
Toyota menghadirkan Hilux generasi kesembilan di Jepang dengan fokus yang jelas: tetap tangguh untuk kerja berat, tetapi kini dibekali teknologi dan penyempurnaan yang lebih modern. Pikap ini dijual di kisaran 4.980.800 yen hingga 5.500.000 yen, atau sekitar Rp 558 jutaan sampai Rp 616 jutaan.
Yang menarik, pasar Jepang justru hanya mendapat versi diesel. Berbeda dengan Thailand yang lebih dulu meluncurkan model ini dan juga memiliki versi listrik, Hilux terbaru di Jepang hadir tanpa opsi elektrifikasi tersebut.
Mesin yang digunakan adalah turbodiesel empat silinder 1GD-FTV 2.8 liter. Tenaganya mencapai 204 PS pada 3.000 hingga 3.400 rpm, dengan torsi puncak 500 Nm yang tersedia pada 1.600-2.800 rpm.
Toyota memasangkan mesin itu dengan transmisi otomatis enam percepatan dan sistem penggerak empat roda. Tidak ada sistem hybrid ringan pada model yang dipasarkan di Jepang ini.
Di atas kertas, efisiensi bahan bakarnya mencapai 11,9 km/liter berdasarkan pengujian WLTP. Angka ini memberi gambaran bahwa Hilux terbaru tidak hanya mengejar performa angkut dan jelajah, tetapi juga tetap memperhatikan konsumsi bahan bakar.
Fokus pada kemampuan kerja dan medan berat
Hilux terbaru tetap menggunakan platform rangka sasis Innovative International Multi-purpose Vehicle atau IMV milik Toyota. Namun, pabrikan melakukan berbagai pembaruan untuk meningkatkan kekakuan struktur, mengurangi getaran, dan membuat pengendalian terasa lebih halus.
Respons kemudi juga disebut meningkat berkat peralihan ke bantuan elektrik. Sistem ini menggantikan bantuan hidrolik yang digunakan sebelumnya, sehingga presisi setir ditingkatkan bersama peningkatan kenyamanan berkendara.
Perubahan penting lain hadir di sektor pengereman. Rem belakang kini sudah menggunakan cakram, sebuah pembaruan yang memperkuat paket penyempurnaan teknis pada model terbaru ini.
Untuk kebutuhan off-road, Toyota menambahkan Multi-Terrain System atau MTS. Fitur ini dioperasikan lewat tombol putar dengan pilihan mode Dirt, Sand, Mud, Rock, dan Snow, yang mengatur respons throttle serta transmisi sesuai kondisi permukaan.
Toyota juga melengkapi mobil ini dengan Multi-Terrain Monitor. Fitur tersebut menampilkan area sekeliling dan bagian bawah kendaraan melalui integrasi dengan sistem kamera 360 derajat, sehingga membantu pengemudi saat melintasi medan sulit.
Differential lock sudah tersedia sebagai perlengkapan standar. Kehadiran fitur ini menegaskan bahwa Hilux terbaru tetap diposisikan sebagai kendaraan pekerja keras yang siap diajak masuk ke jalur menantang.
Desain luar lebih tegas
Secara tampilan, Toyota mengusung konsep desain “Cyber Sumo”. Bagian depan Hilux dirancang ulang dengan karakter yang lebih tegas dan modern.
Lampu depannya kini memakai proyektor LED dengan daytime running light berbentuk L. Kedua lampu itu dihubungkan oleh bilah hitam yang memuat tulisan Toyota, dipadukan dengan gril persegi panjang besar berwarna senada bodi.
Bahasa desain ini membuat Hilux terbaru tampil lebih berani tanpa meninggalkan identitas pikap utilitarian. Perubahannya tidak sekadar kosmetik, tetapi juga memperkuat kesan kokoh yang selama ini melekat pada model tersebut.
Kabin ikut diperbarui
Masuk ke dalam, revisi juga cukup banyak. Dasbor dan panel pintu dibuat lebih bersudut, lalu ventilasi, kontrol AC, dan panel instrumen mengadopsi desain heksagonal.
Toyota juga mendesain ulang kursi untuk meningkatkan kenyamanan ergonomis. Pelapisnya menggunakan kulit sintetis, memberi nuansa kabin yang lebih rapi dan modern.
Pembaruan lain yang ikut dibawa adalah power steering elektrik dan electronic parking brake. Kombinasi ini menunjukkan bahwa Hilux terbaru tidak hanya mengejar kemampuan angkut dan daya tahan, tetapi juga kemudahan penggunaan harian.
Di sektor keselamatan dan bantuan berkendara, Hilux sudah dibekali fitur semi-otonom Level 2. Isinya mencakup adaptive cruise control dengan fungsi stop and go serta lane centering assist.
Seluruh fitur itu menjadi bagian dari Toyota Safety Sense 3.0 terbaru. Dengan paket ini, Hilux generasi terbaru mencoba menyeimbangkan karakter kendaraan pekerja dengan tuntutan teknologi keselamatan modern.
Peluncuran di Jepang memperlihatkan arah pengembangan Hilux yang semakin lengkap. Di satu sisi, Toyota mempertahankan fondasi utama berupa mesin diesel 2.8 liter, sistem 4WD, dan kemampuan off-road, sementara di sisi lain mobil ini kini hadir dengan kabin yang lebih modern, fitur keselamatan lebih canggih, dan harga yang sudah masuk kelas Rp 500 jutaan.
Source: oto.detik.com








