Marc Marquez Pecah Telur di Hungaria, Menang Setelah Start Kacau dan 266 Hari Penantian

MotoGP Hungaria 2026 langsung menyajikan balapan yang kacau sejak tikungan pertama, tetapi Marc Marquez mampu mengubah situasi penuh tekanan itu menjadi kemenangan penting. Pebalap Lenovo Ducati tersebut finis terdepan di Sirkuit Balaton Park setelah sempat kehilangan pimpinan lomba dari Pedro Acosta pada fase awal.

Kemenangan ini terasa spesial karena menjadi momen Marquez kembali naik ke tangga teratas setelah penantian 266 hari. Hasil itu juga menempatkannya dalam catatan sejarah sebagai pebalap yang telah memenangkan Grand Prix sebanyak 100 kali.

Balapan dimulai pada pukul 19.00 WIB dengan Marquez berangkat dari pole position. Saat lampu start padam, ia langsung mempertahankan posisi terdepan dan memimpin rombongan menuju tikungan pertama.

Namun, drama besar langsung pecah sebelum satu lap tuntas. Lima pebalap sekaligus terlibat insiden hingga keluar lintasan, yakni Jorge Martin, Marco Bezzecchi, Raul Fernandez, Fermin Aldeguer, dan Fabio Di Giannantonio.

Dari tayangan ulang terlihat insiden bermula ketika Martin kehilangan kontrol atas motor Aprilia miliknya. Situasi itu memicu efek domino yang menyeret beberapa pebalap lain dalam kecelakaan beruntun.

Meski insiden terjadi sangat awal, balapan tetap berlanjut tanpa red flag. Dari lima pebalap yang crash, hanya Di Giannantonio yang masih bisa melanjutkan lomba.

Setelah lolos dari kekacauan awal, Marquez sempat terlihat nyaman di depan. Akan tetapi, kondisi itu tidak bertahan lama karena Pedro Acosta berhasil menyalipnya pada lap kedua.

Sejak saat itu, Acosta memimpin jalannya balapan dan terus memberi tekanan kuat. Francesco Bagnaia berada di posisi ketiga, sementara kelompok di belakang mulai terpencar dengan jarak yang cukup lebar.

Memasuki 9 dari 26 lap, Acosta masih menjaga keunggulan 0,78 detik atas Marquez. Sementara itu, Bagnaia tertinggal sekitar 3 detik dari Marquez dan belum mampu masuk dalam duel perebutan posisi terdepan.

Di belakang tiga besar, Jack Miller sempat menempati posisi keempat. Luca Marini kemudian memberi warna persaingan setelah merebut posisi itu lewat manuver overtake di tikungan.

Saat lomba memasuki fase pertengahan, persaingan terdepan justru semakin memanas. Pada lap ke-14, penonton disuguhi duel side by side antara Marquez dan Acosta yang saling ngotot di tikungan untuk mempertahankan jalur terbaik.

Duel itu menjadi titik balik balapan. Pada putaran ke-15, Marquez akhirnya sukses mengambil alih posisi pertama dari Acosta dan mulai membuka jarak.

Setelah kembali ke depan, Marquez tidak menyia-nyiakan momentum. Ia langsung memperlebar keunggulan hingga 1,052 detik atas Acosta, lalu mengendalikan balapan tanpa gangguan berarti sampai garis finis.

Sementara perebutan podium terdepan mulai terbentuk, insiden lain juga terjadi di bagian lintasan berbeda. Yellow flag sempat berkibar setelah Joan Mir terjatuh di tikungan 11.

Ada pula kabar buruk untuk Fabio Quartararo. Pebalap yang dikenal dengan julukan El Diablo itu mengalami masalah teknis dan masuk ke garasi lebih cepat, sehingga tidak dapat melanjutkan balapan.

Di kelompok tengah, Ai Ogura tampil agresif pada fase akhir. Upayanya menyalip Luca Marini sempat gagal saat empat lap tersisa, tetapi ia akhirnya berhasil merebut posisi keempat ketika balapan tinggal dua lap lagi.

Di Giannantonio juga layak mendapat sorotan tersendiri. Meski sempat terjatuh dalam insiden lap pertama, ia tetap bertahan dan menuntaskan balapan hingga finis di posisi ke-12.

Pada akhirnya, Marquez menyentuh garis finis sebagai pemenang MotoGP Hungaria 2026. Acosta harus puas sebagai runner up, sedangkan Bagnaia mengamankan posisi ketiga untuk melengkapi podium.

Hasil ini menegaskan bahwa duel utama di Balaton Park benar-benar milik Marquez dan Acosta. Marquez unggul dalam pengelolaan momen krusial, sedangkan Acosta menunjukkan perlawanan kuat sebelum akhirnya harus mengakui kecepatan rivalnya pada paruh kedua balapan.

Berikut hasil akhir MotoGP Hungaria 2026. Marc Marquez finis pertama, Pedro Acosta kedua, Francesco Bagnaia ketiga, Ai Ogura keempat, dan Luca Marini kelima.

Posisi selanjutnya diisi Diogo Moreira di urutan keenam, Iker Lecuona ketujuh, Jack Miller kedelapan, Enea Bastianini kesembilan, dan Brad Binder kesepuluh. Toprak Razgatlioglu finis ke-11, Fabio Di Giannantonio ke-12, Alex Rins ke-13, Franco Morbidelli ke-14, Maverick Vinales ke-15, dan Cal Crutchlow ke-16.

Source: oto.detik.com

Berita Terkait

Back to top button