
Pergerakan harga motor listrik pada Juni menunjukkan arah yang tidak seragam di pasar Indonesia. Polytron menaikkan harga pada sejumlah model, sementara Alva dan terutama United justru memangkas banderol dengan selisih yang dalam.
Perubahan ini penting dicermati karena selisih harga antarperiode tidak lagi kecil. Pada beberapa model, penyesuaian mencapai puluhan juta rupiah dan langsung mengubah peta pilihan konsumen di berbagai segmen.
Berdasarkan pantauan di situs resmi masing-masing pabrikan, Polytron menjadi salah satu merek yang melakukan kenaikan pada hampir seluruh lini. Kenaikan itu terlihat pada Fox-200, Fox 350, hingga Fox 500.
Fox-200 versi sewa baterai kini dijual Rp 12,1 juta dari sebelumnya Rp 11,5 juta. Versi beli baterai juga naik dari Rp 20,5 juta menjadi Rp 21,1 juta.
Kenaikan serupa terjadi pada Fox 350. Varian sewa baterai kini dibanderol Rp 16,5 juta dari sebelumnya Rp 16 juta, sedangkan versi beli baterai naik dari Rp 28 juta menjadi Rp 28,5 juta.
Untuk Fox 500 versi sewa baterai, kenaikannya lebih tipis. Model ini kini dipasarkan Rp 38,2 juta dari sebelumnya Rp 38,1 juta, sementara Fox 500 versi beli baterai tercantum Rp 55,7 juta.
Di sisi lain, Alva mengambil langkah yang berbeda dengan menurunkan harga pada beberapa model. Penyesuaian ini terlihat pada N3, One XP, Cervo X, dan Cervo Q.
Alva N3 versi sewa baterai kini dijual Rp 16,5 juta, turun Rp 4 juta dari sebelumnya Rp 20,5 juta. N3 dengan paket unit dan baterai Next Gen juga turun Rp 4 juta menjadi Rp 31,5 juta dari Rp 35,5 juta.
Potongan lebih besar terjadi pada Alva One XP. Model ini kini dipasarkan Rp 31,5 juta, lebih rendah Rp 7 juta dibanding harga sebelumnya Rp 38,5 juta.
Penurunan harga Alva juga menyentuh lini Cervo. Cervo X turun Rp 1,5 juta menjadi Rp 43,4 juta, sedangkan Cervo Q turun Rp 1 juta menjadi Rp 48,5 juta.
Pemangkasan paling agresif datang dari United. Sejumlah modelnya turun sangat tajam dan langsung bergeser ke rentang harga yang jauh lebih terjangkau.
United T1800 yang sebelumnya dijual Rp 31,5 juta kini menjadi Rp 16,19 juta. Artinya, model ini turun Rp 15,31 juta dalam daftar harga terbaru.
TX-1800 juga mengalami koreksi besar. Harganya turun dari Rp 34,9 juta menjadi Rp 18,19 juta, atau selisih Rp 16,71 juta.
Penurunan paling dalam terjadi pada United TX-3000. Model ini kini dibanderol Rp 23,79 juta, jauh di bawah harga sebelumnya yang mencapai Rp 50,9 juta.
Dengan perubahan tersebut, TX-3000 menjadi model dengan pemangkasan terbesar dalam daftar harga Juni. Selisihnya mencapai Rp 27,11 juta.
Peta harga pasar
Perubahan harga itu juga memperlihatkan betapa lebar rentang banderol motor listrik di Indonesia. Pasar kini bergerak dari kelas entry level belasan juta rupiah hingga segmen premium hampir Rp 200 juta.
Di kelas terjangkau, Polytron Fox-200 sewa baterai menjadi salah satu yang termurah dengan harga Rp 12,1 juta. Selis Neo Scootic menyusul di Rp 13,5 juta, sedangkan Indomobil Emotor QT dijual Rp 15 juta.
United setelah koreksi harga juga masuk kuat ke area ini. T1800 kini berada di Rp 16,19 juta, menjadikannya salah satu opsi yang berubah paling signifikan dibanding periode sebelumnya.
Pada segmen menengah, pilihan merek dan model jauh lebih ramai. Volta menawarkan motor listrik dari Rp 17,85 juta hingga Rp 26,8 juta, sementara Yadea Velax dibanderol Rp 19,8 juta.
Gesits mengisi rentang Rp 23,956 juta sampai Rp 29,9 juta. Indomobil Emotor juga bermain di kisaran ini lewat Sprinto Rp 25,75 juta, Adora Rp 25,15 juta, dan Tyranno Rp 26,75 juta.
Alva kini punya rentang harga yang cukup lebar, mulai Rp 16,5 juta sampai Rp 48,5 juta. Polytron juga bergerak dari kelas bawah sampai menengah atas, dengan Fox 500 versi beli baterai mencapai Rp 55,7 juta.
Honda menempati segmen menengah ke atas. Icon e: dibanderol Rp 28 juta, sementara CUV e: RoadSync Duo mencapai Rp 59,65 juta.
Daftar model lain yang masih dipasarkan
Selain merek-merek yang mengalami penyesuaian mencolok, sejumlah model lain masih tampil dengan harga yang beragam. Selis, misalnya, menawarkan E-Max Rp 15,5 juta, E-Max Single Lithium Rp 22 juta, E-Max Dual Lithium Rp 28 juta, hingga New Bromo Rp 52,85 juta.
United juga masih mencantumkan MX-1200 Rp 16,8 juta, MT1500 Rp 16,9 juta, C2000 Rp 23,9 juta, SL150 Rp 22,5 juta, dan MX-1200 Lithium Battery Rp 25 juta. Volta punya eX Rp 17,85 juta, 401 Reguler Rp 18,25 juta, Eagle Rp 18,85 juta, Virgo Rp 19,1 juta, Mandala Rp 19,95 juta, Cyrus Rp 20,5 juta, MandalaX Rp 23,9 juta, dan Patriot X Rp 26,8 juta.
Maka Cavalry tercatat dijual Rp 36,35 juta dan TVS iQube S Rp 29,9 juta. Di segmen premium, Kawasaki Z e-1 dipasarkan Rp 147 juta dan Ninja e-1 Rp 150,6 juta.
Vespa Elettrica masih menjadi motor listrik termahal yang dipasarkan resmi di Indonesia. Model ini dibanderol Rp 198 juta.
Seluruh harga tersebut berlaku OTR Jakarta dan bisa berbeda di tiap daerah. Pabrikan juga mencantumkan bahwa harga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan masing-masing.
Source: otomotif.kompas.com








