Jetour T1 i-DM Siap Masuk Indonesia, SUV Petualang PHEV Ini Bisa Listrik 100 Km

Jetour bersiap menambah panas pasar SUV elektrifikasi di Indonesia lewat T1 i-DM, model plug-in hybrid electric vehicle yang memadukan tampilan petualang dengan teknologi elektrifikasi. Kehadirannya langsung mencuri perhatian karena diposisikan sebagai SUV PHEV bergaya off-road yang berpotensi hadir dengan harga paling kompetitif di kelasnya.

Yang membuat model ini menonjol bukan hanya desainnya, tetapi juga kombinasi efisiensi dan performa yang dibawa. Jetour T1 i-DM bahkan diprediksi menjadi mobil PHEV pertama di bawah Rp1 miliar yang tampil dengan karakter SUV petualang.

Desain gagah, tapi dibuat lebih ramah harian

Secara visual, Jetour T1 i-DM masih satu keluarga dengan Jetour T2. Namun, karakter T1 dibuat lebih halus dan modern agar lebih cocok dipakai di perkotaan.

Bodinya tetap terlihat kekar dengan garis tegas, fender besar, dan proporsi SUV yang gagah. Perpaduan ini memberi kesan tangguh tanpa membuat tampilannya terasa terlalu ekstrem untuk penggunaan harian.

Mengusung teknologi i-DM

Di balik tampilannya, Jetour T1 i-DM mengandalkan sistem Intelligent Dual Mode atau i-DM. Sistem ini memadukan mesin bensin 1.5 liter turbo, motor listrik, dan baterai 18,4 kWh.

Tenaga gabungan yang dihasilkan mencapai 340 PS dengan torsi puncak 530 Nm. Jetour juga mengklaim akselerasi 0-100 km/jam bisa ditempuh dalam 8,7 detik.

Jarak tempuh panjang jadi andalan

Salah satu daya tarik terbesar T1 i-DM ada pada efisiensi daya jelajahnya. Jetour mengklaim mobil ini mampu menempuh jarak kombinasi hingga 1.200 kilometer saat baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh.

Dalam mode listrik murni, SUV ini diklaim bisa melaju sekitar 100 kilometer tanpa memakai bensin. Tangki bahan bakar berkapasitas 70 liter juga memberi fleksibilitas lebih untuk perjalanan antarkota dan touring jarak jauh.

Fitur kabin dibuat modern

Masuk ke interior, Jetour T1 i-DM dibekali layar sentuh 15,6 inci yang didukung chip Snapdragon 8155. Di depannya juga ada panel instrumen digital 10,25 inci untuk menampilkan informasi kendaraan secara real-time.

Fitur lain yang disiapkan meliputi kamera 540 derajat, wireless charging, panoramic sunroof, powered tailgate, sistem ADAS, dan konektivitas modern untuk kebutuhan harian. Paket ini membuat T1 i-DM tidak hanya mengincar pengguna yang suka gaya petualang, tetapi juga konsumen keluarga yang mencari SUV lengkap.

Rekam jejak globalnya cukup kuat

Popularitas Jetour T1 tidak hanya terlihat dari rencana hadir di Indonesia. Secara global, model ini diklaim sudah terjual lebih dari 169.000 unit dalam waktu kurang dari dua tahun.

Penjualan itu datang dari berbagai pasar internasional, mulai dari Timur Tengah, Amerika Selatan, hingga sejumlah negara di Asia. Capaian tersebut memperlihatkan bahwa T1 menjadi salah satu produk penting dalam ekspansi global Jetour.

Harga Indonesia masih jadi tanda tanya

Hingga kini, Jetour Indonesia belum mengumumkan harga resmi maupun spesifikasi lengkap untuk pasar Tanah Air. Meski begitu, sejumlah pengamat memperkirakan banderolnya akan berada di kisaran Rp650 juta hingga Rp850 juta.

Jika masuk di rentang itu, Jetour T1 i-DM berpeluang menjadi salah satu SUV PHEV paling menarik di Indonesia. Kombinasi desain off-road, performa tinggi, fitur lengkap, dan efisiensi bahan bakar membuatnya punya posisi yang cukup kuat di tengah pasar elektrifikasi yang terus berkembang.

Exit mobile version