Mitsubishi Hidupkan Lagi Nama Pajero, Kini Disiapkan Juga Versi Mini untuk Pasar Jepang

Mitsubishi menyiapkan kebangkitan nama Pajero dalam bentuk yang lebih luas, termasuk versi mini yang diarahkan ke segmen kei car di Jepang. Langkah ini menarik perhatian karena nama Pajero tidak hanya akan kembali sebagai model utama, tetapi juga disebut siap dipakai pada beberapa produk lain.

Rencana itu muncul dalam peta produk baru Mitsubishi untuk enam tahun ke depan yang mencakup 13 model. Di tengah dorongan elektrifikasi dan kerja sama lintas merek, kemunculan Pajero Mini menjadi salah satu kabar paling menonjol karena menggabungkan nama legendaris dengan pendekatan pasar yang sangat berbeda.

Pajero kembali, tapi dengan strategi baru

Mitsubishi memastikan Pajero yang sempat dihentikan penjualannya akan dihadirkan kembali. Peluncurannya direncanakan pada musim gugur 2026 dengan embel-embel “Cross-Country”.

Di saat yang sama, Mitsubishi juga dikabarkan menyiapkan SUV kompak dan mungil untuk segmen kei car di Jepang. Model inilah yang disebut-sebut akan hadir sebagai Pajero versi mini.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa Mitsubishi tampaknya ingin memperluas nilai jual nama Pajero. Bukan hanya sebagai SUV besar berkarakter tangguh, tetapi juga sebagai identitas yang bisa menjangkau kelas kendaraan lebih kecil.

Carscoops melaporkan, SUV mungil itu akan menjadi model yang berbeda dari Delica Mini yang sudah lebih dulu dipasarkan. Artinya, Mitsubishi tidak sekadar mendaur ulang produk yang ada, melainkan menyiapkan kendaraan dengan posisi pasar tersendiri.

Bukan hanya satu SUV kecil

Selain Pajero Mini, Mitsubishi juga menyiapkan minivan berkarakter off-road. Model ini diperkirakan akan menjadi penerus Delica D:5 yang kini sudah berusia cukup tua, meski masih populer di Jepang.

Delica D:5 diketahui sudah beredar sejak 2007 dan telah menerima dua kali penyegaran. Kehadiran penerusnya akan melengkapi upaya Mitsubishi memperbarui lini kendaraan yang punya citra petualang dan serbaguna.

Portofolio off-road Mitsubishi juga akan diperkuat dengan dua model SUV lain. Detailnya belum diungkap secara gamblang, tetapi langkah ini memperlihatkan bahwa segmen kendaraan berkarakter kuat tetap menjadi fokus penting bagi merek tiga berlian itu.

Di luar itu, Mitsubishi juga disebut menyiapkan sebuah pikap baru. Model tersebut diduga kuat merupakan Triton generasi terbaru.

Bagian dari 13 model baru

Total ada 13 model baru yang dijanjikan Mitsubishi untuk enam tahun ke depan. Daftar itu tidak hanya berisi model internal, tetapi juga mencakup kendaraan hasil kolaborasi dengan sejumlah mitra.

Untuk pasar ASEAN, Mitsubishi dipastikan akan meluncurkan Xpander generasi terbaru versi anyar yang sudah mengusung tenaga hybrid. Ini menjadi sinyal bahwa pasar kawasan tetap masuk dalam prioritas pengembangan produk.

Lima model lain akan lahir dari kerja sama dengan merek lain. Di antaranya terdapat SUV coupe listrik yang dikembangkan dari Nissan Leaf, SUV listrik hasil pengembangan bersama Foxconn, serta kei car Nissan yang ditawarkan dalam pilihan mesin pembakaran internal dan EV.

Di pasar global, Mitsubishi juga sedang mempertimbangkan kolaborasi dengan Nissan untuk menghadirkan pikap terbaru. Arah ini memperlihatkan bahwa efisiensi pengembangan dan aliansi teknologi menjadi bagian penting dari strategi produk perusahaan.

Elektrifikasi jadi benang merah

Meski kabar soal Pajero Mini paling mencuri perhatian, peta besar Mitsubishi sebenarnya mengarah kuat ke elektrifikasi. Dalam pengumuman itu, Mitsubishi menyebut lima dari 13 model baru akan berjenis hybrid self-charging.

Lima model lain akan menggunakan teknologi plug-in hybrid atau PHEV. Komposisi ini menegaskan bahwa masa depan lini produk Mitsubishi tidak hanya bertumpu pada model konvensional, tetapi pada transisi bertahap ke kendaraan berlistrik.

Karena itu, kemunculan Pajero Mini tidak bisa dilihat sebagai proyek berdiri sendiri. Model ini hadir di tengah transformasi yang lebih luas, saat Mitsubishi berusaha menata ulang jajaran produknya dari kendaraan kei car, SUV, minivan off-road, hingga pikap.

Bagi pasar Jepang, penggunaan nama Pajero pada SUV kecil berpotensi menjadi langkah penting untuk membangun kembali daya tarik merek itu di segmen yang sangat kompetitif. Sementara bagi penggemar global, rencana hadirnya Pajero “Cross-Country” dan versi mini menunjukkan bahwa Mitsubishi sedang menyiapkan kebangkitan nama besar ini dalam lebih dari satu bentuk.

Source: oto.detik.com

Berita Terkait

Back to top button