TikTok Masuk Mobil Listrik, Merek Baru Ini Siap Debut Di China Tahun Ini

Seres Group dan Volcano Engine, anak perusahaan ByteDance yang merupakan induk TikTok, bersiap meluncurkan merek otomotif baru bernama Saidou Technology di China tahun ini. Langkah ini langsung menarik perhatian karena merek baru itu akan membawa pendekatan yang kental dengan kecerdasan buatan dan dikaitkan dengan ekosistem teknologi yang selama ini dekat dengan TikTok.

Saidou Technology bukan nama yang benar-benar baru dari nol. Perusahaan ini merupakan rebranding dari Chongqing Landian Technology, entitas yang berdiri pada 17 September 2025 dan sebelumnya dimiliki 35 persen oleh Seres Group, sebelum perubahan nama resmi dilakukan pada 29 Mei 2026.

Restrukturisasi besar di balik merek baru

Restrukturisasi Chongqing Landian Technology menjadi Saidou Technology melibatkan suntikan modal 6,67 miliar yuan atau sekitar Rp17,6 triliun. Dana itu datang dari konsorsium investor yang mencakup pemerintah Distrik Shapingba Chongqing melalui ‘Shazhi Zhiyuan’, anak perusahaan CATL, Wending Investment, Bojun Technology, dan Xingyu Shares.

Komposisi kepemilikan ikut berubah setelah restrukturisasi itu. Porsi Seres Group turun menjadi 32,96 persen, sementara platform yang didukung pemerintah Shapingba menjadi pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 34,50 persen.

Langkah ini juga punya tujuan bisnis yang jelas bagi Seres Group. Perusahaan ingin mengoptimalkan struktur aset dan menghapus bisnis lama yang merugi dari laporan keuangan konsolidasinya.

Mobil pertama disiapkan tahun ini

Menurut sumber internal industri yang dikutip media China, Lanjing Auto, Saidou Technology sedang bersiap meluncurkan model pertamanya pada tahun ini. Mobil tersebut kemungkinan berupa crossover, yaitu model yang diposisikan di antara SUV dan sedan.

Model itu disebut akan hadir dalam dua pilihan penggerak, yakni listrik murni dan range-extender. Produksi mobil pertama ini direncanakan berlangsung di pabrik Seres Phoenix yang saat ini sedang menjalani perbaikan.

Fokus utama Saidou Technology juga tidak berhenti pada bentuk mobilnya. Merek ini dikabarkan akan menonjolkan interaksi pengguna berbasis kecerdasan buatan, termasuk desain kokpit AI canggih yang memanfaatkan kemampuan model bahasa dari Volcano Engine.

Volcano Engine, atau Volcengine, adalah platform layanan AI dan komputasi awan milik ByteDance. Platform ini mengkomersialkan infrastruktur dasar dan alat pembelajaran mesin yang mendukung aplikasi TikTok.

Meski begitu, Seres Group menegaskan Saidou Technology tidak berencana masuk ke sektor pengemudian cerdas atau otonom. Perusahaan akan fokus pada dukungan cloud dan infrastruktur, bukan pada pengembangan sistem swakemudi.

Menyasar pasar muda dan jaringan penjualan baru

Saidou Technology diposisikan untuk mengejar konsumen yang lebih muda dan aktif. Untuk mendukung target itu, merek baru ini akan menyiapkan jaringan penjualan khusus untuk pasar domestik dan internasional.

Arah baru ini menandai perubahan besar dibanding merek Landian sebelumnya. Landian disebut kesulitan bersaing di pasar entry-level pada rentang harga 100.000 hingga 150.000 yuan atau sekitar Rp264 jutaan hingga Rp396 jutaan.

Di saat yang sama, langkah Seres dan Volcano Engine hadir di tengah tren banyak produsen mobil China yang juga mempercepat lahirnya sub-merek baru. Leapmotor dan Xiaomi termasuk di antara merek yang berencana meluncurkan sub-merek pada tahun ini.

Kinerja Seres sendiri masih menunjukkan pertumbuhan di segmen kendaraan energi baru. Pada Mei 2026, penjualannya mencapai 33.476 unit, sedangkan akumulasi penjualan Januari hingga Mei 2026 mencapai 145.108 unit, naik 15,14 persen secara tahunan.

Dengan modal besar, dukungan investor strategis, dan keterhubungan langsung ke teknologi ByteDance, Saidou Technology kini masuk radar sebagai salah satu merek mobil listrik baru yang paling menarik untuk dipantau di China.

Source: www.cnnindonesia.com

Berita Terkait

Back to top button