Xingyu.
Komposisi investor tersebut menunjukkan bahwa proyek ini tidak hanya mengandalkan modal lokal, tetapi juga dukungan dari pemain penting di ekosistem otomotif dan baterai. Kehadiran banyak pemegang saham industri bisa memberi basis yang lebih luas untuk pengembangan produk dan rantai pasok.
Strategi baru di luar Aito
Peluncuran merek baru ini menjadi langkah penting bagi Seres dalam mencari pertumbuhan di luar ketergantungan pada Aito. Merek Aito yang dikembangkan bersama Huawei memang telah mendorong perkembangan Seres, tetapi laporan itu menyebut pendapatan dan volume penjualan perusahaan masih sangat bergantung padanya.
Dalam tiga bulan pertama tahun ini, Seres membukukan pendapatan operasional 25,746 miliar yuan. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham perusahaan tercatat mencapai 754 juta yuan.
Pada periode yang sama, penjualan NEV Seres mencapai 78.500 unit. Angka itu naik 43,9% secara tahunan, menunjukkan bahwa bisnis kendaraan listrik tetap tumbuh di tengah upaya perusahaan memperluas portofolio merek.
Seres sendiri dulu dikenal sebagai Chongqing Sokon Industrial Group Co Ltd sebelum berganti nama menjadi Seres Group Co Ltd pada Agustus 2022. Perusahaan itu melantai di Hong Kong pada November tahun lalu dan pada April tahun ini juga bergabung dalam Ionchi, usaha patungan pengisian daya premium antara BMW dan Mercedes-Benz di China.
Source: cnevpost.com