Jetour T1 i-DM Tak Cuma Irit, Kabinnya Senyap dan Bisa Jadi Sumber Listrik Dadakan

Jetour T1 i-DM hadir sebagai SUV hybrid yang menonjolkan perpaduan efisiensi, performa, dan kenyamanan dalam satu paket. Model ini membawa teknologi Intelligent Dual Mode yang menggabungkan mesin bensin dan motor listrik dalam sistem hybrid adaptif yang bekerja otomatis sesuai kondisi perjalanan.

Daya tarik utamanya terletak pada kemampuan berkendara listrik murni hingga 100 kilometer berdasarkan standar WLTC. Angka itu memberi nilai lebih bagi pengguna yang banyak beraktivitas di area perkotaan, sekaligus tetap menyisakan fleksibilitas mesin bensin untuk perjalanan yang lebih panjang.

Sistem hybrid adaptif

Jetour membekali T1 i-DM dengan tiga komponen utama yang dirancang sebagai satu sistem terintegrasi. Komponen tersebut terdiri dari mesin Acteco 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine, Dedicated Hybrid Transmission atau DHT, serta baterai LFP 18,4 kWh.

Pendekatan ini membuat sistem i-DM tidak sekadar menggabungkan komponen berbeda, tetapi membangun kerja yang saling terhubung. Hasilnya, mobil dapat menyesuaikan mode berkendara dengan kebutuhan tenaga, kecepatan, dan kondisi jalan secara otomatis.

Dalam penggunaan harian, pengemudi dapat memanfaatkan Pure EV Drive untuk skenario perkotaan. Mode ini disebut cocok saat mobil menghadapi kemacetan atau melaju di bawah 70 kpj.

Pada kondisi lain, Intelligent Hybrid akan bekerja otomatis menyesuaikan keadaan perjalanan. Saat baterai turun di bawah 20 persen, sistem akan masuk ke Series Drive.

Ketika pengemudi membutuhkan akselerasi, Parallel Drive akan aktif. Dalam mode ini, mesin dan baterai bekerja bersama untuk memberikan dorongan tenaga yang lebih besar.

Saat mobil melaju di atas 100 kpj, sistem akan mengutamakan kerja mesin pembakaran internal melalui Direct Engine Drive. T1 i-DM juga dilengkapi Energy Recovery lewat regenerative braking untuk membantu pemulihan energi.

Spesifikasi mesin dan motor listrik

Mesin yang digunakan adalah ACTECO 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine berkonfigurasi 4 silinder dengan kapasitas 1.500 cc. Mesin hybrid generasi terbaru ini menghasilkan tenaga 134,14 dk dan torsi 220 Nm.

Di sisi lain, motor listriknya menghasilkan tenaga 201,2 dk dan torsi 310 Nm. Kombinasi karakter mesin bensin dan motor listrik ini dirancang untuk menghadirkan respon halus saat kecepatan rendah sekaligus dukungan tenaga saat dibutuhkan.

Salah satu sorotan teknis pada mesin tersebut adalah efisiensi thermal hingga 44,5 persen. Angka ini menempatkannya sebagai salah satu teknologi mesin hybrid dengan efisiensi tinggi di kelasnya.

Baterai dan pengisian daya

Jetour T1 i-DM memakai baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh. Baterai ini mendukung DC fast charging dari 30 persen ke 80 persen dalam 27 menit.

Selain mendukung pengisian cepat, baterai tersebut juga mengantongi sertifikasi IP68. Sertifikasi ini menunjukkan ketahanan terhadap air dan debu, sekaligus mendukung penggunaan jangka panjang dalam berbagai kondisi jalan dan cuaca.

Fungsi baterainya tidak hanya untuk mendorong kendaraan melaju secara elektrik. T1 i-DM juga dibekali fitur Vehicle-to-Load atau V2L 3,3 kW yang memungkinkan mobil menyuplai daya listrik ke perangkat eksternal.

Fitur ini relevan untuk kebutuhan outdoor maupun aktivitas harian. Pengguna dapat memanfaatkan sumber daya dari kendaraan untuk perlengkapan tertentu saat dibutuhkan.

Dimensi dan kenyamanan kabin

Sebagai SUV, T1 i-DM hadir dengan dimensi panjang 4.705 mm dan wheelbase 2.800 mm. Lebarnya mencapai 1.967 mm, sementara tingginya 1.843 mm.

Ukuran tersebut memberi gambaran kabin yang lapang sekaligus proporsi bodi yang besar. Jetour juga memberi perhatian khusus pada kenyamanan akustik di dalam kabin.

Mobil ini memakai 79 titik peredam suara. Selain itu, tersedia double-layer acoustic glass di area depan dan belakang untuk membantu meredam gangguan suara dari luar.

Jetour menyebut performa ultra-quiet NVH pada model ini mampu menjaga tingkat kebisingan kabin di bawah 40 dB saat kondisi idle. Fokus pada ketenangan kabin itu kemudian dilengkapi dengan sejumlah fitur kenyamanan tambahan.

Tersedia 24 Hour Parking AC, Nap Mode, Dual Zone AC, ventilasi otomatis kabin, hingga leg rest untuk penumpang depan. Rangkaian fitur ini dirancang untuk memberi pengalaman beristirahat yang lebih nyaman saat berada di dalam kendaraan.

Keamanan dan struktur bodi

Untuk aspek keselamatan, T1 i-DM dibangun menggunakan monocoque chassis. Struktur bodinya memakai 80 persen high-strength steel untuk mendukung kekuatan konstruksi.

Pengalaman berkendara juga ditopang oleh 13 fitur Advanced Driver Assistance Systems atau ADAS. Kehadiran fitur-fitur ini ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus keamanan selama perjalanan.

Dengan kombinasi sistem hybrid adaptif, kemampuan EV hingga 100 kilometer WLTC, pengisian cepat, serta kabin yang menonjolkan kenyamanan, Jetour T1 i-DM diposisikan sebagai SUV elektrifikasi yang tidak hanya mengejar efisiensi. Mobil ini juga menawarkan fungsi yang luas untuk mobilitas harian, perjalanan jauh, hingga kebutuhan aktivitas luar ruang.

Source: kabaroto.com

Berita Terkait

Back to top button