JETOUR T1 I-DM Debut Di Indonesia, Harga PHEV Turun Rp20 Juta Untuk 1.000 Pembeli Pertama

JETOUR resmi membawa T1 I-DM ke Indonesia sebagai langkah penting di pasar SUV elektrifikasi. Model ini menjadi mobil plug-in hybrid pertama JETOUR di Tanah Air dan ditawarkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas harian yang makin efisien.

Kehadiran SUV berukuran sedang ini juga menandai debut penggerak Intelligent Dual Mode atau I-DM yang dikembangkan JETOUR. Teknologi ini menggabungkan fleksibilitas mesin bensin dan motor listrik untuk mendukung penggunaan modern yang lebih hemat bahan bakar.

Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, mengatakan pihaknya melihat minat terhadap elektrifikasi terus tumbuh di Indonesia. Namun, kekhawatiran soal jarak tempuh masih ada, sehingga JETOUR mencoba menghadirkan kendaraan yang efisien sekaligus tetap memberi pengalaman berkendara optimal.

Langkah awal elektrifikasi JETOUR di Indonesia

Dalam peluncurannya di Summarecon Mall Serpong, Tangerang, Ranggy menyebut kehadiran T1 I-DM sebagai titik awal pengenalan teknologi i-DM di Indonesia. Ia menegaskan bahwa JETOUR ingin menghadirkan efisiensi dan performa untuk mobilitas yang lebih modern.

Model ini mengandalkan mesin 1.5L 4-silinder yang dipadukan dengan penggerak listrik dan baterai 18,4 kWh. Dengan konfigurasi tersebut, T1 I-DM disebut mampu melaju hingga 100 km hanya dengan tenaga listrik dan mencatat jarak tempuh total 1.200 km saat baterai serta tangki BBM terisi penuh.

Dua pilihan penggerak, satu strategi pasar

Selain versi PHEV, JETOUR juga menawarkan T1 dengan mesin pembakaran internal atau ICE. Kehadiran dua opsi ini memberi konsumen pilihan antara penggerak konvensional dan teknologi elektrifikasi.

Untuk pasar Indonesia, JETOUR mematok harga T1 ICE mulai dari Rp408 juta. Sementara itu, varian T1 I-DM dibanderol mulai dari Rp558 juta.

Namun, ada harga khusus untuk 1.000 pembeli pertama. Pada periode ini, T1 ICE dijual Rp388 juta, sedangkan T1 I-DM ditawarkan Rp538 juta.

Menjawab transisi ke mobilitas listrik

Strategi JETOUR menghadirkan PHEV di Indonesia sejalan dengan pertumbuhan pasar hybrid dan elektrifikasi. Posisi ini penting karena banyak konsumen masih mempertimbangkan efisiensi bahan bakar tanpa harus sepenuhnya bergantung pada infrastruktur pengisian daya.

Dengan kombinasi mesin bensin dan listrik, T1 I-DM diposisikan sebagai SUV yang mencoba menjembatani kebutuhan transisi menuju mobilitas listrik penuh. JETOUR pun menempatkan model ini sebagai bagian dari komitmen mereka untuk masuk lebih dalam ke segmen kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

Source: www.bincangbincangmobil.com

Berita Terkait

Back to top button