Tesla Uji Antrian Digital di Supercharger, Fitur Ini Juga Bisa Dipakai Non-Pemiliknya

Tesla tampaknya sedang menguji cara baru untuk merapikan situasi di Supercharger yang penuh sesak. Lewat aplikasi Tesla, sebagian pengemudi kini bisa masuk ke antrean digital alih-alih menunggu sambil menebak giliran di dekat stasiun pengisian.

Temuan ini muncul saat seorang pengemudi melewati Supercharger Tesla di Mountain View, California, dan mendapati seluruh 12 stall sedang dipakai. Setelah membuka aplikasi, ia melihat opsi baru bertuliskan “Join Waitlist” yang langsung memperlihatkan posisi antrean dan perkiraan waktu tunggu.

Antrean digital untuk situasi yang selama ini kacau

Di lokasi yang ramai, antrean fisik sering tidak jelas. Pengemudi bisa berputar di sekitar area pengisian dan mencoba menebak kendaraan mana yang datang lebih dulu.

Dengan fitur baru ini, aplikasi menampilkan estimasi waktu tunggu “less than five minutes” dan nomor urut dalam antrean. Dalam contoh tersebut, pengemudi berada di posisi keempat, sehingga proses menunggu bisa dipantau langsung dari ponsel tanpa harus berebut tempat di dekat charger.

Bukan hanya untuk pemilik Tesla

Laporan yang beredar juga menyebut fitur ini tidak terbatas untuk pengguna Tesla saja. Pengemudi EV non-Tesla yang memakai aplikasi Tesla dan adaptor NACS disebut juga bisa mengakses antrean digital ini.

Hal itu menjadi penting karena semakin banyak merek lain mulai masuk ke jaringan Supercharger. Ford, GM, Rivian, Hyundai, Kia, Lucid, dan Mercedes-Benz termasuk di antara merek yang disebut mulai memperoleh akses ke jaringan tersebut.

Masih terbatas di sejumlah lokasi

Meski menarik, uji coba ini belum terlihat tersedia luas. Hanya sejumlah kecil lokasi yang tampaknya mendukung antrean virtual untuk saat ini.

EVChargingStations.com juga mencatat masih ada pertanyaan soal penegakan aturan di lapangan. Salah satu kekhawatiran adalah kemungkinan pengemudi yang mencoba menyalip antrean atau mengabaikan urutan yang sudah ditampilkan aplikasi.

Mengurangi kebingungan saat menunggu

Nilai utama fitur ini ada pada kejelasan. Pengemudi tidak perlu lagi menebak siapa yang paling dulu datang atau seberapa lama mereka harus menunggu sebelum sebuah stall kosong.

Bagi pemilik Tesla maupun pengemudi EV lain yang kini memakai jaringan Supercharger, visibilitas seperti ini bisa menekan stres saat stasiun penuh. Sistem yang lebih teratur juga dapat membantu menghemat waktu dan membuat pengalaman mengisi daya terasa lebih lancar.

Langkah software untuk masalah padatnya stasiun

Alih-alih hanya menambah jumlah stall, Tesla terlihat memilih pendekatan perangkat lunak untuk mengatasi kepadatan di lokasi sibuk. Antrean virtual ini berpotensi menggantikan salah satu sumber masalah terbesar di sana, yaitu ketidakpastian.

Jika uji coba ini diperluas, fitur tersebut bisa menjadi kenyamanan nyata bagi pengemudi harian. Bagi pemilik EV non-Tesla, ini juga bisa menjadi dorongan tambahan untuk merasa lebih nyaman memakai jaringan Supercharger saat akses terus meluas.

Exit mobile version