
Pasar mobil bekas masih menjadi pilihan banyak konsumen yang mencari kendaraan keluarga dengan harga lebih terjangkau. Di segmen Low Multi Purpose Vehicle atau LMPV, pilihan unit pada Juni 2026 masih cukup beragam, dengan Toyota Avanza bekas dibuka mulai Rp 79 juta.
Rentang harga itu menempatkan Avanza sebagai salah satu opsi paling murah di kelasnya pada bulan ini. Bagi pembeli yang mengejar mobil tujuh penumpang dengan biaya kepemilikan lebih rendah, daftar harga LMPV bekas ini patut dicermati sebelum berburu unit.
LMPV bekas tetap diminati karena menawarkan kombinasi fungsi dan efisiensi. Mobil di kelas ini umumnya mampu menampung hingga tujuh penumpang, dikenal irit bahan bakar, mudah dirawat, dan memiliki biaya perawatan yang relatif terjangkau.
Daya tarik lainnya datang dari ketersediaan suku cadang yang melimpah dan jaringan bengkel yang luas. Faktor ini membuat banyak konsumen tetap melirik LMPV bekas dibanding beberapa segmen kendaraan lain.
Berdasarkan pantauan Kompas.com pada Kamis, 4/6/2026, di sejumlah bursa mobil bekas daring, harga LMPV bekas pada Juni bergerak di rentang yang cukup lebar. Perbedaan ini dipengaruhi tahun produksi, kondisi kendaraan, serta kelengkapan unit yang ditawarkan.
Daftar harga LMPV bekas Juni 2026
Toyota Avanza keluaran 2011–2014 ditawarkan pada kisaran Rp 79 juta hingga Rp 110 juta. Sementara Avanza tahun 2015–2017 berada di rentang Rp 129 juta sampai Rp 151 juta.
Daihatsu Xenia tahun 2014–2017 dipasarkan mulai Rp 104 juta hingga Rp 144 juta. Untuk Xenia tahun 2018–2024, harganya berada pada kisaran Rp 141 juta sampai Rp 231 juta.
Suzuki Ertiga tahun 2012–2015 tercatat dijual di level Rp 80 juta hingga Rp 129 juta. Adapun Ertiga tahun 2016–2019 berada pada rentang Rp 126 juta sampai Rp 196 juta.
Honda Mobilio tahun 2015–2017 ditawarkan pada kisaran Rp 125 juta hingga Rp 153 juta. Di sisi lain, Mitsubishi Xpander tahun 2018–2020 berada di rentang Rp 176 juta sampai Rp 213 juta.
Dari daftar tersebut, Avanza generasi 2011–2014 menjadi salah satu model dengan harga pembuka paling rendah. Suzuki Ertiga tahun 2012–2015 juga masih bisa ditemukan pada level Rp 80 jutaan, sehingga menjadi alternatif lain bagi pencari LMPV bekas murah.
Di kelompok harga menengah, Mobilio, Avanza yang lebih muda, serta Xenia menawarkan pilihan yang lebih modern dengan banderol di kisaran Rp 120 jutaan hingga Rp 150 jutaan. Sementara Xpander dan Xenia tahun lebih baru masuk ke rentang harga yang lebih tinggi.
Perbedaan harga antarmodel menunjukkan bahwa pasar LMPV bekas tidak hanya dipengaruhi merek, tetapi juga usia kendaraan. Semakin muda tahun produksi, harga umumnya ikut naik, terutama pada model yang masih memiliki permintaan kuat di pasar.
Meski begitu, harga yang tercantum di bursa mobil bekas daring bukan satu-satunya patokan saat membeli. Kondisi aktual kendaraan tetap menjadi penentu utama apakah sebuah unit layak dibeli pada harga yang ditawarkan.
Calon pembeli perlu memeriksa riwayat servis kendaraan secara teliti sebelum bertransaksi. Catatan perawatan yang rapi bisa membantu memberi gambaran soal kesehatan mesin dan komponen penting lainnya.
Selain itu, kondisi fisik kendaraan juga perlu diperhatikan secara menyeluruh. Pemeriksaan bodi, kabin, kaki-kaki, dan performa mesin penting dilakukan agar pembeli tidak hanya tergiur oleh harga murah.
Kelengkapan dokumen juga wajib dicek sejak awal. Status pajak, surat-surat kendaraan, dan kejelasan legalitas unit perlu dipastikan agar proses kepemilikan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Membeli mobil bekas langsung dari pemilik juga bisa menjadi opsi yang menarik bagi sebagian konsumen. Namun, baik pembelian dari pemilik maupun dari diler, pemeriksaan kondisi tetap harus menjadi prioritas.
Dengan rentang harga yang masih kompetitif, LMPV bekas pada Juni 2026 tetap menawarkan banyak pilihan bagi keluarga yang membutuhkan kendaraan serbaguna. Avanza yang mulai Rp 79 juta menjadi sorotan utama, tetapi model lain seperti Ertiga, Xenia, Mobilio, dan Xpander juga memberi alternatif sesuai anggaran dan kebutuhan.
Source: otomotif.kompas.com








