Sebuah BMW E9 bergaya CSL kini menyimpan sesuatu yang jauh lebih modern di balik bodinya. Di bawah siluet coupe klasik era 1970-an itu, tersimpan seluruh paket BMW M5 E39 lengkap dengan mesin V8, transmisi manual enam percepatan, dan karakter performa yang jauh dari bawaan aslinya.
Hasilnya bukan sekadar restomod biasa. Mobil ini adalah perpaduan buatan tangan antara desain coupe ramping khas BMW lawas dan hardware M-car yang dulu tidak pernah ditawarkan dalam bentuk seperti ini.
Proyek ini dibuat oleh bengkel Jerman MKO, yang didirikan oleh pegiat otomotif Michael Oberhauser. Penggarapannya dilakukan sekitar 10 tahun lalu, dengan pendekatan yang jauh lebih ekstrem daripada sekadar memasang mesin modern ke mobil tua.
Alih-alih menempatkan mesin baru ke bodi klasik, MKO menggabungkan sebuah E39 M5 dengan komponen dari tidak hanya satu, tetapi dua coupe E9 CSL. Kombinasi itu melahirkan mobil yang mempertahankan proporsi tipis khas 1970-an, namun membawa performa M-car modern di dalamnya.
Perubahannya juga tidak sederhana di bagian bodi. Struktur atas M5 dihapus, lantai mobil dipendekkan sekitar 8 inci atau 203 mm, lalu atap E9 dipasang ke sasis tersebut. Langkah ini membuat bentuk dasar mobil tetap terasa klasik, tetapi dengan dimensi yang harus diolah ulang agar seluruh komponen bisa menyatu.
Pelebaran bodi dan detail handmade
Agar tampilannya tetap proporsional, lengkung roda depan dilebarkan sekitar 2,5 inci atau 64 mm. Bagian belakang dibuat lebih lebar lagi, sekitar 4 inci atau 102 mm, untuk mengimbangi mekanikal dan menjaga postur mobil tetap seimbang.
Banyak pekerjaan fabrikasi dilakukan di Rumania. Di sana, para perajin membentuk panel-panel khusus dengan tangan, dan biayanya disebut jauh lebih rendah dibandingkan jika dikerjakan di Jerman.
Secara visual, mobil ini memadukan aura homologasi motorsport dan restomod modern. Ia memakai elemen aerodinamika bergaya CSL Batmobile seperti roof spoiler dan sirip kecil di fender depan, ditambah lampu bantu Hella, emblem 3.0 CSL, serta cat berfinis Porsche.
Roda yang terpasang sekarang berukuran 19 inci dengan gaya Alpina, dibalut ban Continental SportContact 7. Pilihan itu menggantikan pelek E39 M5 yang sempat terlihat pada penampilan media awal mobil ini.
Interior masih membawa jejak M5
Di kabin, penyamarannya justru mulai terbaca lebih jelas. Dashboard M5 yang sudah dimodifikasi tetap dipertahankan, disandingkan dengan jok Recaro berpemanas, pengatur suhu dua zona, power window, dan head unit Pioneer touchscreen.
Ada juga solusi unik agar semuanya bekerja dengan rapi. Panel sakelar kaca pintu pengemudi dipindahkan ke konsol tengah, sehingga tata letak interior tetap fungsional meski seluruh paket dasarnya berasal dari perpaduan dua dunia yang berbeda.
Mesin V8 dan transmisi manual tetap utuh
Sumber tenaga mobil ini berasal dari mesin S62 V8 4,9 liter milik donor E39 M5 yang sudah dibangun ulang. Tenaganya diklaim mencapai 426 hp atau 432 PS, lalu disalurkan ke roda belakang melalui transmisi manual enam percepatan dan limited-slip differential.
Untuk mengimbangi performanya, mobil ini memakai KW adjustable coilovers dan rem M5 bawaan yang masih dipertahankan. Kombinasi itu membuat coupe klasik ini tidak hanya terlihat cepat, tetapi juga didukung perangkat kaki-kaki dan pengereman yang sesuai dengan tenaganya.
Mobil unik ini kini ditawarkan lewat Bring a Trailer Germany. Bagi kolektor atau penggemar BMW, ini adalah kesempatan langka untuk memiliki coupe E9 yang menyimpan seluruh karakter M5 di bawah kulit klasiknya.
Source: www.carscoops.com