Xpeng sedang berpacu memperbesar produksi GX SUV setelah lonjakan permintaan membuat waktu tunggu pengiriman untuk trim teratas menembus 35 minggu. Kondisi ini muncul saat model flagship tersebut juga menjadi tumpuan penting bagi Xpeng untuk membalikkan penurunan penjualan tahun ini.
He Xiaopeng, chairman dan CEO Xpeng, mengatakan dalam siaran langsung daring pada Rabu bahwa ia tengah mendorong rantai pasok GX untuk menaikkan kapasitas produksi agar bisa mengejar permintaan pasar. Ia menyebut dirinya dan president Wang Fengying ikut mengawasi rantai pasok secara langsung untuk meredakan tekanan kapasitas dan berharap siklus pengiriman bisa dipersingkat dalam dua hingga empat minggu ke depan.
Permintaan awal sangat kuat
GX resmi meluncur pada 20 Mei sebagai SUV besar enam penumpang dengan harga awal waktu terbatas 269.800 yuan atau sekitar $39.900. Model ini tersedia dalam pilihan BEV dan EREV, dan Xpeng menargetkan pasar keluarga menengah ke atas melalui strategi harga agresif tersebut.
Minat awal terhadap GX sangat tinggi sejak peluncuran. Xpeng menyebut model itu meraih 24.863 pesanan pasti dalam 12 jam pertama, dengan lebih dari 80% pesanan awal terkonsentrasi pada varian Ultra flagship yang dibanderol mulai 359.800 yuan.
Ledakan pesanan pada trim mahal itu memberi tekanan besar pada rantai pasok. Akibatnya, siklus pengiriman untuk versi top-trim BEV GX kini mencapai 35 minggu, sementara Xpeng menilai sebagian besar permintaan justru datang dari konsumen yang memilih varian flagship.
Upaya mempercepat produksi
Dalam sekitar sepuluh hari terakhir, tim Xpeng fokus pada proses manufaktur utama untuk mengangkat output. Perusahaan juga mulai menyiapkan cetakan baru dan jalur produksi baru untuk komponen inti GX agar kapasitas bisa naik lebih cepat.
He menjelaskan ada dua alasan utama mengapa waktu tunggu menjadi panjang. Pertama, terlalu banyak konsumen memilih versi flagship, dan kedua, perusahaan perlu memastikan proses keseluruhan sebelum memangkas estimasi waktu pengiriman.
Bagi pembeli keluarga yang ingin lebih cepat menerima unit, eksekutif Xpeng merekomendasikan trim Ultra SE sebagai pilihan kedua termahal dari empat trim GX. Waktu tunggunya sekitar 7 hingga 10 minggu, dan pasokannya dinilai relatif lebih longgar.
Model kunci di tengah tekanan penjualan
GX menjadi model penting bagi Xpeng karena perusahaan masih menghadapi pelemahan penjualan tahun ini. Dalam lima bulan pertama tahun ini, Xpeng mengirimkan 125.851 kendaraan, turun 22,59% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Mulai Juni, GX masuk ke fase pengiriman massal dan diharapkan membantu memperbaiki posisi Xpeng di pasar China yang sangat kompetitif. Di sisi lain, perusahaan juga melihat peluang dari pasar luar negeri yang menunjukkan respons di atas ekspektasi.
Sejak debut publiknya di Beijing Auto Show pada akhir April, GX sudah mengumpulkan 1.000 pre-order di pasar luar negeri seperti Timur Tengah, meski harga ekspor belum diumumkan. Xpeng berencana meluncurkan GX secara bertahap ke pasar luar negeri, dimulai dengan pre-sales di Timur Tengah, tetapi prioritas utamanya saat ini tetap pengiriman domestik.
Teknologi dan kualitas tetap dijaga
GX dibangun mengikuti standar mengemudi otonom L4. Varian atasnya dibekali tiga chip Turing AI buatan internal Xpeng dengan daya komputasi 2.250 TOPS dan mendukung solusi pure-vision tanpa LiDAR.
Xpeng menegaskan kenaikan kapasitas tidak akan mengorbankan kualitas. Perusahaan menyebut total item inspeksi untuk GX lebih dari 200 item di atas rata-rata industri, sebagai bagian dari kontrol mutu saat produksi mulai ditingkatkan.
Source: cnevpost.com