
GAC mengambil langkah baru untuk memperluas penjualan mobil dengan memanfaatkan jaringan stasiun pengisian bahan bakar milik Sinopec. Keduanya membuka fasilitas terpadu pertama di Zhanjiang, Guangdong, yang menggabungkan showroom, pembelian, perawatan, dan pengisian bahan bakar dalam satu lokasi.
Model ini menarik perhatian karena menyasar pasar county-level yang dinilai masih kekurangan layanan otomotif. Dengan memanfaatkan lalu lintas pengunjung di jaringan SPBU Sinopec yang luas, GAC berharap biaya akuisisi pelanggan bisa ditekan dan jangkauan layanan menjadi lebih merata.
Langkah pertama di luar pola lama
Kemitraan ini menjadi yang pertama bagi GAC dan Sinopec dalam penjualan mobil di SPBU. Sinopec juga menandai langkah awalnya ke sektor layanan otomotif lewat lokasi yang sama, sambil menyiapkan model yang dinilai bisa direplikasi dan diperluas.
GAC menyebut inisiatif ini sebagai cara untuk membuka saluran penjualan baru di pasar otomotif China yang sangat kompetitif. Di saat yang sama, Sinopec ingin bertransformasi menjadi penyedia layanan energi terintegrasi di era kendaraan listrik.
Langkah ini juga muncul ketika Sinopec mengumumkan kemitraan dengan BYD untuk mendorong pembangunan fasilitas flash charging milik produsen mobil tersebut. Ini menunjukkan strategi yang lebih luas dari Sinopec dalam masuk ke ekosistem kendaraan listrik.
Dorongan penjualan GAC
GAC mencatat penjualan kendaraan sebesar 127.330 unit pada Mei, naik 8,18% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan itu terutama ditopang oleh lonjakan pengiriman kendaraan energi baru atau NEV.
Penjualan NEV GAC pada Mei melonjak 71,64% year-on-year menjadi 46.056 unit. Di sisi lain, ekspor merek milik GAC juga tumbuh pesat, naik 140% menjadi 28.386 unit.
Pertumbuhan ekspor tersebut didorong oleh penjualan ritel di berbagai pasar Asia-Pasifik dan Amerika yang mencatat pertumbuhan tiga digit. Hal ini membuat pasar luar negeri dan NEV menjadi mesin utama pertumbuhan perusahaan pada bulan tersebut.
Merek NEV GAC Aion juga mencatat performa kuat. Penjualannya pada Mei naik 74,76% year-on-year menjadi 31.946 unit.
Produk baru ikut menopang momentum
Selain menggarap kanal penjualan baru, GAC juga mendorong permintaan lewat model terbaru. GT7, model pertama di bawah merek Aistaland yang dikembangkan bersama Huawei, mulai pre-sales pada akhir Mei.
Harga pre-sales GT7 berada di kisaran 219.900 yuan hingga 309.900 yuan, atau sekitar $32.480 sampai $45.775 berdasarkan kurs yang disebutkan perusahaan. Mobil ini dibekali sistem smart driving canggih dari Huawei dan langsung mendapat respons pasar yang kuat.
Dalam lima jam pertama pre-sales, pesanan GT7 melampaui 10.000 unit. Jaringan pengalaman dan layanan untuk model ini juga terus diperluas, dengan 300 toko di 70 kota ditargetkan beroperasi penuh pada akhir Juni.
Di tengah persaingan yang semakin ketat, kombinasi kanal penjualan nonkonvensional dan dorongan produk baru memberi GAC jalur tambahan untuk memperkuat kehadiran pasar. Bagi Sinopec, proyek ini menjadi uji awal untuk melihat apakah SPBU bisa berkembang menjadi titik layanan otomotif yang lebih lengkap di wilayah dengan akses layanan yang terbatas.
Source: cnevpost.com








