Prabowo Cerita Maung Bocor Dan Berbunyi Geredek, Tapi Tetap Dipakai Demi Nasionalisme

Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalaman langsung memakai Maung, kendaraan taktis produksi Pindad yang kini menjadi mobil dinas kepresidenannya. Ia mengungkap ada kekurangan yang masih ia temui, mulai dari atap yang bocor saat hujan deras hingga bunyi berisik saat mobil digunakan di medan menanjak.

Cerita itu disampaikan Prabowo saat menekankan pentingnya penggunaan produk dalam negeri, termasuk kendaraan buatan anak bangsa. Di hadapan peserta Munas HIPMI XVIII di Bandar Lampung, ia menegaskan bahwa Indonesia perlu memiliki industri otomotif nasional yang mampu memproduksi kendaraan sendiri setelah lebih dari delapan dekade merdeka.

Pengalaman pribadi di balik dorongan pakai produk lokal

Prabowo mengatakan Maung sudah dipakai TNI dan dirinya sebagai presiden sebagai bentuk dukungan terhadap karya anak bangsa. Ia menyebut penggunaan kendaraan buatan Indonesia harus menjadi contoh, meski masih ada kendaraan impor yang dinilai lebih mapan.

Ia juga mengakui Maung masih merupakan produk yang relatif baru dikembangkan. Karena itu, menurut dia, wajar jika masih ada kekurangan yang perlu dibenahi dalam proses pengembangannya.

Salah satu pengalaman yang ia ceritakan terjadi saat dirinya tertidur di dalam mobil ketika hujan deras turun. Prabowo mengaku terbangun karena mendengar suara air menetes dari atas dan kemudian mendapati atap kendaraan bocor.

“Ya namanya baru ya kan. Saya kirim kembali lah. Saya bilang, ‘Pindad, tolonglah bocornya dikurangi’,” kata Prabowo.

Bunyi ‘geredek’ di tanjakan

Selain bocor, Prabowo juga menyebut pernah mendengar suara berisik ketika Maung digunakan di daerah pegunungan. Ia menggambarkan bunyinya seperti “geredek, geredak-geredak, geredak” saat mobil melaju menanjak.

Meski demikian, Prabowo menegaskan dirinya tetap memakai kendaraan tersebut. Ia menilai kekurangan yang muncul tidak mengubah sikapnya untuk terus mendukung industri pertahanan dan manufaktur nasional.

“ Tapi geredak enggak apa-apa. Demi nasionalisme saya tetap pakai mobil ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai kepala negara, dirinya merasa perlu memberi contoh penggunaan produk dalam negeri. Menurut dia, pilihan itu penting agar semangat kemandirian industri nasional tidak berhenti pada wacana.

Maung yang dipakai Presiden

Maung yang digunakan Prabowo adalah MV3 Garuda Limousine, kendaraan yang dibuat khusus untuk presiden dan wakil presiden. Mobil itu sudah dipakai Prabowo sejak hari pertamanya menjabat sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2024.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung kebutuhan Indonesia untuk membangun industri otomotif sendiri setelah 81 tahun merdeka. Ia menyebut TNI sudah memakai jip buatan putra-putri Indonesia, sementara dirinya sebagai presiden juga menggunakan mobil buatan rakyat Indonesia.

Pernyataan itu memperlihatkan dorongan Prabowo agar produk dalam negeri tidak hanya hadir sebagai simbol, tetapi juga dipakai dalam praktik nyata. Di saat yang sama, pengalaman soal bocor dan bunyi “geredek” menunjukkan bahwa pengembangan kendaraan nasional masih memerlukan penyempurnaan agar bisa bersaing lebih jauh di masa depan.

Source: www.cnnindonesia.com
Exit mobile version