Arus Balik Libur Panjang Memuncak, Hampir 200 Ribu Kendaraan Sudah Masuk Jabotabek

Arus balik libur panjang Idul Adha ke Jabotabek melonjak pada H+4. PT Jasa Marga mencatat 199.293 kendaraan masuk ke wilayah Jabotabek pada Minggu (31/5/2026).

Angka itu naik 13,40 persen dibanding lalu lintas normal yang tercatat 175.739 kendaraan. Kenaikan ini menunjukkan arus balik masih sangat tinggi menjelang akhir masa libur panjang.

Lonjakan kendaraan masuk Jabotabek terpantau dari empat gerbang tol utama. Titik pemantauan itu meliputi Gerbang Tol Cikampek Utama, Ciawi, Kalihurip Utama, dan Cikupa.

Arus kendaraan dari arah Timur menjadi penyumbang terbesar. Jalur dari Bandung dan Trans-Jawa mendominasi dengan total 99.557 kendaraan yang menuju Jabotabek.

Dari jumlah itu, kendaraan dari arah Trans-Jawa yang masuk melalui Gerbang Tol Cikampek Utama mencapai 50.342 unit. Volume ini naik 39,01 persen dibanding kondisi normal.

Sementara itu, kendaraan dari arah Bandung yang masuk melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama tercatat 49.215 unit. Jumlah tersebut meningkat 11,65 persen dari lalu lintas normal.

Kontribusi besar berikutnya datang dari arah Puncak. Sebanyak 52.905 kendaraan menuju Jabotabek dari jalur ini, atau naik 12,62 persen dibanding kondisi normal.

Adapun kendaraan dari arah Merak tercatat 46.831 unit. Berbeda dengan jalur lain, arus dari Merak justru turun 3,38 persen dibanding lalu lintas normal.

Komposisi ini memperlihatkan bahwa tekanan utama arus balik terjadi di koridor Timur. Jalur Trans-Jawa dan Bandung menjadi sumber pergerakan kendaraan paling dominan saat libur panjang berakhir.

Kondisi tersebut juga sejalan dengan proyeksi operator jalan tol. Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono mengatakan arus kendaraan yang masuk Jabotabek diperkirakan masih berlanjut sampai Senin (1/6/2026).

Menurut Rivan, mayoritas volume kendaraan yang masuk diprediksi tetap berasal dari arah Timur. Koridor Trans-Jawa dan Bandung disebut menjadi penyumbang utama arus balik menuju Jabotabek.

Arus keluar Jabotabek juga masih tinggi

Di saat kendaraan yang kembali ke Jabotabek mendekati 200 ribu unit, arus keluar dari wilayah yang sama juga belum surut. Pada Minggu (31/5/2026), volume lalu lintas keluar Jabotabek masih mencapai 153.000 kendaraan.

Jumlah itu naik 14,76 persen dibanding kondisi normal. Data ini menunjukkan mobilitas masyarakat pada akhir libur panjang masih berlangsung dua arah secara bersamaan.

Tingginya arus masuk dan keluar Jabotabek pada hari yang sama menjadi sinyal bahwa distribusi perjalanan belum sepenuhnya selesai. Sebagian pengguna jalan masih dalam perjalanan pulang, sementara sebagian lain masih bergerak keluar kawasan metropolitan.

Situasi seperti ini membuat kewaspadaan di ruas tol utama menjadi penting. Apalagi pergerakan besar terkonsentrasi di gerbang-gerbang tol yang menjadi simpul utama perjalanan dari dan menuju Jabotabek.

Fokus pada keselamatan dan kesiapan perjalanan

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk menyiapkan perjalanan dengan baik. Operator tol juga menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama selama berkendara.

Pengguna jalan diminta memastikan kondisi kendaraan tetap prima sebelum memasuki perjalanan jauh. Kondisi pengemudi juga perlu diperhatikan agar tetap fit selama berkendara.

Selain itu, pengguna tol diingatkan untuk memastikan saldo uang elektronik mencukupi. Langkah ini penting untuk menghindari hambatan saat transaksi di gerbang tol.

Jasa Marga juga meminta pengendara mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan. Kepatuhan terhadap pengaturan lalu lintas dinilai penting untuk menjaga kelancaran arus kendaraan saat volume masih tinggi.

Dengan dominasi arus dari arah Timur, perhatian pada ruas yang terhubung dengan Trans-Jawa dan Bandung diperkirakan tetap besar. Pergerakan kendaraan dari dua koridor ini menjadi penentu utama kepadatan arus balik ke Jabotabek.

Selama arus balik masih berlangsung, distribusi kendaraan dari empat gerbang tol utama akan terus menjadi indikator penting. Data dari Cikampek Utama, Ciawi, Kalihurip Utama, dan Cikupa memberi gambaran arah pergerakan masyarakat pada penghujung libur panjang.

Hingga akhir periode pemantauan pada H+4, besarnya volume kendaraan yang sudah masuk kembali ke Jabotabek menunjukkan skala mobilitas yang tetap tinggi. Dominasi jalur Timur sekaligus menegaskan bahwa koridor Trans-Jawa dan Bandung masih menjadi tumpuan utama arus balik libur panjang kali ini.

Source: otomotif.kompas.com
Exit mobile version