VinFast menempatkan ketahanan sebagai senjata utama untuk masuk lebih dalam ke pasar skuter listrik Indonesia. Tiga model terbarunya, Evo, Feliz II, dan Viper, dirancang bukan hanya untuk tampil modern, tetapi juga untuk menghadapi ritme penggunaan harian yang berat.
Strategi itu terlihat dari pendekatan mereka terhadap struktur, daya tahan, dan perlindungan komponen. Di tengah kondisi jalan yang beragam, cuaca tropis, dan kebutuhan mobilitas yang tinggi, VinFast mencoba menawarkan e-scooter yang siap dipakai untuk aktivitas pribadi maupun pekerjaan.
Rangka kuat untuk pemakaian harian
Ketiga model memakai rangka berbahan baja berkekuatan tinggi yang sudah memenuhi standar Japanese Industrial Standards atau JIS. Material ini dipilih karena dikenal mampu menahan beban besar, tahan deformasi, dan menjaga kekuatan struktur dalam pemakaian jangka panjang.
VinFast juga menggunakan proses pengelasan otomatis dengan robot industri ABB. Langkah ini membuat kualitas sambungan rangka lebih seragam dan membantu memperkuat konstruksi kendaraan.
Pendekatan tersebut relevan untuk pasar Indonesia. Skuter listrik di sini tidak hanya dipakai untuk mobilitas harian, tetapi juga untuk ride-hailing, pengantaran barang, dan kebutuhan operasional usaha kecil.
Diuji untuk beban berat dan penggunaan intensif
VinFast menyebut ketiga modelnya telah diuji dengan beban hingga 200 kg. Hasil pengujian itu menunjukkan stabilitas berkendara tetap terjaga dengan distribusi bobot yang optimal saat motor membawa pengendara, penumpang, atau barang bawaan.
Selain soal beban, daya tahan jangka panjang juga menjadi perhatian. E-scooter VinFast menjalani pengujian ketahanan dinamis hingga 650.000 siklus untuk mensimulasikan penggunaan selama bertahun-tahun.
Komponen utamanya juga melewati salt spray test selama 500 jam. Pengujian ini ditujukan untuk mengukur ketahanan terhadap korosi akibat kelembapan tinggi dan lingkungan pesisir.
Disiapkan untuk cuaca dan kondisi jalan Indonesia
VinFast menyesuaikan produknya dengan tantangan geografis Indonesia. Iklim tropis, curah hujan tinggi, dan kondisi jalan yang beragam menjadi faktor penting dalam pengembangan kendaraan listrik roda dua.
Perlindungan terhadap air menjadi salah satu keunggulan yang ditonjolkan. Motor listrik dan Motor Control Unit atau MCU sudah mengantongi sertifikasi IP67.
Berdasarkan pengujian internal VinFast, sistem tersebut mampu bertahan saat terendam air hingga kedalaman 0,5 meter selama 30 menit. Setelah itu, sistem tetap dapat beroperasi selama 30 menit berikutnya.
Performa untuk kebutuhan mobilitas yang beragam
Dari sisi tenaga, Evo, Feliz II, dan Viper dibekali motor BLDC in-hub dengan daya maksimum hingga 5.200 watt. Viper dan Feliz II mampu melaju sampai 90 km/jam, sedangkan Evo memiliki kecepatan puncak 80 km/jam.
Bagi pengguna yang mencari model dengan karakter lebih agresif, Viper diposisikan sebagai varian paling sporty. Model ini membawa layar TFT, lampu depan projector, suspensi belakang ganda dengan tabung oli eksternal, serta Smart Key.
Smart Key pada Viper memiliki fungsi pencarian kendaraan, aktivasi jarak jauh, dan sistem anti-pencurian. Kombinasi fitur tersebut membuat model ini ditujukan untuk pengguna yang menginginkan kemudahan sekaligus lapisan keamanan tambahan.
Dengan rangka yang kokoh, pengujian yang berat, perlindungan terhadap air dan korosi, serta performa yang kompetitif, VinFast mencoba membangun posisi kuat di segmen skuter listrik Indonesia. Tiga model ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas harian yang tidak hanya menuntut efisiensi, tetapi juga ketahanan dalam jangka panjang.
Source: www.oto.com