Range Rover Electric Siap Tiba Akhir 2026, Jarak Tempuh 480 Km dan Tenaga 542 HP

Range Rover akhirnya memberi sinyal paling jelas soal kelahiran SUV listrik perdananya. Model ini dijadwalkan meluncur pada akhir 2026 setelah sempat mengalami penundaan, dengan jarak tempuh yang diklaim menembus lebih dari 480 kilometer dalam sekali isi daya.

Kepastian itu sekaligus menandai langkah penting Jaguar Land Rover dalam memperluas portofolio elektrifikasinya di segmen premium. Minat pasar juga sudah tinggi, karena Range Rover Electric disebut telah mengantongi lebih dari 61 ribu pemesanan awal sebelum debut resminya.

Muncul di ajang bergengsi

Range Rover memilih panggung Wimbledon untuk mengumumkan kehadiran model listriknya. Merek asal Inggris itu menyebut momen tersebut sebagai kesempatan untuk menampilkan masa depan brand di lingkungan yang identik dengan prestise dan tradisi.

Electrek melaporkan, mobil ini akan tampil dengan warna British Racing Green sebagai penghormatan terhadap sejarah panjang motorsport Inggris. Range Rover juga masih menempatkan model ini dalam fase uji coba dan pameran terbatas sebelum pengiriman unit dimulai.

Pada April lalu, model pra-produksi pertama yang dirakit di Inggris juga sempat dipamerkan di RHS Chelsea Flower Show. Kehadiran publik secara bertahap itu menunjukkan bahwa pengembangan mobil ini sudah memasuki tahap akhir menuju produksi massal.

Spesifikasi utama yang disorot

Dari sisi teknis, Range Rover Electric dibekali baterai 117 kWh dan platform kelistrikan 800 volt yang dikembangkan sendiri oleh JLR. Kombinasi tersebut menjadi dasar untuk efisiensi daya sekaligus mendukung performa khas SUV mewah berukuran besar.

SUV listrik ini mengusung motor penggerak ganda dengan output hingga 542 HP dan torsi 850 Nm. Tenaga itu juga membuatnya sanggup menarik beban sampai 2,5 ton, sehingga kemampuan pakainya tetap menonjol di tengah transisi ke elektrifikasi.

Thomas Müller, Direktur Eksekutif Teknik Produk Range Rover, mengatakan performa model listrik ini mampu menandingi bahkan melampaui kendaraan bermesin pembakaran internal dalam beberapa aspek. Range Rover juga menjanjikan standar baru dalam kenyamanan, performa, dan kemampuan jelajah untuk model pertamanya di segmen listrik.

Teknologi untuk medan berat dan kabin lebih lega

Untuk mendukung karakter serbabisa, model ini dibekali fitur one-pedal driving dan sistem suspensi udara dua ruang yang dapat menyesuaikan diri dengan kondisi jalan. Pendekatan ini menunjukkan bahwa Range Rover tetap mempertahankan fokus pada kemampuan di berbagai medan, bukan hanya efisiensi di jalan perkotaan.

Range Rover Electric akan tersedia dalam pilihan jarak sumbu roda standar dan long wheelbase. Varian LWB diklaim memberi ruang kabin baris kedua yang lebih lapang dibanding model sebelumnya.

Produksi mulai disiapkan

JLR juga sudah menyelesaikan pengujian lini produksi kendaraan listrik terbaru di pabrik Solihull, Inggris. Langkah ini menjadi bagian dari persiapan menuju produksi massal saat peluncuran resmi mendekat.

Soal harga, banderol resmi belum diumumkan. Namun Autocar melaporkan Range Rover membidik kisaran USD200.300 atau sekitar Rp3,6 miliar untuk SUV listrik mewah ini.

Berita Terkait

Back to top button