Nissan Evalia Bangkit Lagi, Kini PHEV dengan Sentuhan Off-Road yang Tak Terduga

Nissan Evalia disebut akan hadir kembali dalam wujud baru yang jauh berbeda dari model lamanya. Penerus Nissan NV200 itu diarahkan untuk pasar China dengan teknologi plug-in hybrid dan karakter mild off-road yang memberi warna baru di segmen MPV.

Kabar ini menarik karena nama Evalia sempat dikenal luas, termasuk di Indonesia, sebelum akhirnya lama menghilang dari pasar. Kini, model tersebut disebut akan bangkit lagi setelah sekitar satu dekade sejak produksi generasi terdahulu dihentikan.

Menurut Carnewschina.com, sinyal kemunculan model baru ini pertama kali muncul dalam acara Nissan Zhengzhou pada akhir 2025. Saat itu, detail teknis belum dibuka, tetapi presentasi menampilkan siluet sebuah MPV dengan label PHEV mild off-road MPV.

Label itu memberi petunjuk penting soal arah pengembangan kendaraan ini. Nissan dan Dongfeng, yang menjadi mitra joint venture di China, tampaknya menyiapkan MPV yang tidak hanya fokus pada efisiensi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk melintasi medan ringan.

Sejauh ini, Nissan dan Dongfeng belum mengungkap spesifikasi lengkap model tersebut. Namun, mobil ini diperkirakan meluncur pada kuartal ketiga 2026 untuk pasar China.

Fokus terbesar ada pada penggunaan teknologi PHEV atau plug-in hybrid electric vehicle. Konfigurasi ini menandai perubahan besar dibanding identitas Evalia lama yang lebih dikenal sebagai MPV sederhana untuk kebutuhan keluarga dan komersial ringan.

Selain versi PHEV, model baru ini juga diperkirakan akan hadir dalam varian mesin pembakaran internal atau ICE. Dengan begitu, Nissan kemungkinan menyiapkan pilihan yang lebih luas untuk menjangkau kebutuhan pasar yang berbeda.

Untuk versi mesin bakar, kapasitas 2.000 cc disebut berpeluang digunakan. Sementara varian PHEV diperkirakan mengandalkan mesin 1.200 cc sebagai bagian dari sistem penggeraknya.

Meski belum ada penjelasan rinci tentang sistem penggerak roda, istilah mild off-road menunjukkan orientasi yang tidak sepenuhnya urban. Ini mengarah pada kemampuan jelajah ringan, bukan karakter off-road berat seperti SUV ladder frame.

Pendekatan seperti ini bisa membuat model tersebut tampil sebagai MPV yang lebih fleksibel. Ia tetap membawa fungsi kabin lapang khas NV200, tetapi dibekali citra petualang yang lebih sesuai dengan tren kendaraan berpenampilan aktif.

Di pasar China, model ini nantinya dipasarkan di bawah merek Zhengzhou Nissan. Langkah itu sejalan dengan sejarah penjualan generasi pertama NV200 di negara tersebut.

Generasi pertama NV200 dijual di China pada periode 2010 hingga 2016. Setelah itu, model ini menghentikan kiprahnya, sehingga rencana kemunculan penerusnya menjadi semacam kebangkitan nama lama yang sempat tidur panjang.

Jejak produksi NV200 sebenarnya cukup luas di berbagai negara. Model ini pernah dirakit di Indonesia pada 2010-2016, di Jepang pada 2007-2016, di Meksiko pada 2007-2016, di Spanyol pada 2009-2016, di China pada 2010-2016, serta di India pada 2012-2016.

Di Indonesia, nama Evalia pernah dikenal sebagai MPV yang punya dimensi praktis dan kabin fungsional. Karena itu, kabar kembalinya nama tersebut, meski untuk pasar China, ikut memicu perhatian publik yang masih mengingat kiprah model lawasnya.

Yang membuat generasi baru ini menonjol bukan hanya faktor nostalgia. Kombinasi PHEV dan kemampuan off-road ringan menempatkannya pada posisi yang cukup unik, terutama untuk kendaraan dengan basis MPV.

Biasanya, kendaraan keluarga berfokus pada efisiensi ruang dan kenyamanan jalan raya. Pada model ini, Nissan justru memberi sinyal tambahan berupa kemampuan untuk menghadapi kondisi jalan yang tidak sepenuhnya mulus.

Namun, hingga kini banyak aspek penting yang masih belum diumumkan. Belum ada penjelasan soal desain final, konfigurasi kabin, kapasitas baterai, tenaga gabungan sistem hybrid, maupun fitur yang akan dibawa.

Karena itu, perhatian kini tertuju pada langkah lanjutan Nissan dan Dongfeng menjelang periode debut yang disebut mengarah ke kuartal ketiga 2026. Jika rencana itu berjalan sesuai arah yang telah diisyaratkan, penerus Evalia atau NV200 akan hadir bukan sekadar sebagai MPV baru, melainkan sebagai model dengan identitas yang lebih modern dan lebih serbaguna untuk pasar China.

Source: otodriver.com

Berita Terkait

Back to top button